Syarat Gencatan Senjata Permanen Iran, Israel Wajib Angkat Kaki dari Lebanon

Pebriansyah Ariefana

Selasa, 02 Juni 2026 | 16:53 WIB
Syarat Gencatan Senjata Permanen Iran, Israel Wajib Angkat Kaki dari Lebanon
Tentara Iran (Tasnimnews)

Suara.com - Teheran mengambil langkah penuh kehati-hatian sebelum menyepakati draf perdamaian final yang diajukan oleh Amerika Serikat. Pemerintah Iran memilih meneliti dokumen tersebut secara mendalam dan belum memberikan jawaban resmi apa pun terkait tawaran Washington.

Sikap skeptis ini muncul karena Teheran tidak ingin terjebak dalam komitmen yang merugikan di masa depan. Mereka menuntut keuntungan riil yang dapat langsung dirasakan sebelum menandatangani dokumen tersebut.

Dikutip dari Anadolu, sumber yang mengetahui isu ini menyebutkan, “sejarah ketidakpatuhan Amerika Serikat dan ketidakpercayaan yang telah berlangsung lama” membuat Teheran memandang persoalan ini dengan “sangat hati-hati.” Rekam jejak tersebut membuat proses diplomasi berjalan sangat alot.

Amerika Serikat kembali melancarkan serangan militer ke wilayah Iran dengan menargetkan sebuah lokasi militer di Bandar Abbas, kota pelabuhan strategis yang berada di dekat Selat Hormuz. [Istimewa]
Amerika Serikat kembali melancarkan serangan militer ke wilayah Iran dengan menargetkan sebuah lokasi militer di Bandar Abbas, kota pelabuhan strategis yang berada di dekat Selat Hormuz. [Istimewa]

Stabilitas di kawasan Timur Tengah sendiri terus bergejolak dalam beberapa bulan terakhir. Ekskalasi bersenjata sempat meluas dan mengancam jalur perdagangan internasional utama dunia.

Ketegangan di wilayah tersebut memuncak setelah Amerika Serikat dan Israel menginisiasi serangan gabungan ke wilayah Iran pada 28 Februari lalu. Blok militer Teheran segera merespons dengan menggempur target-target vital milik Israel dan sekutu Washington di wilayah Teluk.

Militer Iran bahkan sempat mengambil tindakan ekstrem dengan memblokade total jalur pelayaran di Selat Hormuz. Jalur ini merupakan urat nadi distribusi minyak mentah global.

Amerika Serikat kembali melancarkan serangan militer ke wilayah Iran dengan menargetkan sebuah lokasi militer di Bandar Abbas, kota pelabuhan strategis yang berada di dekat Selat Hormuz. [Istimewa]
Amerika Serikat kembali melancarkan serangan militer ke wilayah Iran dengan menargetkan sebuah lokasi militer di Bandar Abbas, kota pelabuhan strategis yang berada di dekat Selat Hormuz. [Istimewa]

Pakta gencatan senjata sementara sebenarnya sudah mulai diterapkan sejak 8 April melalui bantuan mediasi dari pemerintah Pakistan. Sayangnya, tindak lanjut meja perundingan di Islamabad berakhir buntu tanpa menghasilkan kesepakatan jangka panjang.

Kendati proses negosiasi berulang kali menemui jalan buntu, saluran komunikasi diplomatik antarnegara tetap diupayakan. Para mediator internasional terus mencari titik temu guna menghentikan pertumpahan darah.

Kini, Iran mengajukan sejumlah tuntutan mutlak yang wajib dipenuhi jika ingin mewujudkan perdamaian yang bersifat permanen. Salah satu poin krusialnya adalah penghentian total seluruh operasi militer di semua lini pertempuran yang sedang bergejolak.

Tuntutan tersebut mencakup penghentian agresi di wilayah Lebanon yang menjadi medan tempur baru dalam beberapa pekan terakhir. Gempuran militer Israel di wilayah Lebanon diketahui masih aktif berkecamuk sejak awal Maret lalu.

Merespons situasi geopolitik yang kian pelik, tekanan internasional terhadap Israel mulai dilayangkan oleh sekutu utamanya. Gedung Putih secara langsung meminta Tel Aviv untuk segera meredakan ketegangan militer di wilayah Lebanon.

Presiden Amerika Serikat Donald Trump, Senin, mengatakan bahwa dirinya telah meminta Kepala Otoritas Israel Benjamin Netanyahu untuk menarik pasukan dari Beirut. Langkah ini diharapkan mampu memecah kebuntuan dalam proses penandatanganan kesepakatan damai global.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Perundingan AS-Iran Alot, Harga Minyak Mentah Global Tertahan di Level Tinggi

Perundingan AS-Iran Alot, Harga Minyak Mentah Global Tertahan di Level Tinggi

Bisnis | Selasa, 02 Juni 2026 | 16:23 WIB

Iran Tak Sertakan Eks Striker AS Roma ke Piala Dunia 2026

Iran Tak Sertakan Eks Striker AS Roma ke Piala Dunia 2026

Bola | Selasa, 02 Juni 2026 | 15:37 WIB

Serangan Siber Pentagon, Propaganda Pro-Iran Susup VIP Militer AS Lewat Instagram

Serangan Siber Pentagon, Propaganda Pro-Iran Susup VIP Militer AS Lewat Instagram

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 15:11 WIB

Terkini

Infrastruktur Uzur, Rano Karno Sebut Jalanan di Jakarta Masih Rawan Amblas

Infrastruktur Uzur, Rano Karno Sebut Jalanan di Jakarta Masih Rawan Amblas

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 16:51 WIB

Rencana MBG di Arab Saudi, DPR: Jangan Ngide, Benahi Dulu yang Amburadul!

Rencana MBG di Arab Saudi, DPR: Jangan Ngide, Benahi Dulu yang Amburadul!

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 16:46 WIB

Klaim Investasi Seskab Teddy Dipreteli Guntur Romli: Menyesatkan Publik

Klaim Investasi Seskab Teddy Dipreteli Guntur Romli: Menyesatkan Publik

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 16:43 WIB

Ironi Korupsi Haji: Bos Maktour Absen Diperiksa KPK Karena Sedang Ibadah di Arab Saudi

Ironi Korupsi Haji: Bos Maktour Absen Diperiksa KPK Karena Sedang Ibadah di Arab Saudi

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 16:32 WIB

Tak Sesuai Fakta, Seskab Teddy Dinilai Overclaim Soal Nilai Investasi Buah Diplomasi Prabowo

Tak Sesuai Fakta, Seskab Teddy Dinilai Overclaim Soal Nilai Investasi Buah Diplomasi Prabowo

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 16:32 WIB

Revisi UU Polri Disebut Tak Banyak Berubah, DPR Fokus pada 8-9 Pasal

Revisi UU Polri Disebut Tak Banyak Berubah, DPR Fokus pada 8-9 Pasal

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 16:20 WIB

Kompolnas Nilai Sanksi Saat Ini Belum Bikin Jera Polisi Terlibat Narkoba

Kompolnas Nilai Sanksi Saat Ini Belum Bikin Jera Polisi Terlibat Narkoba

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 16:13 WIB

Berkas Lengkap! Roy Suryo dan dr Tifa Segera Disidang Kasus Ijazah Palsu Jokowi

Berkas Lengkap! Roy Suryo dan dr Tifa Segera Disidang Kasus Ijazah Palsu Jokowi

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 16:11 WIB

Kritik Rencana MBG untuk Anak Sekolah Indonesia di Arab, DPR: Urus Dulu yang di Dalam Negeri

Kritik Rencana MBG untuk Anak Sekolah Indonesia di Arab, DPR: Urus Dulu yang di Dalam Negeri

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 16:06 WIB

Kasus Riset Palsu di Denmark, Mendiktisaintek Temukan Dugaan Pencatutan Nama Kampus

Kasus Riset Palsu di Denmark, Mendiktisaintek Temukan Dugaan Pencatutan Nama Kampus

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 16:03 WIB