Pakar UGM Usul 3 Reformasi MBG: Fokus ke Siswa Miskin hingga Benahi Menu

Vania Rossa, Hiskia Andika Weadcaksana

Kamis, 04 Juni 2026 | 12:02 WIB
Pakar UGM Usul 3 Reformasi MBG: Fokus ke Siswa Miskin hingga Benahi Menu
Ilustrasi menu Makan Bergizi Gratis (MBG) di SMPN 1 Tamansari, Bogor, Jawa Barat, Selasa (16/12/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]
  • Agustinus Subarsono mendesak Nanik S. Deyang melakukan reformasi menyeluruh terhadap tata kelola program Makan Bergizi Gratis agar lebih efektif.
  • Pemerintah perlu meninjau ulang sasaran penerima manfaat, melakukan efisiensi anggaran operasional, serta meningkatkan standar kualitas komposisi menu makanan.
  • Kasus hukum mantan pimpinan BGN menjadi momentum bagi pengelola baru untuk bersikap lebih transparan, akuntabel, dan responsif.

Suara.com - Pakar Kebijakan Publik UGM, Agustinus Subarsono, menilai pergantian kepemimpinan di Badan Gizi Nasional (BGN) harus menjadi momentum untuk melakukan pembenahan menyeluruh terhadap program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Menurutnya, terdapat tiga agenda utama yang perlu segera direformasi agar program tersebut berjalan lebih efektif dan efisien.

Tak dipungkiri bahwa publik saat ini kemudian menaruh perhatian pada arah kebijakan BGN di bawah kepemimpinan baru Nanik S. Deyang.

Ia menilai masyarakat akan melihat apakah terjadi perubahan tata kelola yang signifikan atau justru hanya melanjutkan pola lama yang selama ini banyak dikritik.

"Penting bagi publik saat ini untuk melihat kedepan sepak terjang pengelola MBG yang baru dibawah komando Nanik S. Deyang apakah akan terjadi reformasi tata kelola MBG dan efisiensi anggaran atau sekedar melanjutkan model tata kelola lama yang banyak dikritik oleh publik," kata Subarsono kepara Suara.com, Kamis (4/6/2026).

Ada tiga agenda utama yang penting untuk dilakukan oleh BGN. Agenda pertama yang perlu dibenahi, kata Subarsono, adalah penentuan kelompok penerima manfaat program.

Menurut Subarsono, pemerintah perlu meninjau kembali sasaran MBG agar lebih fokus kepada kelompok yang benar-benar membutuhkan, terutama siswa dari keluarga miskin dan daerah tertinggal.

"Pertama, reorientasi target group (penerima program MBG), perlu diredefinisi, tidak perlu mencakup semua murid tetapi fokus pada segmen murid dari keluarga miskin atau daerah 3T," ujarnya.

Selain sasaran penerima manfaat, Subarsono menyoroti pentingnya efisiensi anggaran. Ia menilai pemerintah perlu mempertimbangkan berbagai opsi untuk menekan biaya pelaksanaan program tanpa mengurangi tujuan utama pemberian makanan bergizi kepada siswa.

"Kedua, untuk efisiensi anggaran perlu dipikirkan perampingan hari, misalnya empat hari sekolah saja," ucapnya.

Agenda ketiga yang dinilai mendesak adalah peningkatan kualitas makanan yang diberikan kepada penerima program. Menurut dia, komposisi menu perlu diperbaiki agar benar-benar memenuhi standar gizi yang sehat dan mendukung tujuan peningkatan kualitas sumber daya manusia.

"Terakhir, perbaikan komposisi menu MBG agar memenuhi standar gizi yang sehat," tegasnya.

Meski demikian, apabila reformasi besar belum dapat dilakukan dalam waktu dekat, ia berharap setidaknya terdapat perbaikan bertahap yang mengarah pada pengelolaan program yang lebih baik.

"Kalau toh tidak terjadi reformasi tata kelola MBG, minimum ada perubahan inkremental (tambal sulam) ke arah tata kelola MBG yang lebih transparan, akuntabel dan efisiensi anggaran," tandasnya.

Ia menegaskan reformasi tata kelola menjadi kebutuhan penting mengingat MBG merupakan program dengan tujuan yang mulia. Namun, dalam pelaksanaannya, program tersebut kerap diwarnai kritik mulai dari persoalan kualitas makanan hingga pengelolaan anggaran.

Ditambahkan Subarsono, ditahannya Mantan Kepala BGN Dadan Hindayana dan mantan Wakil Kepala BGN Sony Sonjaya dan Lodewyk Pusung oleh kejaksaan Agung akan memberikan nilai lebih bagi pemerintahan Prabowo.

"Bahwa pemerintah serius mendengar suara rakyat dan pengelola MBG tidak kebal hukum. Ini juga akan memberikan pelajaran bagi pengelola MBG yang baru untuk lebih hati-hati, serius dan responsif terhadap masukan dari publik," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Berapa Korupsi Dadan Hindayana? Eks Kepala BGN yang Jadi Tersangka Suap MBG

Berapa Korupsi Dadan Hindayana? Eks Kepala BGN yang Jadi Tersangka Suap MBG

Lifestyle | Kamis, 04 Juni 2026 | 11:32 WIB

Dadan Cs Jadi Tersangka, Prabowo Semprot Mitra MBG: Yang Brengsek, Kembali ke Jalan yang Benar!

Dadan Cs Jadi Tersangka, Prabowo Semprot Mitra MBG: Yang Brengsek, Kembali ke Jalan yang Benar!

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 10:55 WIB

Bikin Syok! Jerome Polin Pakai Logika Matematika Hitung Duit yang Dikorupsi Dadan Hindayana dari MBG

Bikin Syok! Jerome Polin Pakai Logika Matematika Hitung Duit yang Dikorupsi Dadan Hindayana dari MBG

Entertainment | Kamis, 04 Juni 2026 | 09:20 WIB

Terkini

Usai Dadan Terasangka, Prabowo Ultimatum Mitra Makan Bergizi Gratis: Yang Brengsek Segera Tobat!

Usai Dadan Terasangka, Prabowo Ultimatum Mitra Makan Bergizi Gratis: Yang Brengsek Segera Tobat!

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 11:58 WIB

Rudal Iran Hantam Bandara Kuwait, Teheran Klaim Eror Sistem Patriot AS

Rudal Iran Hantam Bandara Kuwait, Teheran Klaim Eror Sistem Patriot AS

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 11:49 WIB

Kejati Jakarta Tetapkan Ko Xiong Tersangka Korupsi Kredit Rp600 Miliar di KoinWorks

Kejati Jakarta Tetapkan Ko Xiong Tersangka Korupsi Kredit Rp600 Miliar di KoinWorks

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 11:48 WIB

Bom Waktu di Bawah Aspal Jakarta: Mengapa Jalan Amblas Bisa Terjadi Lagi?

Bom Waktu di Bawah Aspal Jakarta: Mengapa Jalan Amblas Bisa Terjadi Lagi?

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 11:46 WIB

Limbah Filter Rokok Picu Polusi Mikroplastik Global, Lebih Berbahaya?

Limbah Filter Rokok Picu Polusi Mikroplastik Global, Lebih Berbahaya?

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 11:34 WIB

Kasus Pengurusan Izin Tinggal WNA, KPK Ungkap Alur Perintah dan Aliran Uang ke Silmy Karim

Kasus Pengurusan Izin Tinggal WNA, KPK Ungkap Alur Perintah dan Aliran Uang ke Silmy Karim

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 11:33 WIB

Sony Sanjaya Ucapkan Selamat ke Kepala BGN Baru, Singgung Hadiah Indah Usai Jadi Tersangka Korupsi

Sony Sanjaya Ucapkan Selamat ke Kepala BGN Baru, Singgung Hadiah Indah Usai Jadi Tersangka Korupsi

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 11:26 WIB

Fantastis! KPK Ungkap Nilai Pemerasan Wamen Silmy Karim Tembus Ratusan Miliar

Fantastis! KPK Ungkap Nilai Pemerasan Wamen Silmy Karim Tembus Ratusan Miliar

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 11:23 WIB

Dadan Cs Tersangka, Komisi IX DPR Tak Pernah Dapat Laporan Soal Pengadaan Barang di BGN

Dadan Cs Tersangka, Komisi IX DPR Tak Pernah Dapat Laporan Soal Pengadaan Barang di BGN

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 11:22 WIB

'Berapa Saja Kau Butuh, Saya Penuhi!' Janji Prabowo Perkuat KPK hingga Kejagung Sikat Koruptor

'Berapa Saja Kau Butuh, Saya Penuhi!' Janji Prabowo Perkuat KPK hingga Kejagung Sikat Koruptor

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 11:16 WIB