- Presiden Prabowo berencana menambah personel untuk memperkuat lembaga pengawas dan penegak hukum dalam memberantas tindak pidana korupsi.
- Kebijakan yang disampaikan pada Juni 2026 ini bertujuan mengawasi seluruh program pemerintah, tidak terbatas pada program Badan Gizi Nasional.
- Pemerintah siap menambah anggaran demi mendukung penguatan personel agar dapat mencegah penyelewengan dan pencurian uang negara secara menyeluruh.
"Ketua KPK, berapa saja yang kau perlu lapor, saya penuhi. Jaksa Agung! Berapa saja yang kau perlu, saya penuhi. Kalau perlu yang sekian T kau mau setor ke saya, kau pakai untuk memperkuat Jaksa Agung ya. BPKP, KPK semua penegak hukum harus kita perkuat," kata Prabowo.
Prabowo mengungkapkan alasan di balik keinginanannya memperkuat lembaga-lembaga tersebut melalui penambahan personel.
"Karena saya tidak mau NKRI dilecehkan. Saya tidak mau bahwa Pemerintah Republik Indonesia tidak dihormati. Saya tidak mau uang rakyat dicuri! Saya tidak mau uang rakyat dicuri,"
Prabowo lantas mengulas kembali ihwal pencopotan terhadap para pimpinan BGN.
"Dan tidak ada, tidak ada pengecualian. Saya katakan berat bagi saya waktu saya tanda tangan, berat. 'Ini orang yang saya angkat, ini orang saya kasih bintang, saya kasih pangkat'," kata Prabowo