Mengapa Iran Mengendalikan Selat Hormuz?

Ruth Meliana

Jum'at, 29 Mei 2026 | 16:20 WIB
Mengapa Iran Mengendalikan Selat Hormuz?
ilustrasi Selat Hormuz (Google Gemini)
  • Selat Hormuz merupakan jalur vital perdagangan 20 persen minyak dan LNG dunia yang menghubungkan Teluk Persia dan Oman.
  • Iran memanfaatkan posisi geografis dan militer asimetrisnya untuk mengendalikan jalur tersebut sebagai alat tawar terhadap sanksi internasional.
  • Gangguan di selat ini berpotensi memicu lonjakan harga energi global serta merugikan stabilitas ekonomi negara-negara importir secara signifikan.

3. Warisan Sejarah: Sejak Revolusi Islam 1979, Iran memandang dirinya sebagai kekuatan regional yang harus menentang hegemoni Barat. Penguasaan atas pulau-pulau strategis sejak 1971 semakin memperkuat klaim ini.

4. Ketergantungan Global: Dunia tidak punya alternatif cepat untuk menggantikan volume minyak yang melintas di Hormuz. Pipelines darat memiliki kapasitas terbatas, dan rute alternatif seperti Tanjung Harapan jauh lebih mahal dan memakan waktu.

Dampak Global dan Tantangan Masa Depan

Kendali Iran atas Selat Hormuz membuat seluruh dunia “sandera” energi. Setiap ketegangan di Timur Tengah langsung berdampak pada harga BBM di Indonesia, Eropa, maupun Amerika.

Pada 2026, ketika tensi meningkat, fluktuasi harga minyak dunia kembali menunjukkan betapa rapuhnya sistem energi global.

Namun, kendali ini juga berisiko bagi Iran sendiri. Penutupan total selat akan merugikan ekspor minyak Iran dan memicu respons militer internasional yang mungkin sangat merugikan.

Oleh karena itu, Iran cenderung menggunakan strategi “ancaman terukur” — cukup untuk menakut-nakuti, tapi tidak sampai memicu perang besar.

Iran mengendalikan Selat Hormuz karena kombinasi sempurna antara geografi yang menguntungkan, kekuatan militer asimetris, dan kebutuhan strategis dalam menghadapi tekanan internasional. Selat ini bukan hanya jalur air biasa, melainkan senjata geopolitik paling ampuh yang dimiliki Teheran.

Di era ketegangan yang terus berlanjut, Selat Hormuz akan tetap menjadi titik panas dunia. Siapa yang menguasai Selat Hormuz, secara tidak langsung turut mengendalikan denyut nadi ekonomi global.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mengapa Arab Saudi Tidak Mendukung Iran?

Mengapa Arab Saudi Tidak Mendukung Iran?

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 10:10 WIB

Sinyal Damai AS - Iran Menguat, Harga Minyak Dunia Merosot

Sinyal Damai AS - Iran Menguat, Harga Minyak Dunia Merosot

Bisnis | Jum'at, 29 Mei 2026 | 09:03 WIB

Wapres AS JD Vance: Kesepakatan dengan Iran Sudah Dekat, Tapi Belum

Wapres AS JD Vance: Kesepakatan dengan Iran Sudah Dekat, Tapi Belum

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 08:55 WIB

Terkini

Prabowo Minta Bahasa Prancis di Sekolah, JPPI: Belajar Bahasa Indonesia Saja Masih Susah

Prabowo Minta Bahasa Prancis di Sekolah, JPPI: Belajar Bahasa Indonesia Saja Masih Susah

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 15:50 WIB

Indonesia Gabung Kampanye Global 50-in-5: Masa Depan Digital Masyarakat Lebih Terhubung & Inklusif

Indonesia Gabung Kampanye Global 50-in-5: Masa Depan Digital Masyarakat Lebih Terhubung & Inklusif

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 15:46 WIB

Reformasi 98 Disebut Gagal, Penjahat Masa Lalu Kini Jadi Pahlawan

Reformasi 98 Disebut Gagal, Penjahat Masa Lalu Kini Jadi Pahlawan

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 15:33 WIB

Jalan di Lenteng Agung Amblas 3 Meter, Perbaikan Butuh 2-3 Hari

Jalan di Lenteng Agung Amblas 3 Meter, Perbaikan Butuh 2-3 Hari

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 15:09 WIB

Tercatat Jadi Penasihat Little Aresha Daycare, Dosen UGM Ngaku Tak Tahu Struktur Organisasi

Tercatat Jadi Penasihat Little Aresha Daycare, Dosen UGM Ngaku Tak Tahu Struktur Organisasi

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 15:00 WIB

Dolar Menggila dan Harga Pangan Naik, Pengelola Dapur Khawatir Gizi MBG Tak Optimal

Dolar Menggila dan Harga Pangan Naik, Pengelola Dapur Khawatir Gizi MBG Tak Optimal

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 14:57 WIB

Geger! Pria Ditemukan Tewas Tergantung di Danau Sunter, Videonya Viral di Medsos

Geger! Pria Ditemukan Tewas Tergantung di Danau Sunter, Videonya Viral di Medsos

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 14:45 WIB

Solusi Anti-Macet ke Java Jazz 2026, Transjakarta PIK2-Blok M Beroperasi Hingga Tengah Malam

Solusi Anti-Macet ke Java Jazz 2026, Transjakarta PIK2-Blok M Beroperasi Hingga Tengah Malam

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 14:32 WIB

Menggemakan Syiar Transisi Energi dari Mimbar Rumah Ibadah

Menggemakan Syiar Transisi Energi dari Mimbar Rumah Ibadah

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 14:30 WIB

Reformasi 98 Sudah Mati, Okky Madasari Soroti Kembalinya Militerisme

Reformasi 98 Sudah Mati, Okky Madasari Soroti Kembalinya Militerisme

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 14:26 WIB