Tutup Borok Korupsi dan PHK, Isu LGBTQ Diduga Cuma Strategi Pecah Fokus Kemarahan Publik

Muhamad Yasir, Lilis Varwati

Minggu, 19 Juli 2026 | 19:10 WIB
Tutup Borok Korupsi dan PHK, Isu LGBTQ Diduga Cuma Strategi Pecah Fokus Kemarahan Publik
Ilustrasi-Transpuan saat ikut memperingati hari perempuan internasional di kawasan Patung Kuda, Monas, Jakarta. (Suara.com/Ummi HS)
baca 10 detik
  • FAMM Indonesia menilai narasi serangan terhadap kelompok gender merupakan strategi pengalihan isu.
  • Organisasi tersebut menduga isu tersebut sengaja direkayasa untuk mengalihkan perhatian publik dari berbagai masalah krusial.
  • Berbagai permasalahan mendesak yang disorot meliputi korupsi, tingginya angka PHK, hingga polemik kebijakan program pemerintah yang dinilai amburadul.

Suara.com - Forum Aktivis Perempuan Muda (FAMM) Indonesia menilai maraknya narasi yang menyerang kelompok ragam gender atau LGBTQ bukan sekadar persoalan diskriminasi.

Organisasi tersebut menduga isu itu sengaja diangkat untuk mengalihkan perhatian publik dari berbagai persoalan yang tengah dihadapi Indonesia, mulai dari korupsi, pemutusan hubungan kerja (PHK), hingga polemik program pemerintah.

Koordinator Nasional FAMM Indonesia, Ija Syahruni, mengatakan kemunculan narasi yang menjadikan kelompok ragam gender sebagai musuh patut dicurigai sebagai strategi pengalihan isu.

"Menjadikan keberagaman gender sebagai musuh itu hanyalah strategi untuk pengalihan isu dari kejahatan negara yang tampak nyata di depan mata kita ya. Di mana korupsi merajalela, intimidasi terhadap pembela HAM, pembunuhan, serangan, teror, itu secara masif juga kita lihat," kata Ija dalam konferensi pers di Jakarta, Minggu (19/7/2026).

Menurut Ija, derasnya ujaran kebencian terhadap komunitas ragam gender tidak terjadi secara alami, melainkan patut diduga sebagai upaya memecah fokus kemarahan masyarakat.

"Ujaran kebencian yang masif ini terhadap komunitas ragam gender patut dicurigai sebagai rekayasa kelompok tertentu untuk memecah belah kemarahan publik dari situasi Indonesia saat ini," katanya.

Ia kemudian menyinggung sejumlah persoalan yang dinilai lebih mendesak untuk mendapat perhatian pemerintah. Mulai dari polemik pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Merah Putih, pelemahan nilai tukar rupiah, hingga meningkatnya angka pemutusan hubungan kerja.

"Kita melihat proyek MBG dan Koperasi Merah Putih yang begitu amburadul, di protes sana-sini, pejabat negara yang kehilangan martabak, di mana program hanya jadi lelucon konten kreator. Kita saat ini merasakan nilai tukar rupiah yang terus melemah, ini berdampak pada harga barang yang semakin tinggi," bebernya.

Ija juga menyoroti persoalan pengangguran, sulitnya akses lapangan kerja, belum meratanya layanan pendidikan dan kesehatan, hingga maraknya korban pinjaman daring.

baca juga

"Pengurangan PHK, pengangguran massal karena sulitnya mengakses lapangan kerja, fasilitas layanan dasar seperti pendidikan, kesehatan yang masih belum merata hingga ke pelosok desa, jeritan pinjaman online, ini sampai memakan korban nyawa," lanjutnya.

Di sisi lain, Ija menilai negara belum maksimal memberikan perlindungan kepada kelompok warga yang menjadi korban persekusi. Menurutnya, ancaman terhadap masyarakat bukan berasal dari keberagaman identitas maupun ekspresi gender.

"Ancaman sesungguhnya bukan datang dari keberagaman identitas, melainkan dari praktek korupsi, kebijakan yang amburadul, dan pengabayan terhadap hak warga," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

'Kutuk Aksi 'Boti Hunter', Negara Didesak Lindungi Martabat dan Hak Aman Komunitas Trans

'Kutuk Aksi 'Boti Hunter', Negara Didesak Lindungi Martabat dan Hak Aman Komunitas Trans

News | Minggu, 19 Juli 2026 | 17:10 WIB

Kurikulum Pendidikan Baru Bakal Ajarkan Bahaya LGBTQ Sejak SD hingga SMA

Kurikulum Pendidikan Baru Bakal Ajarkan Bahaya LGBTQ Sejak SD hingga SMA

News | Minggu, 19 Juli 2026 | 12:02 WIB

Tim 9 Kejagung Diperingatkan Transparan Dan Jangan Main-main Usut Kasus Febrie Adriansyah

Tim 9 Kejagung Diperingatkan Transparan Dan Jangan Main-main Usut Kasus Febrie Adriansyah

News | Sabtu, 18 Juli 2026 | 08:30 WIB

Terkini

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:40 WIB

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:28 WIB

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:01 WIB

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:50 WIB

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

Jakarta | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:47 WIB

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Bogor | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:43 WIB

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:31 WIB

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Video | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:15 WIB

×