Jakarta 'Bersih-bersih' Parkir Liar: 456 Pelanggaran Ditindak, 11 Jukir Liar Diciduk

Muhammad Yasir, Adiyoga Priyambodo

Senin, 08 Juni 2026 | 19:56 WIB
Jakarta 'Bersih-bersih' Parkir Liar: 456 Pelanggaran Ditindak, 11 Jukir Liar Diciduk
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menggelar operasi penertiban parkir liar dan juru parkir (jukir) liar secara serentak di lima wilayah kota administrasi mulai Senin (8/6/2026).
  • Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menindak 456 pelanggaran parkir liar di lima wilayah kota pada Senin, 8 Juni 2026.
  • Petugas gabungan menyasar berbagai kendaraan melanggar aturan serta sebelas juru parkir liar yang beroperasi tanpa izin resmi.
  • Operasi intensif ini akan berlangsung selama sepekan ke depan dan dilanjutkan secara berkala demi menjaga ketertiban lalu lintas.

Suara.com - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menindak 456 pelanggaran dalam operasi gabungan penertiban parkir liar yang digelar serentak di lima wilayah kota pada Senin (8/6/2026).

Operasi yang melibatkan Dinas Perhubungan (Dishub), Satpol PP, TNI, dan Polri itu menyasar kendaraan yang parkir sembarangan hingga juru parkir liar yang beroperasi tanpa izin.

Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) DKI Jakarta Budi Awaluddin mengatakan, dari ratusan penindakan tersebut, mayoritas menyasar kendaraan roda dua.

"Total ada 456 penindakan yang kami lakukan, mulai dari penderekan, tilang, hingga penertiban juru parkir liar," ungkap Budi.

Berdasarkan data Dishub DKI Jakarta, sebanyak 310 sepeda motor ditindak melalui Operasi Cabut Pentil (OCP). Selain itu, petugas mengangkut 65 kendaraan dengan mekanisme angkut jaring dan menderek 32 kendaraan yang melanggar aturan parkir.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan memberikan akses pelatihan kerja bagi juru parkir liar yang terjaring operasi penertiban. [Suara.com/Adiyoga]
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan memberikan akses pelatihan kerja bagi juru parkir liar yang terjaring operasi penertiban. [Suara.com/Adiyoga]

Petugas juga menerbitkan tilang terhadap 14 kendaraan roda dua dan 10 kendaraan roda empat melalui tilang handheld. Sementara itu, delapan kendaraan lainnya ditilang oleh petugas Dishub.

Selain kendaraan, operasi juga menjaring 11 juru parkir liar yang kedapatan beroperasi tanpa izin resmi.

"Selain kendaraan, kami juga menertibkan 11 orang juru parkir liar yang beroperasi tanpa izin resmi. Keberadaan juru parkir liar ini merugikan masyarakat dan mengganggu ketertiban lalu lintas, sehingga menjadi salah satu prioritas penindakan kami," ujar Budi.

Dalam operasi tersebut, empat pengendara juga diminta membuat surat pernyataan, sementara dua kendaraan dihentikan operasionalnya di lokasi.

Budi mengatakan operasi penertiban parkir liar akan dilaksanakan secara intensif selama satu pekan ke depan. Setelah itu, penindakan tetap dilakukan secara berkala dengan pola operasi yang tidak terjadwal.

Sebanyak 15 titik rawan parkir liar yang tersebar di lima wilayah Jakarta menjadi fokus operasi, mulai dari kawasan Cengkareng hingga Stasiun Jatinegara.

"Kami mengimbau kepada seluruh pengemudi agar memarkirkan kendaraannya di tempat yang telah disediakan dan tidak menggunakan badan jalan sebagai area parkir. Operasi seperti ini akan terus kami lakukan secara rutin dan tidak terjadwal agar efek jeranya benar-benar dirasakan," pungkas Budi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Baru Dilantik, Suhud Alynudin Bongkar Kondisi APBD Jakarta: Masih Defisit, Perlu Cari Cuan!

Baru Dilantik, Suhud Alynudin Bongkar Kondisi APBD Jakarta: Masih Defisit, Perlu Cari Cuan!

News | Senin, 08 Juni 2026 | 15:23 WIB

Jukir Liar Jakarta Tak Cuma Dirazia: Bakal Dilatih Kerja atau Dipulangkan ke Kampung!

Jukir Liar Jakarta Tak Cuma Dirazia: Bakal Dilatih Kerja atau Dipulangkan ke Kampung!

News | Senin, 08 Juni 2026 | 15:07 WIB

3.200 Laporan Parkir Liar Menumpuk, DKI Gelar Razia Besar-besaran

3.200 Laporan Parkir Liar Menumpuk, DKI Gelar Razia Besar-besaran

News | Senin, 08 Juni 2026 | 11:07 WIB

Terkini

Terima Surat Kepercayaan, 8 Dubes Negara Sahabat Tegaskan Komitmen di Depan Prabowo

Terima Surat Kepercayaan, 8 Dubes Negara Sahabat Tegaskan Komitmen di Depan Prabowo

News | Senin, 08 Juni 2026 | 19:55 WIB

Presiden Prabowo Terima 8 Duta Besar Negara Sahabat: Ada Palestina, Filipina, hingga Saint Lucia

Presiden Prabowo Terima 8 Duta Besar Negara Sahabat: Ada Palestina, Filipina, hingga Saint Lucia

News | Senin, 08 Juni 2026 | 19:45 WIB

Anak Rentan Terpapar Bahaya Dunia Maya, Pemerintah Minta Orang Tua Jadi Pelindung

Anak Rentan Terpapar Bahaya Dunia Maya, Pemerintah Minta Orang Tua Jadi Pelindung

News | Senin, 08 Juni 2026 | 19:27 WIB

Istana Bantah Isu Reshuffle Besar-besaran, Prabowo Disebut Fokus Bekerja

Istana Bantah Isu Reshuffle Besar-besaran, Prabowo Disebut Fokus Bekerja

News | Senin, 08 Juni 2026 | 19:18 WIB

KPK Tahan Bos Maktour dan Ketua Kesthuri dalam Kasus Korupsi Kuota Haji

KPK Tahan Bos Maktour dan Ketua Kesthuri dalam Kasus Korupsi Kuota Haji

News | Senin, 08 Juni 2026 | 19:11 WIB

Gowes 8.000 Km dari Iran ke Indonesia, Arezoo Eskandari Bawa Misi Perdamaian dan Bahasa Kebaikan

Gowes 8.000 Km dari Iran ke Indonesia, Arezoo Eskandari Bawa Misi Perdamaian dan Bahasa Kebaikan

News | Senin, 08 Juni 2026 | 19:09 WIB

Kasus Silmy Karim Jadi Evaluasi, Menteri Imigrasi Akui Sistem Tak Cukup Tanpa Integritas

Kasus Silmy Karim Jadi Evaluasi, Menteri Imigrasi Akui Sistem Tak Cukup Tanpa Integritas

News | Senin, 08 Juni 2026 | 18:51 WIB

Jejak Uang Rp145,5 Miliar Kasus Imigrasi, KPK Temukan Aset Kripto Rp1,2 Miliar

Jejak Uang Rp145,5 Miliar Kasus Imigrasi, KPK Temukan Aset Kripto Rp1,2 Miliar

News | Senin, 08 Juni 2026 | 18:39 WIB

Jadi Penasihat Prabowo, Said Iqbal Bicara Buruh Tetap Demo atau Tidak?

Jadi Penasihat Prabowo, Said Iqbal Bicara Buruh Tetap Demo atau Tidak?

News | Senin, 08 Juni 2026 | 18:31 WIB

Masih Bingung? Ini Perbedaan Perpres PARD dan PP Tunas dalam Perlindungan Anak di Ranah Digital

Masih Bingung? Ini Perbedaan Perpres PARD dan PP Tunas dalam Perlindungan Anak di Ranah Digital

News | Senin, 08 Juni 2026 | 18:29 WIB