- Prosesi diplomatik tersebut berlangsung khidmat di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, pada Senin (8/6/2026).
- Wakil Menteri Luar Negeri (Wamenlu), Anis Matta, menjelaskan bahwa penyerahan dokumen diplomatik ini baru bisa terlaksana lantaran padatnya agenda presiden.
- Istana memutuskan untuk menyatukan jadwal penyerahan kredensial ini bersamaan.
Yoon Soongu (Duta Besar Korea Selatan)
Petr Kopiva (Duta Besar Republik Ceko)
Abdalfatah Ahmed Khalil Alsattari (Duta Besar Palestina)
Dimitrios Michalopoulos (Duta Besar Yunani)
Salam Al Achkar (Duta Besar Lebanon)
Menissa Rambally (Duta Besar Saint Lucia)
Sebelumnya, Mantan Wakil Menteri Luar Negeri RI, Dino Patti Djalal, sempat melemparkan kritik via media sosial mengenai adanya tumpukan antrean calon duta besar asing di Jakarta yang belum sempat menghadap presiden untuk menyerahkan dokumen tugas mereka.
Dalam catatannya kala itu, Dino menggarisbawahi ada sekitar 17 calon dubes asing yang tertahan proses administrasinya, bahkan beberapa di antaranya dari wilayah ASEAN telah menunggu hingga berbulan-bulan.
Kondisi tersebut dikhawatirkan dapat memberikan preseden kurang baik bagi citra diplomasi Indonesia di panggung internasional, mengingat utusan diplomatik Indonesia di luar negeri biasanya langsung diterima dengan cepat oleh negara tujuan.