Menteri Perang Amerika ke Iran: Kalau Perlu Negosiasi Pakai Bom, Kami Lakukan

Pebriansyah Ariefana

Kamis, 11 Juni 2026 | 06:32 WIB
Menteri Perang Amerika ke Iran: Kalau Perlu Negosiasi Pakai Bom, Kami Lakukan
Menteri Perang AS Pete Hegseth (Kedubes AS)
baca 10 detik
  • Militer Amerika Serikat meluncurkan serangan udara baru ke Iran untuk memaksakan kesepakatan damai.

  • Eskalasi bersenjata ini memicu lonjakan harga minyak dunia hingga mencapai 94 Dolar AS per barel.

  • Iran menuduh AS melakukan kejahatan perang setelah serangan mengenai reservoir air bersih warga.

Konflik yang telah berjalan selama tiga bulan ini telah menelan ribuan korban jiwa dan memutus seperlima pasokan minyak serta gas alam global.

Harga minyak mentah dunia langsung melonjak hampir 3 Dolar AS hingga menyentuh angka 94 Dolar AS per barel sesaat setelah ancaman Trump mencuat.

Di tengah situasi kritis ini, Donald Trump mengklaim adanya misi militer rahasia untuk mengawal kapal-kapal pembawa 100 juta barel minyak melintasi blokade Selat Hormuz.

Hegseth menambahkan bahwa armada kapal tersebut bergerak secara senyap di bawah radar pertahanan musuh.

"Di tengah malam, dilindungi oleh Amerika Serikat dengan cara yang tidak dapat dihentikan oleh Iran, mereka tidak dapat melihatnya."

Di sisi lain, sekutu Iran di Lebanon, milisi Hezbollah, juga terus terlibat kontak senjata sengit dengan pasukan Israel di wilayah selatan.

Perang terbuka antara AS dan Iran ini dipicu oleh kebuntuan negosiasi jangka panjang mengenai kontrol jalur maritim dan program nuklir.

Iran menuntut pencabutan sanksi ekonomi total, pengembalian aset yang dibekukan, serta pengakuan atas kendali mereka di Selat Hormuz.

Sebaliknya, Donald Trump bersikeras bahwa Iran harus membuka jalur pelayaran internasional dan menghentikan seluruh ambisi pengembangan senjata nuklir mereka.

baca juga

Situasi domestik AS turut memanas karena lonjakan harga bahan bakar akibat perang ini mulai menggerus elektabilitas Trump menjelang pemilu paruh waktu.

Meskipun tensi militer berada di titik tertinggi, upaya diplomasi masih diusahakan melalui kedatangan delegasi Qatar di Teheran sebagai mediator pihak ketiga.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Perang Lanjut! Serangan Balasan Iran Bobol Pangkalan Udara Israel, Hanggar Jet Tempur Luluh Lantak

Perang Lanjut! Serangan Balasan Iran Bobol Pangkalan Udara Israel, Hanggar Jet Tempur Luluh Lantak

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 06:20 WIB

Fasilitas Jadi Sorotan, Jepang Pindahkan Persiapan Piala Dunia 2026 ke Nashville

Fasilitas Jadi Sorotan, Jepang Pindahkan Persiapan Piala Dunia 2026 ke Nashville

Bola | Rabu, 10 Juni 2026 | 20:59 WIB

FIFA Larang Bendera Lama Iran Berkibar di Stadion Saat Piala Dunia 2026

FIFA Larang Bendera Lama Iran Berkibar di Stadion Saat Piala Dunia 2026

Bola | Rabu, 10 Juni 2026 | 13:09 WIB

Terkini

Mengapa Kapal Selam Bisa Tenggelam, Melayang, dan Mengapung di Laut Menurut Hukum Archimedes?

Mengapa Kapal Selam Bisa Tenggelam, Melayang, dan Mengapung di Laut Menurut Hukum Archimedes?

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 09:43 WIB

OJK Hentikan 27 Gadai Ilegal hingga Agustus 2026

OJK Hentikan 27 Gadai Ilegal hingga Agustus 2026

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 09:41 WIB

Harga Bitcoin Cs Jatuh, Indeks CFX10 Ambruk 2,66%

Harga Bitcoin Cs Jatuh, Indeks CFX10 Ambruk 2,66%

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 09:38 WIB

Gerebek Kamar Kos, Polisi Ciduk Dua Pemuda dan Belasan Butir Ekstasi di Bandar Lampung

Gerebek Kamar Kos, Polisi Ciduk Dua Pemuda dan Belasan Butir Ekstasi di Bandar Lampung

Lampung | Rabu, 16 September 2026 | 09:35 WIB

Budi Karya Absen Sidang Banding DJKA karena Sakit, Sidang Tetap Jalan

Budi Karya Absen Sidang Banding DJKA karena Sakit, Sidang Tetap Jalan

News | Rabu, 16 September 2026 | 09:33 WIB

Gantikan Purbaya, Menkeu Suahasil Diingatkan Target Ekonomi 6% hingga Tekanan Harga Minyak

Gantikan Purbaya, Menkeu Suahasil Diingatkan Target Ekonomi 6% hingga Tekanan Harga Minyak

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 09:32 WIB

Hari ke-9 Cari 5 Jurnalis, Tim SAR Ubah Strategi Sisir 8 Sektor Selat Sunda hingga Dekat Pesisir

Hari ke-9 Cari 5 Jurnalis, Tim SAR Ubah Strategi Sisir 8 Sektor Selat Sunda hingga Dekat Pesisir

News | Rabu, 16 September 2026 | 09:30 WIB

Masih Layak Dibeli, Harga Emas Antam Naik Tipis Jadi Rp2.593.000/Gram

Masih Layak Dibeli, Harga Emas Antam Naik Tipis Jadi Rp2.593.000/Gram

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 09:29 WIB

Firasat Aneh Kakak-Adik Korban Kapal Virgo: Minta Pakaian Dicuci Ibu hingga Ingin Tidur Bersama

Firasat Aneh Kakak-Adik Korban Kapal Virgo: Minta Pakaian Dicuci Ibu hingga Ingin Tidur Bersama

Surakarta | Rabu, 16 September 2026 | 09:29 WIB

Dugaan Keracunan 128 Siswa, SPPG di Pariaman Ditutup Sementara hingga Hasil Uji BPOM Keluar

Dugaan Keracunan 128 Siswa, SPPG di Pariaman Ditutup Sementara hingga Hasil Uji BPOM Keluar

News | Rabu, 16 September 2026 | 09:29 WIB

×