Jupnas Gizi Pertanyakan Kontradiksi Data Program MBG, Padahal Dulu Pamer Capaian

Bangun Santoso

Jum'at, 12 Juni 2026 | 17:42 WIB
Jupnas Gizi Pertanyakan Kontradiksi Data Program MBG, Padahal Dulu Pamer Capaian
Massa menyegel Gedung Badan Gizi Nasional (BGN) di Jakarta, Rabu (10/6/2026). [Suara.com/Alfian Winanto]
baca 10 detik
  • Forum Jupnas Gizi mempertanyakan efektivitas pengawasan Program Makan Bergizi Gratis dalam rapat koordinasi pemerintah pada 11 Juni 2026.
  • Pemerintah menemukan pembengkakan 6.877 titik layanan, dugaan jual beli posisi, serta perlunya verifikasi ulang 63 juta penerima manfaat.
  • Ketidakkonsistenan data dan perubahan indikator keberhasilan program menimbulkan keraguan publik terhadap transparansi serta tata kelola Badan Gizi Nasional.

Sebulan kemudian, pada April 2026, capaian meningkat menjadi lebih dari 61,6 juta penerima manfaat melalui 26.066 SPPG.

Ketua Umum Forum Jurnalis Ketahanan Pangan dan Gizi Indonesia (Jupnas Gizi), Rival Achmad Labbaika. (ist)
Ketua Umum Forum Jurnalis Ketahanan Pangan dan Gizi Indonesia (Jupnas Gizi), Rival Achmad Labbaika. (ist)

Saat itu, Zulkifli Hasan menyatakan program menunjukkan “progres positif”, sementara pemerintah menjelaskan bahwa pengawasan berjalan dan sejumlah SPPG telah dikenai sanksi administratif sebagai bagian dari pengendalian mutu.

Memasuki Juni 2026, pemerintah kembali menyampaikan bahwa program telah menjangkau lebih dari 63 juta penerima manfaat melalui 29.670 SPPG.

Namun, kata Rival, pada saat yang sama fokus pembahasan mulai bergeser dari capaian penerima manfaat menuju efisiensi anggaran, moratorium dapur baru, penataan ulang SPPG, verifikasi ulang data penerima manfaat, serta pembenahan tata kelola secara nasional.

“Yang menarik, angka lebih dari 63 juta penerima manfaat yang sebelumnya dipresentasikan sebagai capaian program kini dinyatakan masih perlu diverifikasi kembali,” ujarnya.

Selain itu, Rival juga menyoroti perubahan ukuran keberhasilan program.

Menurutnya, sejak awal pelaksanaan MBG, jumlah penerima manfaat selalu dijadikan indikator utama keberhasilan program. Presiden Prabowo Subianto pada 28 Maret 2025 menyampaikan target sekitar 82,9 juta penerima manfaat pada akhir tahun.

Target tersebut kembali ditegaskan pada Januari 2026, masih digunakan sebagai indikator capaian pada Mei 2026, dan tetap tercantum dalam Nota Keuangan RAPBN 2026.

“Artinya, selama lebih dari satu tahun angka 82,9 juta dipresentasikan sebagai ukuran utama keberhasilan program,” katanya.

baca juga

Namun setelah pergantian pimpinan BGN, Nanik Sudaryati Deyang menyampaikan bahwa fokus BGN tidak lagi semata mengejar kuantitas penerima manfaat, melainkan efisiensi anggaran, kualitas layanan, dan perbaikan tata kelola. Usulan tersebut dilaporkan kepada Presiden dan disebut mendapat persetujuan.

“Tidak ada yang salah dengan efisiensi. Tetapi publik berhak bertanya mengapa ukuran keberhasilan program berubah di tengah perjalanan. Ketika angka penerima manfaat meningkat, angka dijadikan ukuran keberhasilan. Ketika muncul persoalan tata kelola, ukuran keberhasilan bergeser menjadi efisiensi,” ujarnya.

Rival menegaskan bahwa kritik tersebut bukan ditujukan untuk melemahkan Program Makan Bergizi Gratis.

“Justru program sebesar MBG membutuhkan transparansi, kepastian, dan konsistensi. Sebab yang dipertaruhkan bukan hanya angka penerima manfaat atau jumlah SPPG, melainkan kepercayaan publik terhadap data, pengawasan, dan kredibilitas pemerintah dalam menjelaskan programnya sendiri," ujarnya.

Menurutnya, ketika data yang selama ini dipresentasikan sebagai capaian harus diverifikasi ulang, maka yang perlu dijelaskan kepada publik bukan hanya hasil verifikasinya, melainkan juga apa yang sebenarnya menjadi dasar klaim keberhasilan program selama ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Soal Dugaan Pemborosan Rp1 T di BGN, DPR Desak Audit Investigatif Ribuan Dapur MBG

Soal Dugaan Pemborosan Rp1 T di BGN, DPR Desak Audit Investigatif Ribuan Dapur MBG

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 17:25 WIB

6 Poin Kritis dr. Tirta di Tengah Carut-Marut Kebijakan: Dari Pertamax hingga Makan Bergizi Gratis

6 Poin Kritis dr. Tirta di Tengah Carut-Marut Kebijakan: Dari Pertamax hingga Makan Bergizi Gratis

Your Say | Jum'at, 12 Juni 2026 | 17:10 WIB

Purbaya Tunggu Keputusan Prabowo soal Potong Anggaran MBG

Purbaya Tunggu Keputusan Prabowo soal Potong Anggaran MBG

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 16:39 WIB

Program MBG Boros Rp1 T per Bulan, Pengamat: Mereka Memperhitungkan Ini untuk Investasi Pemilu 2029

Program MBG Boros Rp1 T per Bulan, Pengamat: Mereka Memperhitungkan Ini untuk Investasi Pemilu 2029

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 13:21 WIB

Namanya Terseret Pusaran Kasus Korupsi MBG, Kapolres Metro Bekasi Akhirnya Buka Suara

Namanya Terseret Pusaran Kasus Korupsi MBG, Kapolres Metro Bekasi Akhirnya Buka Suara

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 07:48 WIB

Kejagung Buka Peluang Tambah Tersangka Korupsi MBG, Nama-Nama Baru Masih Didalami

Kejagung Buka Peluang Tambah Tersangka Korupsi MBG, Nama-Nama Baru Masih Didalami

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 22:48 WIB

Menanti Nyanyian Sony Sonjaya, Siapa Saja Petinggi di Balik Skandal Korupsi MBG?

Menanti Nyanyian Sony Sonjaya, Siapa Saja Petinggi di Balik Skandal Korupsi MBG?

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 21:41 WIB

Terkini

Jangan Tunggu Korban Berjatuhan! Sarif Abdillah Desak Pemda Ubah Total Cara Tangani Bencana

Jangan Tunggu Korban Berjatuhan! Sarif Abdillah Desak Pemda Ubah Total Cara Tangani Bencana

Jawa Tengah | Kamis, 29 Oktober 2026 | 07:48 WIB

Gerak Cepat! Pasukan Oranye Sapu Bersih 26 Ton Sampah di Bundaran HI Pasca Demo

Gerak Cepat! Pasukan Oranye Sapu Bersih 26 Ton Sampah di Bundaran HI Pasca Demo

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 07:45 WIB

Hilangkan Nyawa Ibu Kandung, Oknum Polda Riau Terancam Dipecat

Hilangkan Nyawa Ibu Kandung, Oknum Polda Riau Terancam Dipecat

Riau | Kamis, 29 Oktober 2026 | 07:40 WIB

Laba Bank Jago Meroket 50 Persen Jadi Rp298 Miliar hingga Kuartal III-2026

Laba Bank Jago Meroket 50 Persen Jadi Rp298 Miliar hingga Kuartal III-2026

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 07:37 WIB

Peringatan Dini Cuaca DIY: Kota Jogja hingga Sleman Berpotensi Hujan Petir

Peringatan Dini Cuaca DIY: Kota Jogja hingga Sleman Berpotensi Hujan Petir

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 07:34 WIB

Tecno Megabook K15S Resmi di Indonesia, Laptop Ryzen 5 dengan Baterai 70 Wh Seharga Rp8,5 Juta

Tecno Megabook K15S Resmi di Indonesia, Laptop Ryzen 5 dengan Baterai 70 Wh Seharga Rp8,5 Juta

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 07:30 WIB

Urutan Skincare Pagi untuk Anak Sekolah agar Wajah Cerah dan Segar

Urutan Skincare Pagi untuk Anak Sekolah agar Wajah Cerah dan Segar

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 07:29 WIB

Scorpio Cocok Berteman dengan Zodiak Apa? Ini Daftarnya, Bisa Jadi Sahabat Karib

Scorpio Cocok Berteman dengan Zodiak Apa? Ini Daftarnya, Bisa Jadi Sahabat Karib

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 07:25 WIB

Bos BEI Tertarik BUMN Hasil Restrukturisasi Danantara Bisa Melantai di Bursa

Bos BEI Tertarik BUMN Hasil Restrukturisasi Danantara Bisa Melantai di Bursa

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 07:23 WIB

Mobil Listrik Harga Rp100 Jutaan Ada di GIIAS Makassar

Mobil Listrik Harga Rp100 Jutaan Ada di GIIAS Makassar

Sulsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 07:15 WIB

×