- BRIN meragukan limbah pemotongan ayam di Sleman menjadi penyebab kebakaran rumah karena sistem pengelolaannya bersifat terbuka.
- Peneliti UGM menduga kebakaran dipicu oleh akumulasi gas hidrogen dan fosfin yang terbentuk dari material organik limbah.
- BRIN akan melakukan pengambilan sampel gas untuk menganalisis penyebab pasti fenomena kebakaran langka di dalam rumah tersebut.
Proses analisis akan difokuskan untuk memastikan jenis gas yang muncul, apakah berupa hidrogen, metana, atau gas lain yang mudah terbakar pada suhu ruangan.
Namun, proses tersebut disebut tidak mudah karena konsentrasi gas di lokasi sangat rendah.
"Nah, cuman problemnya ini nanti sampling gas, dan menurut informasi kan konsentrasinya sangat rendah ini," tambahnya.
Hari menambahkan fenomena gas rawa atau gas alam sebenarnya bukan hal baru. Namun, kemunculan api secara spontan di dalam rumah pada suhu ruangan seperti kasus di Seyegan, Sleman dinilai sebagai fenomena yang tidak biasa dan belum pernah ditemui sebelumnya oleh BRIN.
"Kalau yang semacam ini belum pernah tetapi kalau kemunculan di alam terbuka itu sering, ya, yang gas rawa tadi kalau itu sudah sering. Cuman kalau yang seperti ini, bukan masalah dalam rumahnya juga, terbakar pada suhu ruang. Ini yang yang harus dijawab," tandasnya.