Mensesneg Tegaskan Tidak Ada Reshuffle Kabinet, Bantah Isu Chatib Basri Jadi Menkeu

Vania Rossa, Bagaskara Isdiansyah

Senin, 08 Juni 2026 | 11:49 WIB
Mensesneg Tegaskan Tidak Ada Reshuffle Kabinet, Bantah Isu Chatib Basri Jadi Menkeu
Mensesneg Prasetyo Hadi bantah reshuffle kabinet. (Suara.com/Bagaskara)
  • Mensesneg Prasetyo Hadi membantah rencana perombakan kabinet oleh Presiden Prabowo Subianto pada Senin, 8 Juni 2026 di Jakarta.
  • Pemerintah menegaskan isu penggantian Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dengan Chatib Basri adalah rumor yang tidak benar.
  • Pelantikan pejabat yang berlangsung hanya ditujukan untuk Kepala Badan Gizi Nasional dan Penasehat Presiden bidang Ketenagakerjaan.

Suara.com - Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi secara tegas membantah rumor yang beredar mengenai adanya rencana perombakan kabinet (reshuffle) dalam waktu dekat.

Hal ini disampaikan untuk menanggapi isu masuknya nama mantan Menteri Keuangan Chatib Basri ke dalam jajaran pemerintahan untuk menggantikan posisi Menteri Keuangan kekinian.

Prasetyo menekankan bahwa hingga saat ini, Presiden Prabowo Subianto tidak memiliki rencana untuk mengganti pimpinan di Kementerian Keuangan maupun kementerian lainnya.

"Tidak ada, tidak ada rencana pergantian Menteri Keuangan. Berkali-kali juga sudah kami sampaikan tidak ada rencana reshuffle," tegas Prasetyo ditemui di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (8/6/2026).

Prasetyo juga meminta publik agar tidak berspekulasi atau mengaitkan pelantikan pejabat-pejabat baru dengan isu perombakan menteri.

Ia berharap tidak ada lagi pencantuman nama-nama tokoh tertentu yang dikaitkan dengan posisi di kabinet tanpa dasar yang jelas.

"Mohon maaf, sekali lagi jangan dikait-kaitkan dengan isu yang beredar atau berkembanglah nama tokoh si A, si B, si C. Karena memang sesungguhnya tidak sedang ada rencana pergantian itu," tambahnya.

Meskipun saat ini kondisi kabinet dinyatakan stabil, Mensesneg menjelaskan bahwa hak prerogatif terkait perubahan jajaran menteri sepenuhnya berada di tangan Presiden.

Jika ke depannya Presiden merasa perlu melakukan penyegaran organisasi, hal tersebut akan disampaikan secara resmi kepada publik.

"Nanti kalau memang kita merasa, tidak hanya salah satu kementerian ya, kalau memang Presiden merasa harus ada penyegaran atau perubahan, pada waktunya nanti akan disampaikan kepada masyarakat," pungkasnya.

Pernyataan ini sekaligus mempertegas bahwa pelantikan yang dilakukan sore ini hanya diperuntukkan bagi dua posisi, yakni Nanik S. Deyang sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) dan Said Iqbal sebagai Penasehat Presiden bidang Ketenagakerjaan.

Sebelumnya, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa membantah informasi yang kembali mengaitkan pencopotannya dari kabinet. Ia menyebutnya sebagai rumor.

Akhir pekan kemarin, nama Purbaya santer disebut akan meninggalkan kursi Menkeu, dan akan pindah memimpin bank sentral sebagai Gubernur Bank Indonesia (BI).

Sebaliknya, kursi kosong Menkeu yang ditinggal Purbaya, disebut-sebut akan dijabat oleh Chatib Basri.

Purbaya menegaskan informasi tersebut tidak benar.

"Rumor," kata Purbaya dihubungi Suara.com, Senin (8/6/2026).

Kabar tersebut diketahui seiring dengan informasi adanya perombakan kabinet pada hari ini.

Diketahui Prabowo memang dijadwalkan melakukan pelantikan, salah seorangnya ialah Said Iqbal sebagai Penasihat Khusus Presiden RI Bidang Ketenagakerjaan.

Menegaskan informasi yang beredar adalah rumor, Purbaya menyampaikan bahwa ia masih mengikuti rapat, Minggu malam. Kendati demikian, ditegaskan Purbaya tidak ada komunikasi dengan Prabowo perihal posisinya sebagai Bendahara Negara.

"Tidak ada. Tadi malam rapat biasa," kata Purbaya

Sebelumnya, Purbaya disebut-sebut akan dijadikan Gubernur Bank Indonesia. Isu itu merebak seiring menguatnya kabar Presiden Prabowo Subianto tengah menimbang Chatib Basri menjadi menteri keuangan.

Langkah ini disebut-sebut sebagai bagian dari strategi besar Presiden Prabowo untuk memperkuat koordinasi antara kebijakan fiskal dan moneter, di tengah tantangan ekonomi global yang kian kompleks.

Jika skenario ini berjalan, posisi yang ditinggalkan Purbaya di Lapangan Banteng akan diisi oleh ekonom kawakan, Muhammad Chatib Basri, yang belakangan ini dilaporkan sudah berada di Jakarta.

Spekulasi perpindahan Purbaya ke bank sentral sebenarnya sudah terbaca dari beberapa pernyataan terakhirnya.

Saat nilai tukar rupiah tertekan hingga mencapai level Rp 18.044 per dolar AS, Purbaya menunjukkan sikap yang sangat mempercayai otoritas Bank Indonesia.

Ia secara konsisten menegaskan bahwa urusan stabilitas kurs adalah tanggung jawab utama BI.

Dalam sebuah kesempatan di Kompleks DPR RI belum lama ini, Purbaya memberikan sinyal ketenangan yang tidak biasa bagi seorang menteri keuangan yang mata uangnya tengah anjlok

"Nanti kalian melihat saya pabik. BI prinsipnya masih berkegiatan secara baik. Semuanya masih di bawah kendali mereka. Saya serahkan soal Rupiah ke BI," kata Purbaya di DPR RI, Kamis (4/6).

Sumber Suara.com, Sabtu (6/6/2026), mengatakan Presiden Prabowo kemungkinan bakal melakukan perombakan menteri atau reshuffle kabinet pada hari Senin (8/6) awal pekan depan.

"Senin nanti kemungkinan ada reshuffle. Chatib Basri sedang ditimbang menggantikan Purbaya," kata Sumber itu kepada Suara.com.

Rumor mengenai pergeseran posisi Purbaya ke Bank Indonesia semakin menguat, seiring dengan kabar dipercepatnya kepulangan Muhammad Chatib Basri ke Tanah Air.

Pria yang akrab disapa Kang Dede tersebut diketahui tengah berada di Amerika Serikat sebagai visiting fellow di Harvard Kennedy School.

Namun, secara mendadak, ia membatalkan sejumlah agenda penting di Negeri Paman Sam demi kembali ke Jakarta.

Seorang Sumber kepada Suara.com mengungkapkan, sejumlah kolega yang berniat menemui Chatib di Boston terpaksa membatalkan rencana tersebut, karena sang ekonom senior sudah bertolak kembali ke Indonesia lebih awal dari jadwal yang seharusnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Purbaya Siapkan Denda Besar Bagi Importir yang Tahan Kontainer di Pelabuhan

Purbaya Siapkan Denda Besar Bagi Importir yang Tahan Kontainer di Pelabuhan

Bisnis | Senin, 08 Juni 2026 | 07:49 WIB

Gaji Tunjangan Menkeu dan Gubernur BI, Perbandingan Mana yang Lebih Besar?

Gaji Tunjangan Menkeu dan Gubernur BI, Perbandingan Mana yang Lebih Besar?

Bisnis | Minggu, 07 Juni 2026 | 18:05 WIB

Nyawa Lebih Murah dari Harga Ikan? Kisah Pahit Awak Kapal di Balik Perjuangan Ratifikasi ILO K-188

Nyawa Lebih Murah dari Harga Ikan? Kisah Pahit Awak Kapal di Balik Perjuangan Ratifikasi ILO K-188

Liks | Senin, 08 Juni 2026 | 10:26 WIB

Terkini

Anggota Parlemen Lebanon: Tanpa Hizbullah, Israel Sudah Caplok Negara Kami

Anggota Parlemen Lebanon: Tanpa Hizbullah, Israel Sudah Caplok Negara Kami

News | Senin, 08 Juni 2026 | 11:40 WIB

Dasco Bahas Percepatan Investasi dan Tata Kelola Ekspor Bersama Sejumlah Menteri

Dasco Bahas Percepatan Investasi dan Tata Kelola Ekspor Bersama Sejumlah Menteri

News | Senin, 08 Juni 2026 | 11:39 WIB

Ekspor Sampah Plastik Disebut Solusi Daur Ulang, Penelitian Ungkap Dampak Kesehatannya

Ekspor Sampah Plastik Disebut Solusi Daur Ulang, Penelitian Ungkap Dampak Kesehatannya

News | Senin, 08 Juni 2026 | 11:39 WIB

Benarkah Pemerataan Lapangan Kerja Bisa Kurangi Kemacetan dan Polusi?

Benarkah Pemerataan Lapangan Kerja Bisa Kurangi Kemacetan dan Polusi?

News | Senin, 08 Juni 2026 | 11:32 WIB

Masuk Istana, Said Iqbal Dinilai Tak Mewakili Seluruh Buruh Indonesia

Masuk Istana, Said Iqbal Dinilai Tak Mewakili Seluruh Buruh Indonesia

News | Senin, 08 Juni 2026 | 11:16 WIB

Israel Balas Serang Iran, Ledakan Guncang Teheran

Israel Balas Serang Iran, Ledakan Guncang Teheran

News | Senin, 08 Juni 2026 | 11:10 WIB

3.200 Laporan Parkir Liar Menumpuk, DKI Gelar Razia Besar-besaran

3.200 Laporan Parkir Liar Menumpuk, DKI Gelar Razia Besar-besaran

News | Senin, 08 Juni 2026 | 11:07 WIB

Iran Serang Target Militer di Palestina Utara, Kedubes di Jakarta Tegaskan Hak Bela Diri

Iran Serang Target Militer di Palestina Utara, Kedubes di Jakarta Tegaskan Hak Bela Diri

News | Senin, 08 Juni 2026 | 11:05 WIB

Perang Baru! Iran Hujani Israel dengan Rudal

Perang Baru! Iran Hujani Israel dengan Rudal

News | Senin, 08 Juni 2026 | 10:59 WIB

Dapur MBG di Palembang Hentikan Operasional, Sebut Anggaran Belum Cair

Dapur MBG di Palembang Hentikan Operasional, Sebut Anggaran Belum Cair

News | Senin, 08 Juni 2026 | 10:42 WIB