Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI

Bella, Bagaskara Isdiansyah

Jum'at, 12 Juni 2026 | 13:51 WIB
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
Polisi bersitegang dengan mahasiswa yang hendak menggeser demo ke Bundaran HI. [Suara.com/Bagas]
baca 10 detik
  • Mahasiswa UI terlibat debat dengan polisi di depan Gedung DPR RI, Jakarta, pada Jumat, 12 Juni 2026.
  • Polisi melarang massa berunjuk rasa di Bundaran HI demi menjaga keamanan dan ketertiban umum di kawasan vital.
  • Akibat dilarang menuju Bundaran HI, massa mahasiswa memutuskan meninggalkan lokasi aksi depan Gedung DPR RI dengan berjalan kaki.

Suara.com - Ketegangan mewarnai jelang aksi unjuk rasa di depan Gedung DPR RI, Jalan Gatot Subroto, Jakarta Pusat, Jumat (12/6/2026), saat massa mahasiswa dari Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya (FIB) dan Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Indonesia (UI) terlibat debat mulut dengan aparat kepolisian.

Adu argumen ini terjadi ketika massa mahasiswa hendak bergeser dari titik aksi di depan DPR RI menuju Bundaran HI. Namun, langkah mereka tertahan oleh barikade kepolisian di jalur yang mengarah ke Slipi.

Pihak mahasiswa mempertanyakan dasar hukum kepolisian yang menahan pergerakan mereka.

"Kita titik kumpulnya tidak di sini. Apa dasarnya menahan kami? Aspirasi dan tuntutan kami tidak hanya ditujukan ke DPR saja," ujar salah satu perwakilan mahasiswa di lokasi.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Bagian Perencanaan Polres Metro Jakarta Pusat, AKBP Adri Desas Furyanto, yang memimpin pengamanan di titik tersebut, menegaskan bahwa pihaknya tidak memberikan izin bagi massa untuk melakukan aksi di kawasan Bundaran HI.

Adri tampak berdiri tepat di depan bus metromini yang membawa massa.

Menurutnya, seluruh penyampaian pendapat telah dialokasikan untuk dipusatkan di depan Gedung DPR RI.

"Bundaran HI dilarang, itu jalan penghubung masyarakat. Kami tidak mengizinkan untuk melaksanakan demo di sana. Sebetulnya komunikasi kalian sama anggota sudah mulai awal, cuma kalian yang keras kepala," ujar AKBP Adri dengan nada tegas.

Front Mahasiswa Nasional (FMN) bersama Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dan sejumlah organisasi demokratis menggelar aksi nasional bertajuk "Menuju Indonesia Bangkrut" di berbagai wilayah, kota, kampus hingga desa. (Foto dok. Ist)
Front Mahasiswa Nasional (FMN) bersama Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dan sejumlah organisasi demokratis menggelar aksi nasional bertajuk "Menuju Indonesia Bangkrut" di berbagai wilayah, kota, kampus hingga desa. (Foto dok. Ist)

AKBP Adri menjelaskan bahwa pelarangan tersebut didasarkan pada pertimbangan pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas).

baca juga

Ia menyebut Bundaran HI merupakan kawasan vital yang menjadi pusat aktivitas ekonomi dan publik.

"Bundaran HI itu jantung jalannya masyarakat, jantungnya perekonomian, central of gravity-nya Indonesia. Kalian menyetop di situ, selesai semua. Kami punya kewenangan Harkamtibmas supaya kalian tidak lolos ke sana, maka kami sekat," tambahnya.

Dalam perdebatan yang kian memanas, AKBP Adri bahkan sempat menantang massa jika tetap ingin memaksakan kehendak menembus barikade petugas.

"Kalau memaksakan kehendak, silakan tabrak kami. Kalau kalian ke titik sini (depan DPR), tidak akan dihalangi," pekik dia kepada mahasiswa.

Menanggapi hal itu, massa mahasiswa kemudian turun dari kendaraan yang mereka tumpangi. Mereka lalu berkumpul dan berunding.

Selanjutnya, mereka memutuskan meninggalkan lokasi depan Gedung DPR RI dengan berjalan kaki.

Untuk diketahui, sejumlah mahasiswa akan melakukan aksi demonstrasi di sekitar Bundaran HI, Jakarta Pusat, pada Jumat, 12 Juni 2026. Massa di antaranya berasal dari Universitas Indonesia hingga Universitas Pancasila.

BEM UI melalui unggahan Instagram @bemui_official mengatakan Indonesia adalah negara yang kaya, tetapi entah mengapa rakyatnya tak kunjung sejahtera.

Selain itu, kata mereka, Indonesia adalah negara yang besar, tetapi entah mengapa perut rakyatnya belum bebas dari rasa lapar.

"Belakangan, ekonomi Indonesia runtuh. Namun, sayangnya pemerintah justru makin memperkeruh keadaan," tulisnya.

"Kebijakan fiskal bocor, independensi BI direnggut, dan komunikasi pemerintah kepada publik justru jauh dari kata layak," lanjutnya.

Mahasiswa UI juga menilai pemerintah justru menyangkal kondisi yang ada serta mendegradasi perjuangan dan kritik yang digaungkan rakyat.

Sementara itu, @bem.fhui menyampaikan bahwa akhir-akhir ini rakyat Indonesia kerap mengalami dan menyaksikan berbagai kejadian yang menekan kesejahteraan.

Salah satu keadaan yang mengancam kehidupan masyarakat, kata mereka, adalah depresiasi nilai rupiah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Klaim Tanpa Senjata Api, 6.088 Personel Gabungan Amankan Demo Mahasiswa di Jakarta

Klaim Tanpa Senjata Api, 6.088 Personel Gabungan Amankan Demo Mahasiswa di Jakarta

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 13:44 WIB

Mahasiswa Bakal Gelar Aksi Menuju Indonesia Bangkrut di Bundaran HI, Tuntut Harga BBM Diturunkan

Mahasiswa Bakal Gelar Aksi Menuju Indonesia Bangkrut di Bundaran HI, Tuntut Harga BBM Diturunkan

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 13:40 WIB

Bus Mahasiswa UI ke Bundaran HI Diadang Rantis, Massa Dipaksa ke DPR: Polisi Cuma Ketawa-tawa

Bus Mahasiswa UI ke Bundaran HI Diadang Rantis, Massa Dipaksa ke DPR: Polisi Cuma Ketawa-tawa

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 13:37 WIB

Polda Metro Larang Bundaran HI Jadi Lokasi Demo Mahasiswa, Minta Dialihkan ke Patung Kuda dan DPR

Polda Metro Larang Bundaran HI Jadi Lokasi Demo Mahasiswa, Minta Dialihkan ke Patung Kuda dan DPR

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 13:31 WIB

Massa Mahasiswa Diadang Rantis ke Bundaran HI, Sempat Terjadi Aksi Dorong

Massa Mahasiswa Diadang Rantis ke Bundaran HI, Sempat Terjadi Aksi Dorong

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 13:20 WIB

Mahasiswa Belum Muncul, Begini Kondisi Terkini Bundaran HI Jelang Aksi 12 Juni

Mahasiswa Belum Muncul, Begini Kondisi Terkini Bundaran HI Jelang Aksi 12 Juni

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 12:59 WIB

Ada Demo Mahasiswa, Selain Bundaran HI Hindari 4 Ruas Jalan Ini

Ada Demo Mahasiswa, Selain Bundaran HI Hindari 4 Ruas Jalan Ini

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 12:23 WIB

Jakarta Siaga Macet Hari Ini, Cek Jalur Alternatif Hindari Demo Mahasiswa di HI

Jakarta Siaga Macet Hari Ini, Cek Jalur Alternatif Hindari Demo Mahasiswa di HI

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 12:11 WIB

Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh

Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 09:46 WIB

4.151 Personel Dikerahkan Amankan Demo Mahasiswa di Jakpus, Begini Rekayasa Lalu Lintasnya

4.151 Personel Dikerahkan Amankan Demo Mahasiswa di Jakpus, Begini Rekayasa Lalu Lintasnya

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 08:40 WIB

Terkini

6 Rekomendasi Sandal Jepit yang Tidak Gampang Putus saat Musim Hujan

6 Rekomendasi Sandal Jepit yang Tidak Gampang Putus saat Musim Hujan

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:56 WIB

Pandu Sjahrir Disebut Punya Saham Supra Sekuritas yang Melakukan Transaksi Terkoordinasi

Pandu Sjahrir Disebut Punya Saham Supra Sekuritas yang Melakukan Transaksi Terkoordinasi

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:53 WIB

Suahasil Tetapkan Batas Defisit APBD 2027 Maksimal 2,5 Persen, Utang Pemda Makin Diperketat

Suahasil Tetapkan Batas Defisit APBD 2027 Maksimal 2,5 Persen, Utang Pemda Makin Diperketat

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:53 WIB

Bak Tukang Sayur, Viral Kopdes Merah Putih Jualan Keliling Bawa Sembako di Mojokerto

Bak Tukang Sayur, Viral Kopdes Merah Putih Jualan Keliling Bawa Sembako di Mojokerto

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:51 WIB

Penuh Nostalgia! Trio Bajaj Resmi Comeback di Para Pencari Tuhan Jilid 20

Penuh Nostalgia! Trio Bajaj Resmi Comeback di Para Pencari Tuhan Jilid 20

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:45 WIB

Daihatsu Kumpul Sahabat Denpasar Berlangsung Lima Hari, Hadirkan Beragam Aktivitas

Daihatsu Kumpul Sahabat Denpasar Berlangsung Lima Hari, Hadirkan Beragam Aktivitas

Otomotif | Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:41 WIB

Dua Bulan Pascakebakaran, Wisatawan Mulai Kembali Sambangi Desa Adat Sade

Dua Bulan Pascakebakaran, Wisatawan Mulai Kembali Sambangi Desa Adat Sade

Foto | Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:33 WIB

Bedak Padat Purbasari Apa Mengandung SPF? Ini Klaim dan Penjelasannya

Bedak Padat Purbasari Apa Mengandung SPF? Ini Klaim dan Penjelasannya

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:32 WIB

4 Jas Hujan Ponco atau Kelelawar dengan Celana, Praktis untuk Pemotor

4 Jas Hujan Ponco atau Kelelawar dengan Celana, Praktis untuk Pemotor

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:31 WIB

Bagaimana Cara Adopsi Orang Utan? Ini Syarat, Biaya, dan Langkah Pendaftarannya

Bagaimana Cara Adopsi Orang Utan? Ini Syarat, Biaya, dan Langkah Pendaftarannya

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:30 WIB

×