Komisi V DPR RI Sentil Kemenhub Soal Tabrakan Kereta Bekasi: Jangan Bohong, Ini Urusan Nyawa!

Vania Rossa | Bagaskara Isdiansyah | Suara.com

Kamis, 21 Mei 2026 | 16:08 WIB
Komisi V DPR RI Sentil Kemenhub Soal Tabrakan Kereta Bekasi: Jangan Bohong, Ini Urusan Nyawa!
Komisi V DPR RI menggelar Rapat Kerja kecelakaan kereta api Bekasi Timur. (Suara.com/Bagaskara)
  • Komisi V DPR RI menggelar rapat di Jakarta pada 21 Mei 2026 guna membedah penyebab kecelakaan kereta di Bekasi.
  • DPR menuntut transparansi pemerintah mengenai kegagalan sistem kendali kereta api serta mitigasi risiko pada ribuan perlintasan sebidang.
  • Tujuan utama rapat adalah mengevaluasi kelemahan sistem transportasi agar kecelakaan serupa tidak terulang kembali di masa depan.

Suara.com - Komisi V DPR RI menggelar Rapat Kerja (Raker) bersama Kementerian Perhubungan, Kementerian Pekerjaan Umum, PT KAI, KNKT, Basarnas, hingga Korlantas Polri di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, pada Kamis (21/5/2026), untuk membedah tragedi kecelakaan kereta api yang terjadi di Stasiun Bekasi Timur beberapa waktu lalu.

Dalam pembukaan rapat, Ketua Komisi V DPR RI Lasarus menyampaikan, peringatan kepada seluruh mitra kerja pemerintah agar memberikan keterangan yang jujur dan apa adanya terkait kronologi serta penyebab kecelakaan.

Ia menegaskan bahwa transparansi adalah bentuk tanggung jawab moral kepada para korban.

"Karena ini menyangkut nyawa. Saya waktu telepon-telepon dengan Pak Menteri Perhubungan, 'Pak Menteri kita ungkap ini apa adanya'. Saya sudah sampaikan kepada Pak Menteri Perhubungan, mari kita ungkap ini apa adanya. Karena ini tanggung jawab kita kepada korban, kepada nyawa yang hilang. Kalau kita berbohong pada saat ini, kita berbohong juga kepada mereka yang sudah pergi," tegas Lasarus dalam awal rapat.

Lasarus menyoroti kegagalan sistem kendali yang menyebabkan kereta api Argo Bromo Anggrek menabrak kereta yang sedang berhenti. Menurutnya, secara akal sehat, posisi setiap kereta seharusnya terpantau melalui Grafik Perjalanan Kereta (Gapeka).

"Kita ingin evaluasi, kenapa Argo Bromo Anggrek tidak bisa dikendalikan sampai menabrak kereta yang sedang berhenti? Apakah teknologi yang kita miliki tidak bisa mengendalikan situasi seperti ini? Di Gapeka itu kan pasti ketahuan posisi kereta dan tenggang waktunya. Kami ingin tahu apakah hitungan teknis ini sudah mencakup mitigasi jika ada kendala di depan," ujarnya.

Selain masalah sistem kendali, Lasarus memaparkan data yang mengkhawatirkan terkait banyaknya perlintasan sebidang yang menjadi titik rawan kecelakaan.

Berdasarkan data yang dihimpun, terdapat sekitar 3.600 hingga 4.000-an perlintasan sebidang di Indonesia, di mana banyak di antaranya tidak memiliki penjaga.

"Peluang untuk terjadi hal serupa sangat mungkin dengan banyaknya perlintasan sebidang yang tidak dijaga. Pertanyaan masyarakat adalah: hal ini bakal terjadi lagi atau tidak? Mitigasinya seperti apa?" cetus politisi PDI Perjuangan tersebut.

Meskipun mendesak pengungkapan fakta secara blak-blakan, Lasarus menyatakan bahwa fokus Komisi V bukanlah untuk mengambil alih ranah hukum yang menjadi wewenang kepolisian.

Fokus utama DPR adalah mengevaluasi sistem agar tragedi serupa tidak terulang kembali.

"Kita bukan mencari siapa yang salah, itu urusan polisi. Tapi kita mencari di mana titik lemah dari sistem yang kita punya hari ini. Orang bijak bilang, tidak cukup cerdas kita kalau sampai jatuh di lubang yang sama dua kali," tambahnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sekolah Rakyat Hadir di Daerah 3T, Anggota DPR RI: Sangat Dirasakan Manfaatnya

Sekolah Rakyat Hadir di Daerah 3T, Anggota DPR RI: Sangat Dirasakan Manfaatnya

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 21:26 WIB

Cerita Korban Kecelakaan Bekasi Timur Didatangi Petugas KAI di Rumah

Cerita Korban Kecelakaan Bekasi Timur Didatangi Petugas KAI di Rumah

Entertainment | Rabu, 20 Mei 2026 | 21:00 WIB

Prabowo Ungkap Pernah Dibantu Megawati saat Masih 'Luntang-Lantung'

Prabowo Ungkap Pernah Dibantu Megawati saat Masih 'Luntang-Lantung'

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 15:41 WIB

Terkini

Dirut Terra Drone Divonis 1 Tahun 4 Bulan Penjara dalam Kasus Kebakaran Tewaskan 22 Orang

Dirut Terra Drone Divonis 1 Tahun 4 Bulan Penjara dalam Kasus Kebakaran Tewaskan 22 Orang

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 16:08 WIB

Tiga Pendaki Tewas di Erupsi Dukono, Polisi Tetapkan Penyelenggara Open Trip Jadi Tersangka!

Tiga Pendaki Tewas di Erupsi Dukono, Polisi Tetapkan Penyelenggara Open Trip Jadi Tersangka!

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 16:07 WIB

Dear BGN, IDAI Khawatir Kebijakan Susu Formula di MBG Bikin Ibu Berhenti Menyusui

Dear BGN, IDAI Khawatir Kebijakan Susu Formula di MBG Bikin Ibu Berhenti Menyusui

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 15:48 WIB

ShopeePay Hadirkan "Pasti Gratis", Transfer ke Semua Bank dan E-Wallet Tanpa Biaya Admin

ShopeePay Hadirkan "Pasti Gratis", Transfer ke Semua Bank dan E-Wallet Tanpa Biaya Admin

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 15:43 WIB

Jejak Kriminal Teror Pocong: Mengapa Modus Mistis Masih Bertahan di Era Digital?

Jejak Kriminal Teror Pocong: Mengapa Modus Mistis Masih Bertahan di Era Digital?

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 15:36 WIB

Spanduk 'Surat Permohonan Maaf' soal Prabowo-Gibran Terpasang di Gerbang UGM, Kampus Beri Respons

Spanduk 'Surat Permohonan Maaf' soal Prabowo-Gibran Terpasang di Gerbang UGM, Kampus Beri Respons

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 15:34 WIB

Trauma Berat, Putri Ahmad Bahar Adukan Dugaan Intimidasi Ormas GRIB Jaya ke Komnas HAM

Trauma Berat, Putri Ahmad Bahar Adukan Dugaan Intimidasi Ormas GRIB Jaya ke Komnas HAM

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 15:27 WIB

Usai Temui Prabowo di Istana, Menkeu Purbaya Mendadak Umumkan Batal Naik Haji, Ada Apa?

Usai Temui Prabowo di Istana, Menkeu Purbaya Mendadak Umumkan Batal Naik Haji, Ada Apa?

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 15:27 WIB

Polisi Bantah Isu Begal di Tomang, Ternyata Motif Asmara dan Dendam Pribadi

Polisi Bantah Isu Begal di Tomang, Ternyata Motif Asmara dan Dendam Pribadi

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 15:21 WIB

Siasat Pencuri di Jaksel Gasak Kotak Amal, Pura-pura Salat Ashar Demi Kelabui Jemaah

Siasat Pencuri di Jaksel Gasak Kotak Amal, Pura-pura Salat Ashar Demi Kelabui Jemaah

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 15:11 WIB