Blokade Gaza Total! Israel Stop Bantuan Kemanusiaan Pascaserangan Rudal Iran

Pebriansyah Ariefana

Senin, 08 Juni 2026 | 12:34 WIB
Blokade Gaza Total! Israel Stop Bantuan Kemanusiaan Pascaserangan Rudal Iran
Israel menutup total seluruh akses perbatasan Jalur Gaza dan menghentikan pengiriman bantuan kemanusiaan. (ist)
baca 10 detik
  • Israel menutup total akses perbatasan Gaza dan menyetop bantuan logistik pascaserangan rudal Iran.

  • Lembaga internasional memperingatkan ancaman kelaparan akut meski Israel mengklaim pasokan pangan surplus.

  • Pelanggaran gencatan senjata terus memakan korban jiwa di tengah krisis kemanusiaan Gaza.

Suara.com - Jalur Gaza kini sepenuhnya terisolasi dari bantuan luar setelah militer Israel memutuskan untuk menutup seluruh gerbang perbatasan tanpa batas waktu yang ditentukan.

Kebijakan drastis ini diambil menyusul hujan rudal balistik yang diluncurkan oleh militer Iran ke wilayah Israel.

Dikutip dari Anadolu, penutupan jalur logistik ini memicu kekhawatiran baru di tengah kondisi pengungsi yang kian kritis.

Sorak sorai dan haru sambut kepulangan sandera Palestina di Gaza. (ANTARA)
Sorak sorai dan haru sambut kepulangan sandera Palestina di Gaza. (ANTARA)

Langkah sepihak ini memutus urat nadi pasokan makanan dan obat-obatan yang selama ini menopang jutaan nyawa.

Dua titik krusial penyeberangan, yaitu Kerem Shalom dan Rafah, menjadi wilayah utama yang operasionalnya dihentikan total.

Otoritas pertahanan Israel berdalih tindakan ini tidak akan memicu bencana kemanusiaan baru di kawasan tersebut.

Mereka berargumen pasokan makanan yang masuk sebelumnya sudah melebihi standar kecukupan gizi yang ditetapkan PBB.

Anak-anak yatim Gaza peringati 2 tahun perang dengan seruan perdamaian. (ANTARA)
Anak-anak yatim Gaza peringati 2 tahun perang dengan seruan perdamaian. (ANTARA)

Namun, pernyataan tersebut bertolak belakang dengan fakta lapangan yang dihimpun oleh lembaga swadaya internasional.

Banyak organisasi kemanusiaan justru meneriakkan alarm bahaya terkait bencana kelaparan yang semakin meluas.

baca juga

Perwakilan warga Palestina menegaskan bahwa pemenuhan poin-poin kesepakatan damai oleh pihak Israel masih sangat minim.

Komitmen logistik seperti bahan medis dan alat rekonstruksi bangunan hampir tidak pernah terealisasi secara inklusif.

Hingga saat ini, agresi berkepanjangan sejak akhir tahun lalu telah merenggut puluhan ribu nyawa masyarakat sipil.

Mayoritas korban jiwa dan luka-luka didominasi oleh kelompok rentan, yakni perempuan serta anak-anak.

Meskipun kesepakatan gencatan senjata telah ditegaskan sejak akhir tahun lalu, stabilitas keamanan belum juga terwujud.

Serangan berskala kecil yang terjadi hampir setiap hari terus menambah daftar panjang korban jiwa baru.

Koordinator Kegiatan Pemerintah di Wilayah (COGAT), sebuah unit Kementerian Pertahanan Israel, mengatakan serangkaian langkah keamanan tersebut diberlakukan setelah terjadinya serangan rudal balistik Iran.

Menurut The Times of Israel, langkah-langkah tersebut termasuk penutupan semua penyeberangan ke Gaza, penyeberangan Kerem Shalom dan Rafah, hingga pemberitahuan lebih lanjut.

COGAT mengeklaim bahwa langkah tersebut tidak akan memengaruhi situasi kemanusiaan di Gaza. Mereka beralasan bahwa jumlah makanan yang masuk ke wilayah kantong tersebut sejak gencatan senjata dimulai telah "jauh melampaui" kebutuhan gizi penduduk berdasarkan standar PBB.

Para pejabat Palestina mengatakan Israel belum memenuhi komitmen utama berdasarkan perjanjian gencatan senjata, termasuk mengizinkan masuknya makanan, bantuan kemanusiaan, perlengkapan medis, bahan-bahan untuk tempat tinggal, dan peralatan rekonstruksi ke Gaza sesuai kesepakatan.

Genosida yang dilakukan Israel di Gaza sejak Oktober 2023 telah menewaskan hampir 73.000 warga Palestina dan melukai lebih dari 173.000 lainnya, sebagian besar perempuan dan anak-anak, menurut data Palestina.

Meskipun gencatan senjata telah berlaku sejak 10 Oktober 2025 antara Israel dan Hamas, tentara Israel telah menewaskan 961 warga Palestina dan melukai 3.020 lainnya dalam serangan yang hampir setiap hari terjadi, menurut Kementerian Kesehatan Gaza.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Fotografer Timnas Irak Dideportasi dari AS Usai Ditahan 13 Jam Jelang Piala Dunia 2026

Fotografer Timnas Irak Dideportasi dari AS Usai Ditahan 13 Jam Jelang Piala Dunia 2026

Bola | Senin, 08 Juni 2026 | 12:19 WIB

Rudal 'Kiamat' Iran Bikin Israel Lumpuh, Korban Luka Berjatuhan

Rudal 'Kiamat' Iran Bikin Israel Lumpuh, Korban Luka Berjatuhan

News | Senin, 08 Juni 2026 | 12:14 WIB

AS Balik Kanan? Iran Serang Israel, Trump Desak Benjamin Netanyahu Legowo

AS Balik Kanan? Iran Serang Israel, Trump Desak Benjamin Netanyahu Legowo

News | Senin, 08 Juni 2026 | 12:09 WIB

Terkini

Bahlil Masa Bodo Purbaya di-Reshuffle: Itu Hak Presiden!

Bahlil Masa Bodo Purbaya di-Reshuffle: Itu Hak Presiden!

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 18:50 WIB

Ada Struktur Bayangan di ATR/BPN! Diisi Orang Kepercayaan Nusron Diduga untuk Ngepul Hasil Suap

Ada Struktur Bayangan di ATR/BPN! Diisi Orang Kepercayaan Nusron Diduga untuk Ngepul Hasil Suap

News | Rabu, 16 September 2026 | 18:50 WIB

Gagal Bayar Bunga Obligasi, Fitch Turunkan Peringkat Utang Pos Indonesia Jadi C

Gagal Bayar Bunga Obligasi, Fitch Turunkan Peringkat Utang Pos Indonesia Jadi C

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 18:46 WIB

Anti Sumpek dan Lengket, Ini 4 Andalan Moisturizer Lotion untuk Kunci Hidrasi Wajah

Anti Sumpek dan Lengket, Ini 4 Andalan Moisturizer Lotion untuk Kunci Hidrasi Wajah

Your Say | Rabu, 16 September 2026 | 18:45 WIB

Tepis Isu Abaikan Komnas HAM, Ketua Komisi XIII DPR Pastikan Anggaran Justru Ditambah

Tepis Isu Abaikan Komnas HAM, Ketua Komisi XIII DPR Pastikan Anggaran Justru Ditambah

News | Rabu, 16 September 2026 | 18:44 WIB

Karhutla Tak Pilih Korban, 4 Tokoh Lintas Agama Bicara Soal Menjaga Alam

Karhutla Tak Pilih Korban, 4 Tokoh Lintas Agama Bicara Soal Menjaga Alam

Sumsel | Rabu, 16 September 2026 | 18:39 WIB

Nekat Beroperasi Tanpa SLHS, Penutupan 1.999 Dapur MBG Dinilai Cermin Kegagalan Perencanaan

Nekat Beroperasi Tanpa SLHS, Penutupan 1.999 Dapur MBG Dinilai Cermin Kegagalan Perencanaan

News | Rabu, 16 September 2026 | 18:34 WIB

Potret Sungai Cileungsi Menghitam Akibat Dugaan Limbah Industri

Potret Sungai Cileungsi Menghitam Akibat Dugaan Limbah Industri

Foto | Rabu, 16 September 2026 | 18:31 WIB

Kasus Dolar Singapura Palsu Rp4,7 M Disorot DPR! Polisi Diminta Ungkap Jaringannya

Kasus Dolar Singapura Palsu Rp4,7 M Disorot DPR! Polisi Diminta Ungkap Jaringannya

News | Rabu, 16 September 2026 | 18:27 WIB

Jangan Asal Ikut-ikutan Resign! Beda Kasta Antara Privilege Finansial dan Perjudian Ekonomi

Jangan Asal Ikut-ikutan Resign! Beda Kasta Antara Privilege Finansial dan Perjudian Ekonomi

Your Say | Rabu, 16 September 2026 | 18:25 WIB

×