WN Australia Pimpin Anak Usaha Danantara, PDIP: Jangan Sampai Bangsa Sendiri Tersingkir

Bella, Bagaskara Isdiansyah

Jum'at, 22 Mei 2026 | 16:23 WIB
WN Australia Pimpin Anak Usaha Danantara, PDIP: Jangan Sampai Bangsa Sendiri Tersingkir
Anggota Komisi VI DPR RI fraksi PDIP Mufti Anam. (Tangkapan Layar)
baca 10 detik
  • Pemerintah menunjuk Luke Thomas Mahony asal Australia sebagai Direktur Utama PT Danantara Sumberdaya Indonesia pada Mei 2026.
  • DPR menyoroti penunjukan tersebut sebagai langkah strategis membenahi tata kelola ekspor sumber daya alam dari praktik kecurangan.
  • Mufti Anam mendesak pemerintah menetapkan batas waktu jabatan bagi direktur asing demi memastikan kedaulatan ekonomi tetap terjaga.

Suara.com - Penunjukan Luke Thomas Mahony, warga negara asing (WNA) asal Australia, sebagai Direktur Utama PT Danantara Sumberdaya Indonesia memicu reaksi dari parlemen.

Anggota Komisi VI DPR RI Fraksi PDIP, Mufti Anam, memberikan catatan kritis sekaligus objektif terkait langkah pemerintah menempatkan figur profesional internasional di kursi kemudi anak usaha BPI Danantara tersebut.

Sebagaimana diketahui, PT DSI resmi mengantongi pengesahan badan hukum pada 19 Mei 2026. Lembaga superholding ini memegang mandat strategis dalam tata kelola ekspor sumber daya alam (SDA) Indonesia.

Mufti mengaku cukup terkejut dengan keputusan pemerintah yang mempercayakan posisi puncak kepada ekspatriat untuk sektor yang sangat vital bagi kedaulatan ekonomi negara.

"Kami jujur cukup terkejut. DSI ini memegang peran strategis dalam tata kelola ekspor SDA, menyangkut devisa, harga komoditas, hingga masa depan industri nasional. Ini adalah jantung ekonomi kita,” ujar Mufti kepada wartawan, Jumat (22/5/2026).

Kendati begitu, Mufti mencoba melihat kebijakan ini dengan sudut pandang positif.

Direktur PT Danantara Sumberdaya Indonesia, Luke Thomas Mahony. [Linkedin].
Direktur PT Danantara Sumberdaya Indonesia, Luke Thomas Mahony. [Linkedin].

Ia menilai langkah ekstrem ini kemungkinan diambil pemerintah untuk memberantas praktik-praktik kotor yang selama ini merugikan negara, seperti underinvoicing atau pelaporan nilai ekspor di bawah harga pasar.

"Negara tampaknya tidak ingin mengulangi kegagalan masa lalu, ketika tata kelola ekspor kita bocor dan dimainkan mafia atau dikelola pihak yang tidak memiliki integritas. Mungkin pemerintah ingin menghadirkan figur profesional asing yang punya rekam jejak dan integritas komprehensif untuk membenahi sistem dari nol,” lanjutnya.

Mufti menekankan bahwa kehadiran tenaga ahli asing tidak boleh menjadi preseden permanen. Ia mendesak pemerintah segera menetapkan batas waktu atau timeline yang jelas mengenai masa jabatan pimpinan asing di tubuh DSI.

baca juga

Menurutnya, jika ini merupakan bagian dari masa transisi untuk membangun fondasi tata kelola yang bersih, maka hal tersebut masih bisa dipahami.

Namun, dalam jangka panjang, kendali atas kekayaan alam Indonesia harus tetap berada di tangan anak bangsa.

"Jangan menggantung tanpa kepastian. Masyarakat perlu tahu, sampai kapan posisi strategis ini dipimpin WNA? Setelah sistem sehat, katakanlah enam bulan atau satu tahun, posisi itu harus kembali dipimpin oleh anak bangsa yang profesional dan bersih,” tegasnya.

Lebih lanjut, Mufti mengingatkan pemerintah bahwa saat ini tantangan terbesar bukan hanya soal teknis operasional, melainkan juga kepercayaan publik dan dunia usaha. Ia menyoroti adanya kegelisahan pasar terhadap arah kebijakan ekonomi nasional belakangan ini.

"Pemerintah harus memastikan langkah ini benar-benar menghasilkan perbaikan, bukan hanya sekadar pergantian pemain. Jangan sampai kebijakan ini justru menambah ketidakpercayaan atau membuat bangsa sendiri merasa tersingkir di negeri sendiri,” kata Mufti.

Ia memastikan Komisi VI akan terus memantau kinerja PT DSI di bawah kepemimpinan Mahony.

Ukuran keberhasilannya, menurut Mufti, sangat jelas, yakni meningkatnya penerimaan negara, tertutupnya celah kebocoran ekspor, dan manfaat nyata kekayaan alam bagi rakyat.

"Kalau berhasil menutup kebocoran dan meningkatkan devisa, tentu kita dukung. Tapi kalau justru menimbulkan kegaduhan baru, maka ini akan menjadi persoalan serius yang harus dievaluasi total,” pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rosan Masih Rahasiakan Struktur Pengurus Danantara Sumberdaya Indonesia

Rosan Masih Rahasiakan Struktur Pengurus Danantara Sumberdaya Indonesia

Bisnis | Jum'at, 22 Mei 2026 | 14:32 WIB

Market Cap IHSG Terpangkas Rp1.000 Triliun, Rupiah Anjlok: S&P Beri Sinyal Bahaya

Market Cap IHSG Terpangkas Rp1.000 Triliun, Rupiah Anjlok: S&P Beri Sinyal Bahaya

Bisnis | Jum'at, 22 Mei 2026 | 09:37 WIB

Moodys: Kontrol Ekspor Tambang oleh SDI Bikin Indonesia Ditinggal Investor

Moodys: Kontrol Ekspor Tambang oleh SDI Bikin Indonesia Ditinggal Investor

Bisnis | Jum'at, 22 Mei 2026 | 07:11 WIB

Profil 'Super-Trader' Danantara Sumberdaya Indonesia, Sang Penyelamat Rp15.400 Triliun

Profil 'Super-Trader' Danantara Sumberdaya Indonesia, Sang Penyelamat Rp15.400 Triliun

Bisnis | Jum'at, 22 Mei 2026 | 08:44 WIB

Danantara Minta Pengusaha Tenang, Kontrak Ekspor Tak Diutak-atik

Danantara Minta Pengusaha Tenang, Kontrak Ekspor Tak Diutak-atik

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 20:24 WIB

IHSG Rontok Gegara Danantara Sumberdaya? Ini Jawaban Pandu Sjahrir

IHSG Rontok Gegara Danantara Sumberdaya? Ini Jawaban Pandu Sjahrir

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 20:07 WIB

Meski 'Satu Lawan Tujuh' di Parlemen, Puan Pastikan PDIP Tetap Berani Kritik Pemerintah

Meski 'Satu Lawan Tujuh' di Parlemen, Puan Pastikan PDIP Tetap Berani Kritik Pemerintah

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 17:41 WIB

Status Danantara Sumberdaya Indonesia Bukan BUMN

Status Danantara Sumberdaya Indonesia Bukan BUMN

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 16:29 WIB

Rupiah Anjlok Lagi, Danantara Sumberdaya Indonesia Jadi Biang Kerok

Rupiah Anjlok Lagi, Danantara Sumberdaya Indonesia Jadi Biang Kerok

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 15:57 WIB

Rosan Akui Kontrak Eksportir Bisa Dievaluasi lewat BUMN Ekspor Baru PT DSI

Rosan Akui Kontrak Eksportir Bisa Dievaluasi lewat BUMN Ekspor Baru PT DSI

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 15:44 WIB

Terkini

OSL Indonesia Bidik Peluang Tokenisasi Aset di Tengah Pertumbuhan Ekonomi Digital

OSL Indonesia Bidik Peluang Tokenisasi Aset di Tengah Pertumbuhan Ekonomi Digital

Bisnis | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 07:50 WIB

3 Rekomendasi Bedak Emina untuk Remaja dan Anak Sekolah, Ringan Bikin Wajah Fresh

3 Rekomendasi Bedak Emina untuk Remaja dan Anak Sekolah, Ringan Bikin Wajah Fresh

Lifestyle | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 07:45 WIB

Transaksi Saham BEI Makin Ramai, IHSG Naik 1,93 Persen Sepekan

Transaksi Saham BEI Makin Ramai, IHSG Naik 1,93 Persen Sepekan

Bisnis | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 07:41 WIB

Penggerebekan di Lawang: Polisi Temukan Ribuan Ekstasi Tersembunyi dalam Boneka

Penggerebekan di Lawang: Polisi Temukan Ribuan Ekstasi Tersembunyi dalam Boneka

Malang | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 07:35 WIB

Gempa Flores M 7,7, Bantuan Logistik Mulai Dikirim untuk Warga Terdampak

Gempa Flores M 7,7, Bantuan Logistik Mulai Dikirim untuk Warga Terdampak

Bisnis | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 07:34 WIB

Benteng Terakhir Sukorahayu: Saat Petani Ikhlas Kehilangan Sawah Demi Damai dengan Gajah

Benteng Terakhir Sukorahayu: Saat Petani Ikhlas Kehilangan Sawah Demi Damai dengan Gajah

Lampung | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 07:28 WIB

Cara Praktis Mencari KPK dan FPB Lengkap Contoh Soal Sekaligus Pembahasan

Cara Praktis Mencari KPK dan FPB Lengkap Contoh Soal Sekaligus Pembahasan

Tekno | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 07:20 WIB

Apakah Flek Hitam di Wajah Bisa Hilang Total Sampai Bersih?

Apakah Flek Hitam di Wajah Bisa Hilang Total Sampai Bersih?

Lifestyle | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 07:15 WIB

RS Lapangan Ruteng Resmi Beroperasi untuk Korban Gempa NTT

RS Lapangan Ruteng Resmi Beroperasi untuk Korban Gempa NTT

Foto | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 07:14 WIB

Jangan Bolak-balik Servis, Ini 5 Tanda Sudah Waktunya Kamu Ganti Laptop Baru

Jangan Bolak-balik Servis, Ini 5 Tanda Sudah Waktunya Kamu Ganti Laptop Baru

Your Say | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 07:10 WIB

×