Penurunan Muka Tanah dan Hilangnya Mangrove Bikin Pantura Kian Rentan Banjir Rob, Adakah Solusinya?

Bimo Aria Fundrika

Selasa, 02 Juni 2026 | 10:42 WIB
Penurunan Muka Tanah dan Hilangnya Mangrove Bikin Pantura Kian Rentan Banjir Rob, Adakah Solusinya?
Sejumlah warga menumpang mobil bak terbuka untuk dapat menembus banjir yang masih menggenangii jalur utama pantura Semarang-Surabaya di Jalan Kaligawe Raya, Semarang, Jawa Tengah, Senin (27/10/2025). [ANTARA FOTO/Makna Zaezar/YU]
  • Penurunan muka tanah di Pantura Jawa menyebabkan banjir rob semakin luas serta mengancam infrastruktur dan ekosistem mangrove warga.
  • BRIN mendorong penggunaan teknologi geospasial untuk memetakan penurunan tanah dan memantau kondisi hutan mangrove secara akurat serta berkelanjutan.
  • Rehabilitasi mangrove dan kolaborasi lintas sektor diperlukan guna menyusun kebijakan mitigasi berbasis data ilmiah bagi wilayah pesisir.

Suara.com - Penurunan muka tanah atau land subsidence di kawasan Pantai Utara (Pantura) Jawa semakin memperbesar ancaman bagi jutaan warga yang tinggal di wilayah pesisir.

Selain merusak infrastruktur, fenomena ini juga mempercepat degradasi hutan mangrove yang selama ini menjadi benteng alami pantai dari gelombang laut dan banjir rob.

Kondisi tersebut membuat kawasan pesisir Pantura menghadapi dua tekanan sekaligus: permukaan tanah yang terus turun dan perlindungan alami pantai yang semakin berkurang.

Akibatnya, banjir rob menjadi lebih sering terjadi, menjangkau wilayah yang lebih luas, dan mengganggu aktivitas masyarakat.

Ilustrasi ekosistem mangrove yang pulih mencegah abrasi (Unsplash/Dileesh Kumar)
Ilustrasi ekosistem mangrove yang pulih mencegah abrasi (Unsplash/Dileesh Kumar)

Kepala Pusat Riset Geoinformatika BRIN, M. Rokhis Khomarudin, mengatakan fenomena penurunan muka tanah di Pantura Jawa telah menjadi tantangan serius yang membutuhkan penanganan berbasis ilmu pengetahuan dan kolaborasi berbagai pihak.

“Dua fenomena ini menyebabkan banjir rob menjadi sering terjadi dan meluas. Karena itu, diperlukan pemanfaatan teknologi geospasial yang akurat dan berkelanjutan untuk mendukung mitigasi dan pengambilan kebijakan,” ujarnya seperti dikutip dari situs resmi BRIN. 

Di tengah ancaman tersebut, para peneliti melihat peluang untuk memperkuat upaya mitigasi melalui pemanfaatan teknologi geospasial.

Teknologi seperti Sistem Informasi Geografis (GIS), penginderaan jauh (remote sensing), InSAR, GNSS, LiDAR, dan citra satelit dinilai mampu membantu memetakan wilayah yang mengalami penurunan muka tanah sekaligus memantau kondisi mangrove secara berkala.

Dengan data yang lebih akurat, pemerintah daerah dan pemangku kepentingan dapat menyusun langkah adaptasi yang lebih tepat sasaran, mulai dari pengelolaan kawasan pesisir hingga perlindungan infrastruktur dan permukiman warga.

Selain teknologi, rehabilitasi mangrove juga menjadi bagian penting dari solusi. Mangrove tidak hanya berfungsi menahan abrasi dan meredam gelombang, tetapi juga membantu menjaga keseimbangan ekosistem pesisir yang selama ini menjadi sumber penghidupan masyarakat.

Karena itu, BRIN melalui kegiatan BRIGHTS Seri #2 mengumpulkan peneliti, akademisi, praktisi, hingga pemerintah daerah untuk membahas strategi pemantauan dan rehabilitasi pesisir berbasis data ilmiah. Diskusi tersebut menghadirkan sejumlah pakar dari berbagai bidang, mulai dari geodesi, geoinformatika, penginderaan jauh, hingga kehutanan.

Menurut Rokhis, kolaborasi lintas sektor menjadi kunci untuk menghadapi persoalan yang kompleks ini.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap lahir rekomendasi ilmiah yang dapat menjadi masukan strategis bagi pemerintah dan pemangku kepentingan dalam penanganan land subsidence serta rehabilitasi mangrove di wilayah pesisir Indonesia,” katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menyiapkan Generasi Penjaga Lingkungan, Ratusan Pelajar Belajar Konservasi di Hutan Mangrove

Menyiapkan Generasi Penjaga Lingkungan, Ratusan Pelajar Belajar Konservasi di Hutan Mangrove

Lifestyle | Selasa, 02 Juni 2026 | 10:33 WIB

Belajar Langsung di Hutan Mangrove, Cara KLH Kenalkan Keanekaragaman Hayati ke Generasi Muda

Belajar Langsung di Hutan Mangrove, Cara KLH Kenalkan Keanekaragaman Hayati ke Generasi Muda

Lifestyle | Senin, 01 Juni 2026 | 17:28 WIB

Waspada Fenomena Bulan Purnama, BMKG Prediksi Banjir Rob Kepung Pesisir NTT Hingga 2 Juni

Waspada Fenomena Bulan Purnama, BMKG Prediksi Banjir Rob Kepung Pesisir NTT Hingga 2 Juni

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 18:16 WIB

Terkini

Mantan Artis F Jalankan Sindikat Love Scammer Internasional di Solo, Tipu Rp 41 Miliar

Mantan Artis F Jalankan Sindikat Love Scammer Internasional di Solo, Tipu Rp 41 Miliar

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 10:26 WIB

Jangan ke Arab Dulu! Asosiasi: Ribuan Dapur MBG Lokal Disuspensi, Daerah 3T Belum Terurus

Jangan ke Arab Dulu! Asosiasi: Ribuan Dapur MBG Lokal Disuspensi, Daerah 3T Belum Terurus

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 10:19 WIB

Wamen HAM Soal Vonis 10 Bulan Prajurit TNI dalam Kasus MHS: Publik Berhak Mempertanyakan

Wamen HAM Soal Vonis 10 Bulan Prajurit TNI dalam Kasus MHS: Publik Berhak Mempertanyakan

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 10:00 WIB

Bobby Nasution Puji Kemenangan Timnas U19, Atmosfer Stadion Utama Sumut Jadi Kekuatan

Bobby Nasution Puji Kemenangan Timnas U19, Atmosfer Stadion Utama Sumut Jadi Kekuatan

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 09:52 WIB

Jemaah Haji dari Tuban  Ini Berbagi: Pentingnya JKN untuk Perjalanan Ibadah yang Tenang

Jemaah Haji dari Tuban Ini Berbagi: Pentingnya JKN untuk Perjalanan Ibadah yang Tenang

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 09:34 WIB

Balas Kritik Dino Patti Djalal, Seskab Teddy: Diplomat Hebat Walau Hanya Menjabat 3 Bulan

Balas Kritik Dino Patti Djalal, Seskab Teddy: Diplomat Hebat Walau Hanya Menjabat 3 Bulan

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 09:12 WIB

Lawan Tuntutan 18 Tahun, Nadiem Makarim Bacakan Pleidoi Kasus Chromebook Hari Ini!

Lawan Tuntutan 18 Tahun, Nadiem Makarim Bacakan Pleidoi Kasus Chromebook Hari Ini!

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 08:43 WIB

Molor! Jalan Lenteng Agung Arah Depok Baru Bisa Dibuka Bertahap, Ini Jadwal Terbarunya

Molor! Jalan Lenteng Agung Arah Depok Baru Bisa Dibuka Bertahap, Ini Jadwal Terbarunya

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 08:25 WIB

Kebakaran Kebon Kosong: 3 Warga Terluka, Suparno Dirujuk ke RSCM usai Rumah Ludes

Kebakaran Kebon Kosong: 3 Warga Terluka, Suparno Dirujuk ke RSCM usai Rumah Ludes

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 08:13 WIB

Rumah Ludes Dalam Sekejap, 620 Warga Korban Kebakaran Kebon Kosong Mengungsi

Rumah Ludes Dalam Sekejap, 620 Warga Korban Kebakaran Kebon Kosong Mengungsi

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 07:52 WIB