- Finalis Miss Universe Indonesia 2025, Afina Syifa Biladina mendapat intimidasi setelah mengunggah kondisi banjir bandang Aceh di media sosial.
- Afina menerima teror berupa foto rekayasa AI serta pelecehan siber melalui akun pribadinya sejak akhir Mei 2026.
- Pelaku membuat akun palsu yang mengatasnamakan ayah Afina untuk mengganggu ketenteraman orang-orang terdekat di lingkaran pertemanannya.
Suara.com - Finalis Miss Universe Indonesia 2025, Afina Syifa Biladina mendapat intimidasi.
Serangan ini hadir saat dirinya memperlihatkan kondisi Aceh setelah bencana banjir bandang pada November 2025.
Di akun TikTok-nya, Afina memperlihatkan kondisi jalan di Aceh yang masih rusak parah.
Bahkan tanah-tanah masih tersisa dan menjadi kering.
Bukan hanya itu, ia juga menunjukkan kondisi memprihatinkan anak-anak sekolah.
Mereka harus belajar di tenda darurat karena ruangan kelas masih dipenuhi lumpur.
Melalui akun TikTok-nya pula Afina bercerita soal teror yang dialami. Dimulai saat ia mendapat foto tak senonoh.
"Aku dapat buzzer, kiriman foto tanpa busana, foto aku diedit pakai AI setelah kemarin posting kondisi terkini Aceh," kata Afina di TikTok pada Kamis, 28 Mei 2026.
Tindakan pelecehan siber berupa penyebaran foto rekayasa tersebut terus-menerus dikirimkan.
Bahkan di waktu yang tidak wajar seperti dini hari dan di pagi hari.
"Ya, itu setengah empat pagi dan setengah sembilan pagi aku dikirimin berkali-kali foto seperti itu," ujar Afina.
![Afina Syifa Biladina bersama bocah di Aceh yang menjadi korban banjir bandang. [Instagram]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/05/29/48615-afina-syifa-biladina-instagram.jpg)
Tidak berhenti pada pelecehan foto, pelaku teror siber tersebut juga mulai menyasar ranah pribadi keluarga.
Ada seseorang yang membuat identitas palsu mengatasnamakan ayahnya
"Nah, kedua, ada akun bodong yang mengatasnamakan abahku," imbuh perempuan berhijab tersebut.
Akun palsu tiruan tersebut kemudian melancarkan aksi dengan cara mengganggu ketenteraman orang-orang terdekat yang berada di dalam lingkaran pertemanan Afina.
"Dia bikin sampai empat akun dan dia ngefollow dan nge-chat orang-orang terdekat aku," katanya.
Afina jelas heran, mengapa aksinya menyuarakan kesusahan rakyat Aceh menuai serangan bertubi-tubi.
"Astaga, aku masih enggak ngerti alasannya aku dapat buzzer. Niat aku tuh beneran untuk membantu orang-orang di luar sana yang membutuhkan pertolongan kita gitu loh," tutur Alfina heran.