- Pemkot Jakarta Barat melakukan pembersihan saluran air di Jalan H. Mochtar Raya guna mempercepat surutnya genangan jangka pendek.
- Pembangunan drainase permanen akan dimulai segera setelah proses administrasi dan sosialisasi kepada masyarakat selesai dilaksanakan tahun ini.
- Perbaikan jalan berlubang di lokasi tersebut akan dilakukan setelah masalah genangan air berhasil ditangani secara menyeluruh oleh pihak berwenang.
Suara.com - Pemerintah Kota Jakarta Barat mulai mempercepat penanganan genangan yang selama ini terjadi di Jalan H. Mochtar Raya, Joglo, Kembangan. Selain langkah darurat untuk mempercepat surutnya air, pemerintah juga menyiapkan pembangunan drainase permanen yang akan dikerjakan tahun ini.
Kepala Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) Jakarta Barat, Mustajab, mengatakan penanganan awal difokuskan pada pembersihan saluran air yang tersumbat agar genangan tidak bertahan terlalu lama.
"Tim Satgas Sudin SDA Kecamatan segera dikerahkan ke lokasi untuk membersihkan sumbatan pada tali-tali air dan saluran drainase agar genangan bisa segera surut," kata Mustajab di Jakarta, Kamis.
Menurut dia, langkah tersebut merupakan bagian dari strategi jangka pendek sambil menunggu pelaksanaan proyek drainase utama yang telah memasuki tahap administrasi akhir.
Mustajab mengungkapkan pembangunan infrastruktur drainase di Jalan H. Mochtar Raya akan segera dimulai setelah tahapan sosialisasi kepada masyarakat selesai dilakukan.
"Kontrak sudah ditandatangani pada Jumat minggu lalu. Kemarin baru saja dilakukan uitzet (persiapan awal dan pengukuran lapangan) dan saat ini tinggal menunggu jadwal sosialisasi kepada masyarakat sebelum pengerjaan dimulai," terangnya.
Sementara itu, Pelaksana Harian (Plh) Kepala Suku Dinas Bina Marga Jakarta Barat, Abdul Jabar, menyebut perbaikan jalan berlubang di lokasi belum dapat dilakukan sebelum persoalan genangan terselesaikan.
Menurutnya, pengaspalan jalan dalam kondisi tergenang atau basah berisiko membuat kerusakan kembali terjadi dalam waktu singkat.
"Dari Dinas Bina Marga, Pak Sekdis sudah berkomunikasi langsung dan meminta Kasudin SDA Jaksel serta Jakbar untuk segera menindaklanjuti perbaikan salurannya," tambahnya.
Sebelumnya, kondisi Jalan H. Mochtar Raya menjadi sorotan publik setelah video dan keluhan warga ramai beredar di media sosial. Genangan air yang tetap muncul meski tidak turun hujan membuat kawasan tersebut dijuluki warganet sebagai "banjir abadi".
Selain mengganggu aktivitas warga, genangan juga menutupi lubang di badan jalan sehingga membahayakan pengendara, khususnya pengguna sepeda motor. Melalui perbaikan saluran drainase dan pengaspalan jalan secara bertahap, Pemprov DKI Jakarta menargetkan persoalan genangan dan kerusakan jalan di kawasan perbatasan Jakarta Barat, Jakarta Selatan, dan Kota Tangerang dapat diselesaikan secara permanen.