Menteri Perang Amerika ke Iran: Kalau Perlu Negosiasi Pakai Bom, Kami Lakukan

Pebriansyah Ariefana

Kamis, 11 Juni 2026 | 06:32 WIB
Menteri Perang Amerika ke Iran: Kalau Perlu Negosiasi Pakai Bom, Kami Lakukan
Menteri Perang AS Pete Hegseth (Kedubes AS)
baca 10 detik
  • Militer Amerika Serikat meluncurkan serangan udara baru ke Iran untuk memaksakan kesepakatan damai.

  • Eskalasi bersenjata ini memicu lonjakan harga minyak dunia hingga mencapai 94 Dolar AS per barel.

  • Iran menuduh AS melakukan kejahatan perang setelah serangan mengenai reservoir air bersih warga.

Suara.com - Ketegangan geopolitik di Timur Tengah kembali mencapai titik kritis setelah militer Amerika Serikat meluncurkan rentetan serangan udara baru ke wilayah Iran.

Langkah agresif ini diambil hanya berselang beberapa jam setelah Presiden Donald Trump mengancam akan menghantam Teheran dengan kekuatan penuh jika kesepakatan damai gagal tercapai.

Eskalasi bersenjata ini langsung meruntuhkan gencatan senjata rapuh yang sempat disepakati kedua belah pihak pada awal April lalu.

Kedutaan Besar Republik Islam Iran di Jakarta mengeluarkan pernyataan resmi terkait eskalasi konflik terbaru di kawasan Timur Tengah. [Istimewa]
Kedutaan Besar Republik Islam Iran di Jakarta mengeluarkan pernyataan resmi terkait eskalasi konflik terbaru di kawasan Timur Tengah. [Istimewa]

Dampaknya kian nyata setelah komando militer AS mengonfirmasi bahwa operasi udara tersebut telah dimulai sejak tengah malam waktu Teheran.

"Serangan ini merupakan respons terhadap agresi Iran yang tidak beralasan dan terus berlanjut," sebut Komando Pusat AS melalui pernyataan resmi di media sosial X, dikutip dari Reuters, Kamis pagi.

Menteri Pertahanan AS, Pete Hegseth, menegaskan bahwa tindakan keras ini sengaja diambil untuk menekan posisi tawar Iran di meja perundingan.

Menurut Hegseth, opsi militer ini berjalan beriringan dengan misi diplomatik yang sedang diupayakan oleh Washington.

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump mendapat sambutan megah saat tiba di Beijing, Rabu malam waktu setempat, untuk menghadiri pertemuan penting dengan Presiden China, Xi Jinping. [Tangkap layar x]
Presiden Amerika Serikat, Donald Trump mendapat sambutan megah saat tiba di Beijing, Rabu malam waktu setempat, untuk menghadiri pertemuan penting dengan Presiden China, Xi Jinping. [Tangkap layar x]

"Kami akan memukul mereka dengan keras malam ini, dan mudah-mudahan Iran membuat keputusan yang baik," ujar Hegseth saat mengunjungi Komando Pusat di Florida.

"Jika kita perlu bernegosiasi dengan bom, kita akan bernegosiasi dengan bom."

baca juga

Gelombang ledakan dilaporkan mengguncang sejumlah kota di pesisir selatan Iran, termasuk Bandar Abbas, Sirik, Kangan, dan Minab.

Serangan fajar ini merupakan balasan langsung AS setelah satu helikopter tempur mereka ditembak jatuh di dekat Selat Hormuz sehari sebelumnya.

Pihak Teheran tidak tinggal diam dan langsung membalas dengan meluncurkan rudal serta drone ke pangkalan militer AS di Yordania, Kuwait, dan Bahrain.

Merespons agresi tersebut, komando militer gabungan Iran mengancam akan menembak setiap kapal yang nekat melintasi Selat Hormuz.

Pihak berwenang Iran juga menuduh sekutu merusak infrastruktur sipil yang mengancam hajat hidup masyarakat setempat.

"Ini bukan dampak tidak langsung -- ini adalah kejahatan perang yang diperhitungkan dan pelanggaran nyata terhadap hak asasi manusia," tegas juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baghei.

Konflik yang telah berjalan selama tiga bulan ini telah menelan ribuan korban jiwa dan memutus seperlima pasokan minyak serta gas alam global.

Harga minyak mentah dunia langsung melonjak hampir 3 Dolar AS hingga menyentuh angka 94 Dolar AS per barel sesaat setelah ancaman Trump mencuat.

Di tengah situasi kritis ini, Donald Trump mengklaim adanya misi militer rahasia untuk mengawal kapal-kapal pembawa 100 juta barel minyak melintasi blokade Selat Hormuz.

Hegseth menambahkan bahwa armada kapal tersebut bergerak secara senyap di bawah radar pertahanan musuh.

"Di tengah malam, dilindungi oleh Amerika Serikat dengan cara yang tidak dapat dihentikan oleh Iran, mereka tidak dapat melihatnya."

Di sisi lain, sekutu Iran di Lebanon, milisi Hezbollah, juga terus terlibat kontak senjata sengit dengan pasukan Israel di wilayah selatan.

Perang terbuka antara AS dan Iran ini dipicu oleh kebuntuan negosiasi jangka panjang mengenai kontrol jalur maritim dan program nuklir.

Iran menuntut pencabutan sanksi ekonomi total, pengembalian aset yang dibekukan, serta pengakuan atas kendali mereka di Selat Hormuz.

Sebaliknya, Donald Trump bersikeras bahwa Iran harus membuka jalur pelayaran internasional dan menghentikan seluruh ambisi pengembangan senjata nuklir mereka.

Situasi domestik AS turut memanas karena lonjakan harga bahan bakar akibat perang ini mulai menggerus elektabilitas Trump menjelang pemilu paruh waktu.

Meskipun tensi militer berada di titik tertinggi, upaya diplomasi masih diusahakan melalui kedatangan delegasi Qatar di Teheran sebagai mediator pihak ketiga.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Perang Lanjut! Serangan Balasan Iran Bobol Pangkalan Udara Israel, Hanggar Jet Tempur Luluh Lantak

Perang Lanjut! Serangan Balasan Iran Bobol Pangkalan Udara Israel, Hanggar Jet Tempur Luluh Lantak

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 06:20 WIB

Fasilitas Jadi Sorotan, Jepang Pindahkan Persiapan Piala Dunia 2026 ke Nashville

Fasilitas Jadi Sorotan, Jepang Pindahkan Persiapan Piala Dunia 2026 ke Nashville

Bola | Rabu, 10 Juni 2026 | 20:59 WIB

FIFA Larang Bendera Lama Iran Berkibar di Stadion Saat Piala Dunia 2026

FIFA Larang Bendera Lama Iran Berkibar di Stadion Saat Piala Dunia 2026

Bola | Rabu, 10 Juni 2026 | 13:09 WIB

Terkini

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:25 WIB

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:59 WIB

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:35 WIB

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:30 WIB

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:00 WIB

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:47 WIB

Manga Komedi-Romantis Hiragi-san's House of Vampires Dapat Adaptasi Anime

Manga Komedi-Romantis Hiragi-san's House of Vampires Dapat Adaptasi Anime

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:40 WIB

BEI Siap Periksa Acak Free Float Emiten, Direksi Terancam Sanksi Tegas!

BEI Siap Periksa Acak Free Float Emiten, Direksi Terancam Sanksi Tegas!

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:15 WIB

Love's Ambition: Akting Sedih Zhao Lu Si yang Patahkan Genre Romansa CEO

Love's Ambition: Akting Sedih Zhao Lu Si yang Patahkan Genre Romansa CEO

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:14 WIB

×