Rasa Aman Bukan Bonus! Kevin Wu PSI Sentil Lemahnya Keamanan di Jakarta Barat

Dwi Bowo Raharjo

Rabu, 20 Mei 2026 | 13:00 WIB
Rasa Aman Bukan Bonus! Kevin Wu PSI Sentil Lemahnya Keamanan di Jakarta Barat
ilustrasi aksi begal di Jakarta. [gemini ai]
baca 10 detik
  • Anggota DPRD DKI Jakarta, Kevin Wu, mendesak peningkatan keamanan akibat tingginya angka kriminalitas di Kebon Jeruk, Jakarta Barat.
  • Pemerintah dan aparat diminta mengedepankan strategi pencegahan berbasis patroli rutin daripada sekadar respons setelah terjadi tindak kejahatan.
  • Aparat harus membongkar jaringan kriminal serta mengoptimalkan fasilitas publik seperti CCTV dan lampu jalan demi kenyamanan warga.

Suara.com - Rasa aman bukan sesuatu yang boleh dianggap istimewa oleh warga Jakarta. Pernyataan itu dilontarkan anggota DPRD DKI Jakarta Fraksi PSI, Kevin Wu, saat merespons meningkatnya angka kriminalitas di wilayah Kebon Jeruk, Jakarta Barat, daerah pemilihan yang ia wakili.

Kevin menegaskan, situasi keamanan yang memburuk tidak bisa lagi diperlakukan sebagai kejadian biasa.

"Meningkatnya tindak kriminal di dapil saya, khususnya wilayah Jakarta Barat, tidak boleh dianggap sebagai kejadian biasa atau kasus per kasus saja," ujar Kevin kepada Suara.com, Rabu (20/5/2026).

Ia menggambarkan betapa kecemasan itu kini telah merasuk ke dalam rutinitas harian warga.

"Kalau warga sudah mulai merasa takut keluar malam, takut pulang kerja, atau khawatir melewati jalan tertentu, berarti negara harus hadir lebih kuat di lapangan," kata anggota Komisi A DPRD DKI Jakarta itu.

Kevin lantas mendesak berbagai instansi, mulai dari Polda Metro Jaya, Polres, Polsek, Pemerintah Kota, Satpol PP, Dinas Perhubungan, hingga aparat kecamatan dan kelurahan, untuk bergerak secara terpadu.

Ia menyoroti bahwa pola pengamanan selama ini cenderung bersifat tanggap-darurat, bukan pencegahan.

"Pengamanan jangan hanya reaktif setelah ada korban, tapi harus berbasis pencegahan. Titik-titik rawan begal, jambret, curanmor, tawuran, peredaran miras dan obat-obatan terlarang harus dipetakan secara detail, lalu dijaga dengan patroli rutin pada jam-jam rawan," kata Kevin.

Kehadiran aparat di lapangan, menurutnya, harus benar-benar terasa oleh warga, bukan sekadar imbauan di atas kertas.

baca juga

"Patroli harus lebih terlihat oleh masyarakat. Bukan hanya lewat imbauan, tapi benar-benar hadir di jalan, di permukiman padat, area kos-kosan, pusat keramaian, pasar, terminal kecil, jalur sepi, dan titik rawan kriminalitas. CCTV juga harus dipastikan aktif, lampu jalan harus terang, dan kanal pengaduan warga harus cepat direspons," pinta Kevin.

Ilustrasi pencurian rumah. (Pixabay)
Ilustrasi pencurian rumah. (Pixabay)

Tak berhenti di permukaan, Kevin juga menuntut agar aparat membongkar jaringan di balik aksi kriminal, bukan sekadar menangkap pelaku lapangan.

"Kalau ada jaringan curanmor, penadah barang curian, premanisme, peredaran obat terlarang, atau kelompok yang sengaja menciptakan keresahan, itu harus ditindak tegas," tuturnya.

Di penghujung pernyataan, Kevin menegaskan satu prinsip yang ia pegang teguh soal fungsi negara terhadap warganya.

"Keamanan warga adalah pelayanan dasar. Jakarta tidak boleh menjadi kota yang warganya hebat bertahan hidup, tapi dibiarkan merasa tidak aman. Pemerintah dan aparat harus mengembalikan rasa aman itu, karena rasa aman adalah hak warga, bukan bonus dari negara," pungkas legislator partai berlambang gajah itu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Libatkan 500 TNI, Total 14 Ribu Aparat Gabungan Jaga Titik Demo Harkitnas di DPR hingga Kejagung

Libatkan 500 TNI, Total 14 Ribu Aparat Gabungan Jaga Titik Demo Harkitnas di DPR hingga Kejagung

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 08:41 WIB

Meta Tambah Fitur Keamanan Iklan di Threads, Pengiklan Kini Bisa Blokir Konten Sensitif

Meta Tambah Fitur Keamanan Iklan di Threads, Pengiklan Kini Bisa Blokir Konten Sensitif

Tekno | Rabu, 20 Mei 2026 | 09:45 WIB

Beraksi 4 Tahun, Siasat Licik Tukang Rujak di Duri Kepa Cabuli Siswi SD: Uang Jajan Jadi Umpan!

Beraksi 4 Tahun, Siasat Licik Tukang Rujak di Duri Kepa Cabuli Siswi SD: Uang Jajan Jadi Umpan!

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 15:33 WIB

Jutaan Situs Diblokir tapi 200 Ribu Anak Tetap Terpapar Judol, di Mana Celah Keamanan Kita?

Jutaan Situs Diblokir tapi 200 Ribu Anak Tetap Terpapar Judol, di Mana Celah Keamanan Kita?

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 14:48 WIB

Terkini

Teheran Tutup Wilayah Udara Selama Prosesi Pemakaman Ali Khamenei

Teheran Tutup Wilayah Udara Selama Prosesi Pemakaman Ali Khamenei

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 23:24 WIB

Pakar UGM: Wajar Publik Curiga Pengangkatan Komisaris BUMN karena Balas Jasa Politik

Pakar UGM: Wajar Publik Curiga Pengangkatan Komisaris BUMN karena Balas Jasa Politik

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 22:39 WIB

Kronologi Pertemuan Menhut dan Bupati Kuansing, Dari Amplop Sampai Alih Fungsi Hutan

Kronologi Pertemuan Menhut dan Bupati Kuansing, Dari Amplop Sampai Alih Fungsi Hutan

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 22:28 WIB

Penguatan Fiskal hingga Digitalisasi Layanan Masuk 10 Rekomendasi untuk Kota di Indonesia

Penguatan Fiskal hingga Digitalisasi Layanan Masuk 10 Rekomendasi untuk Kota di Indonesia

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 21:39 WIB

Bukan Provokasi, Boikot Pajak Dinilai jadi Hak Pembangkangan Sipil

Bukan Provokasi, Boikot Pajak Dinilai jadi Hak Pembangkangan Sipil

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 21:20 WIB

Minta Bantuan Dana Parpol Naik, ICW Tantang Partai Buka Laporan Keuangan

Minta Bantuan Dana Parpol Naik, ICW Tantang Partai Buka Laporan Keuangan

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 20:59 WIB

Perludem Usul Sistem e-Banpol, Publik Bisa Pantau Penggunaan Dana Partai Secara Real-Time

Perludem Usul Sistem e-Banpol, Publik Bisa Pantau Penggunaan Dana Partai Secara Real-Time

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 20:37 WIB

Vonis Seumur Hidup untuk Priyo, Eksekutor Keji yang Habisi 5 Nyawa di Indramayu

Vonis Seumur Hidup untuk Priyo, Eksekutor Keji yang Habisi 5 Nyawa di Indramayu

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 20:35 WIB

Korban Penyekapan 3 Tahun Bakal Jalani Operasi Bertahap, Begini Kondisinya Kini

Korban Penyekapan 3 Tahun Bakal Jalani Operasi Bertahap, Begini Kondisinya Kini

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 20:05 WIB

Bayar Rp200 Ribu Sebulan Bisa Naik Transjakarta Setiap Hari? Begini Skemanya

Bayar Rp200 Ribu Sebulan Bisa Naik Transjakarta Setiap Hari? Begini Skemanya

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 19:54 WIB

×