Rupiah Tembus Rp 18.000 per Dolar AS, DPR Desak Menkeu dan BI Segera Bertindak

Vania Rossa, Bagaskara Isdiansyah

Kamis, 04 Juni 2026 | 14:25 WIB
Rupiah Tembus Rp 18.000 per Dolar AS, DPR Desak Menkeu dan BI Segera Bertindak
Wakil Ketua DPR RI, Cucun Ahmad Syamsurijal dan Saan Mustopa di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (4/6/2026). (Suara.com/Bagaskara)
baca 10 detik
  • Pimpinan DPR RI mendesak Kemenkeu dan Bank Indonesia segera bersinergi menahan depresiasi nilai tukar rupiah yang menyentuh Rp18.000.
  • DPR meminta pemerintah mengimplementasikan UU P2SK serta menggunakan cadangan devisa untuk melakukan intervensi ekonomi secara nyata dan cepat.
  • Langkah pengendalian rupiah mendesak dilakukan agar target nilai tukar tahun 2027 sebesar Rp16.800 hingga Rp17.500 dapat tercapai.

Suara.com - Melemahnya nilai tukar rupiah yang kini menyentuh angka Rp18.000 per dolar AS mendapat reaksi dari pimpinan DPR RI.

Wakil Ketua DPR RI, Cucun Ahmad Syamsurijal dan Saan Mustopa, mendesak pemerintah, khususnya Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, untuk segera bersinergi dengan Bank Indonesia (BI) guna menahan laju depresiasi mata uang garuda.

"Kita minta Menteri Keuangan untuk terus solid dengan Bank Indonesia menjalankan fungsi fiskal dan moneter ini. Itu penting yang harus dilakukan segera. Mau siapa yang inisiatif, mau Menteri Keuangan atau BI, segera lakukan konsolidasi fiskal dan moneter," ujar Cucun di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (4/6/2026).

Cucun juga mempertanyakan belum terlihatnya langkah konkret di lapangan, padahal pemerintah dan DPR telah meresmikan UU P2SK (Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan) yang memberikan ruang bagi otoritas untuk melakukan berbagai skema kreatif dalam menjaga stabilitas ekonomi.

"DPR merekomendasikan kepada pemerintah, terutama Kementerian Keuangan, untuk segera melakukan konsolidasi. Jika cadangan devisa di BI masih kuat, segera lakukan intervensi untuk menahan laju nilai tukar ini," tegas politisi PKB tersebut.

Senada dengan Cucun, Wakil Ketua DPR RI Saan Mustopa mengingatkan bahwa penanganan serius harus dilakukan saat ini agar tren pelemahan tidak semakin dalam.

Apalagi, pemerintah telah mematok target nilai tukar rupiah pada tahun 2027 di kisaran Rp16.800 hingga Rp17.500 dalam Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (KEM-PPKF).

"Untuk bisa mewujudkan nilai tukar rupiah di kisaran itu pada 2027, maka upaya yang terjadi hari ini harus benar-benar ditangani secara serius oleh seluruh otoritas yang bertanggung jawab," kata Saan.

Saan meyakini pemerintah melalui kementerian terkait tengah berupaya mencegah penurunan lebih lanjut, namun ia menekankan perlunya kecepatan dalam pengendalian agar posisi rupiah kembali sesuai harapan.

baca juga

"Kita berharap tren turunnya nilai tukar rupiah ini tidak semakin dalam dan segera bisa dikendalikan pada posisi yang kita harapkan bersama," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Banggar DPR Soroti Tata Kelola BGN Usai Tiga Eks Pimpinan Jadi Tersangka Korupsi MBG

Banggar DPR Soroti Tata Kelola BGN Usai Tiga Eks Pimpinan Jadi Tersangka Korupsi MBG

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 14:00 WIB

DPR Sahkan Revisi UU PPSK, OJK Kini Awasi Bursa Karbon hingga Aset Kripto

DPR Sahkan Revisi UU PPSK, OJK Kini Awasi Bursa Karbon hingga Aset Kripto

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 13:21 WIB

Dadan Cs Ditahan Kejagung, Ketua Banggar DPR: BGN Harus Fokus Makan Bergizi, Bukan iPad dan Motor

Dadan Cs Ditahan Kejagung, Ketua Banggar DPR: BGN Harus Fokus Makan Bergizi, Bukan iPad dan Motor

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 12:58 WIB

Terkini

Cara Mengetahui WA Disadap dan Langkah Mengatasinya di Android serta iPhone

Cara Mengetahui WA Disadap dan Langkah Mengatasinya di Android serta iPhone

Tekno | Senin, 26 Oktober 2026 | 13:48 WIB

Ketika Rumah Kehilangan Rasa Aman: Jangan Tutupi Kekerasan Demi Nama Baik Keluarga

Ketika Rumah Kehilangan Rasa Aman: Jangan Tutupi Kekerasan Demi Nama Baik Keluarga

Opini | Senin, 26 Oktober 2026 | 13:46 WIB

Anies Masuk 3 Besar Survei IPO Pilpres 2029, NasDem: Pemilu Masih Jauh

Anies Masuk 3 Besar Survei IPO Pilpres 2029, NasDem: Pemilu Masih Jauh

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 13:39 WIB

Pemerintah Bakal Salurkan Bansos 30 Kilogram untuk 33,2 Juta Keluarga

Pemerintah Bakal Salurkan Bansos 30 Kilogram untuk 33,2 Juta Keluarga

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 13:38 WIB

Memupuk Keberanian untuk Menggali Potensi dan Meraih Mimpi dalam Lawan Minder, Raih Sukses

Memupuk Keberanian untuk Menggali Potensi dan Meraih Mimpi dalam Lawan Minder, Raih Sukses

Your Say | Senin, 26 Oktober 2026 | 13:30 WIB

Rumah di Tamansari Jakbar Ludes Terbakar, Warga Panik Dengar Suara Ledakan

Rumah di Tamansari Jakbar Ludes Terbakar, Warga Panik Dengar Suara Ledakan

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 13:29 WIB

Apakah Tamanu Oil Bisa Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini Faktanya

Apakah Tamanu Oil Bisa Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini Faktanya

Lifestyle | Senin, 26 Oktober 2026 | 13:27 WIB

BSI International Expo 2026 Catat Transaksi Rp5,38 Triliun, Tembus 65.800 Pengunjung

BSI International Expo 2026 Catat Transaksi Rp5,38 Triliun, Tembus 65.800 Pengunjung

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 13:27 WIB

Apakah Viva Skin Food Bisa untuk Kaki Pecah-Pecah? Ini Cara Pakai yang Benar

Apakah Viva Skin Food Bisa untuk Kaki Pecah-Pecah? Ini Cara Pakai yang Benar

Lifestyle | Senin, 26 Oktober 2026 | 13:25 WIB

Kemenkes Tekankan Pentingnya Pantau Tumbuh Kembang Anak di Posyandu

Kemenkes Tekankan Pentingnya Pantau Tumbuh Kembang Anak di Posyandu

Health | Senin, 26 Oktober 2026 | 13:24 WIB

×