Analis: Presiden Prabowo Kini Terhimpit di Antara PDIP dan Jokowi

Muhammad Yasir, Bagaskara Isdiansyah

Selasa, 02 Juni 2026 | 15:28 WIB
Analis: Presiden Prabowo Kini Terhimpit di Antara PDIP dan Jokowi
Pertemuan langka tokoh politik di Gedung Pancasila: Prabowo, Megawati, JK, hingga Ma'ruf Amin. (Ist)
baca 10 detik
  • Presiden Prabowo Subianto membangun hubungan harmonis dengan PDI Perjuangan untuk merangkul berbagai kekuatan politik demi stabilitas nasional.
  • PDI Perjuangan menjauh dari Joko Widodo dan mendekat kepada Prabowo sebagai bagian dari strategi politik menuju Pemilu 2029.
  • Mantan Presiden Joko Widodo melakukan manuver politik bersama PSI untuk memperkuat pengaruhnya di tengah dinamika koalisi Prabowo.

Suara.com - Kedekatan yang kian terlihat antara PDI Perjuangan (PDIP) dan Presiden Prabowo Subianto dinilai bukan sekadar dinamika politik biasa.

Di balik kehangatan yang belakangan mengemuka, pengamat melihat mulai terbentuknya konfigurasi baru yang berpotensi memengaruhi pertarungan politik menuju Pemilu 2029.

Analis komunikasi politik Hendri Satrio atau Hensa menilai momen akrab antara Prabowo dan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri dalam peringatan Hari Lahir Pancasila menjadi sinyal politik yang sulit diabaikan.

Menurutnya, kehangatan tersebut mencerminkan gaya politik Prabowo yang selama ini konsisten merangkul berbagai kekuatan politik.

"Secara komunikasi politik, ini mengirimkan pesan bahwa Presiden tidak ingin ada kubu-kubuan, tidak ingin ada yang merasa ditinggal. Pak Prabowo memang konsisten dengan politik merangkul, dan itu terlihat jelas di momen Harlah Pancasila kemarin," ujar Hensa kepada wartawan, Selasa (2/6/2026).

Founder Lembaga Survei KedaiKOPI itu juga menyoroti perubahan sikap politik PDIP setelah Sekretaris Jenderal (Sekjen) Hasto Kristiyanto menyebut sejumlah persoalan bangsa saat ini sebagai warisan pemerintahan Presiden ke-7 RI Joko Widodo atau Jokowi.

Bagi Hensa, pernyataan tersebut menjadi penanda bahwa PDIP mulai mengambil posisi politik yang berbeda dari Jokowi, sekaligus membuka ruang yang lebih lebar untuk mendekat ke pemerintahan Prabowo.

"Ini pun menandakan bahwa PDI Perjuangan kini semakin ke sini mendekat, dan sudah terangkul oleh pak Prabowo, meski dalam posisi masing-masing mereka tak harus bermusuhan kan dan ini sekaligus jadi ajang buat PDI Perjuangan kalau mereka memang sudah tak bersama Jokowi," katanya.

 Tangkap Layar [Youtube Refly Harun Best Statement]
Momen kebersamaan Jokowi  dan Prabowo. [Youtube Refly Harun Best Statement]

Di tengah menghangatnya relasi Prabowo dan PDIP, Hensa melihat Jokowi juga mulai menunjukkan manuver politiknya sendiri.

baca juga

Rencana mantan presiden itu berkeliling Indonesia bersama Partai Solidaritas Indonesia (PSI) dinilai bukan sekadar agenda silaturahmi politik.

Menurutnya, langkah tersebut bisa dibaca sebagai upaya menjaga pengaruh politik sekaligus memperkuat posisi keluarga Jokowi, termasuk Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, menjelang kontestasi 2029.

"Ini bukan sekadar nostalgia atau silaturahmi. Ini adalah pergerakan politik yang punya misi. Dan ketika Jokowi bergerak bersamaan dengan hangatnya hubungan PDI Perjuangan dan Prabowo, maka kita bisa membaca satu hal dengan sangat jelas, ini pemanasan menuju 2029 sudah dimulai, dan ia dimulai lebih awal dari yang banyak orang perkirakan," jelasnya.

Situasi tersebut, kata Hensa, menempatkan Prabowo pada posisi yang tidak sederhana.

Di satu sisi, Presiden membutuhkan hubungan politik yang baik dengan PDIP sebagai partai besar. Namun di sisi lain, ia juga memiliki kedekatan dengan jaringan politik yang selama ini dibangun bersama Jokowi.

"Prabowo itu politisi yang tahu betul cara menjaga hubungan di banyak arah sekaligus. Tapi sekarang, dua arah itu mulai bergerak ke tujuan yang berbeda. PDI Perjuangan makin mesra, Jokowi makin aktif. Dan Prabowo ada di tengah. Apakah ini masalah? Belum tentu. Tapi apakah ini ujian? Sudah pasti. Yang menarik justru bukan siapa yang dipilih Prabowo, melainkan seberapa lama ia bisa menjaga keseimbangan itu," ungkapnya.

Hensa menilai kemampuan Prabowo menjaga keseimbangan antara dua poros politik tersebut akan menjadi faktor penting dalam menentukan arah koalisi dan peta kekuatan politik nasional beberapa tahun ke depan.

"Ya kita lihat nanti saja perkembangannya. Yang jelas, apa yang sedang terjadi sekarang ini bisa jadi pembuka dari fase paling panas perpolitikan kita menuju 2029. Dan para pemain utamanya sudah mulai mengambil posisi masing-masing, sadar atau tidak," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

PDIP Sebut Persahabatan Prabowo dan Megawati Kokoh, Bukan Sekadar Pertemanan 'Nasi Goreng'

PDIP Sebut Persahabatan Prabowo dan Megawati Kokoh, Bukan Sekadar Pertemanan 'Nasi Goreng'

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 15:15 WIB

Gerindra Sebut Keakraban Prabowo dan Megawati Sebagai Simbol Persatuan Hadapi Tantangan Global

Gerindra Sebut Keakraban Prabowo dan Megawati Sebagai Simbol Persatuan Hadapi Tantangan Global

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 14:03 WIB

Nostalgia Mega-Pro? Kedekatan Prabowo-Megawati Jadi Sinyal Kuat Koalisi 2029

Nostalgia Mega-Pro? Kedekatan Prabowo-Megawati Jadi Sinyal Kuat Koalisi 2029

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 10:42 WIB

Terkini

Ragnar Oratmangoen Pecah Kebuntuan! Timnas Indonesia Ungguli Singapura 1-0

Ragnar Oratmangoen Pecah Kebuntuan! Timnas Indonesia Ungguli Singapura 1-0

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 21:14 WIB

Ironi Febrie Adriansyah: Ngaku Dikriminalisasi Usai Sering Lakukan Itu Saat Berkuasa?

Ironi Febrie Adriansyah: Ngaku Dikriminalisasi Usai Sering Lakukan Itu Saat Berkuasa?

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 21:13 WIB

Mural HUT ke-81 di Sukoharjo, Angka 8 Bergambar Pria Gendut, Angka 1 Pria Kurus

Mural HUT ke-81 di Sukoharjo, Angka 8 Bergambar Pria Gendut, Angka 1 Pria Kurus

Surakarta | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 21:06 WIB

Dianggap Tak Lazim, Wamenkop Buka Alasan Kopdes Merah Putih Dibangun di Gunung hingga Dekat TPA

Dianggap Tak Lazim, Wamenkop Buka Alasan Kopdes Merah Putih Dibangun di Gunung hingga Dekat TPA

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 21:01 WIB

Sudaryono Jawab Soal Bisulan Karena Telur: Saya Sengaja Pancing Ahli Gizi!

Sudaryono Jawab Soal Bisulan Karena Telur: Saya Sengaja Pancing Ahli Gizi!

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 20:59 WIB

Rutinitas Skincare Kini Makin Simpel, Pemilik Kulit Sensitif Mulai Utamakan Pelembap yang Praktis

Rutinitas Skincare Kini Makin Simpel, Pemilik Kulit Sensitif Mulai Utamakan Pelembap yang Praktis

Lifestyle | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 20:49 WIB

Vietnam Unggul 1-0 Atas Kamboja, Timnas Indonesia Masih Tanpa Gol, Garuda di Ujung Tanduk

Vietnam Unggul 1-0 Atas Kamboja, Timnas Indonesia Masih Tanpa Gol, Garuda di Ujung Tanduk

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 20:46 WIB

Istana Akui Presiden Prabowo Pertimbangkan Destry Damayanti Jadi Gubernur BI

Istana Akui Presiden Prabowo Pertimbangkan Destry Damayanti Jadi Gubernur BI

Bisnis | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 20:43 WIB

Misteri 2 Orang Bermasker Tinggalkan TKP Penemuan Jenazah Bos Konter HP Ambarawa

Misteri 2 Orang Bermasker Tinggalkan TKP Penemuan Jenazah Bos Konter HP Ambarawa

Jawa Tengah | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 20:37 WIB

Rekam Jejak Aneh Wasit Oman Khalfan Al-Amouri Laga Singapura vs Timnas Indonesia

Rekam Jejak Aneh Wasit Oman Khalfan Al-Amouri Laga Singapura vs Timnas Indonesia

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 20:35 WIB

×