Triana ke Mahasiswa: Jangan Lupakan Reformasi Agraria, Tanpa Itu Indonesia Tak Akan Berubah

Bella

Jum'at, 12 Juni 2026 | 20:25 WIB
Triana ke Mahasiswa: Jangan Lupakan Reformasi Agraria, Tanpa Itu Indonesia Tak Akan Berubah
Sekretaris Jenderal Serikat Perempuan Indonesia (Seruni), Triana, berorasi di hadapan massa aksi "Menuju Indonesia Bangkrut", Jalan M.H. Thamrin, Jakarta, Jumat petang (12/6/2026). [Suara.com/Cornelius]
  • Sekjen Seruni, Triana, mendesak mahasiswa menyuarakan reformasi agraria untuk mengatasi kemiskinan dan monopoli lahan di Indonesia saat aksi di Jakarta.
  • Triana menilai monopoli sumber daya alam oleh segelintir pihak menjadi hambatan utama kesejahteraan serta memicu pengangguran di sektor pedesaan.
  • Pemerintah pada Jumat (12/6/2026) diminta mendistribusikan tanah kepada petani guna mewujudkan perubahan nyata bagi masyarakat desa yang kurang sejahtera.

Suara.com - Sekretaris Jenderal Serikat Perempuan Indonesia (Seruni), Triana, menegaskan mahasiswa sebagai bagian dari massa aksi harus menyuarakan reformasi agraria.

"Kaum intelektual bertugas menaikkan isu agraria, kaum tani, dan reformasi agraria," ujarnya tegas. Triana menilai meredupnya isu tersebut menjadi salah satu penyebab rendahnya tingkat kesejahteraan masyarakat pedesaan di Indonesia.

Dalam wawancara dengan Suara.com, Triana menegaskan reformasi agraria perlu terus dilantangkan mahasiswa karena masyarakat belum memenangkan agenda reformasi tersebut.

Menurutnya, monopoli tanah menjadi penyebab kronis bangsa Indonesia masih mengalami krisis dan kemiskinan. Solusi untuk mengatasi persoalan itu, kata dia, adalah implementasi reformasi agraria.

"Itu mengapa sistem di negeri ini setengah jajahan, setengah feodal. Jadi masih dikuasai borjuasi besar komprador dan tuan tanah, difasilitasi oleh kapitalis birokrat. Siapa kapitalis birokrat? Prabowo, pemerintah," ujarnya dalam wawancara di depan Gedung UOB, Thamrin, Jakarta, Jumat (12/6/2026).

Ia mengatakan secara tegas bahwa gerakan mahasiswa di perkotaan harus membantu kaum tani di pedesaan.

"Gerakan di perkotaan harus membantu kaum tani. Biar maju dulu (kaum tani)! Tanpa itu, enggak ada perubahan signifikan di Indonesia," ujarnya tegas seusai berorasi dalam aksi "Menuju Indonesia Gelap".

Monopoli Sumber Daya dan Militerisasi

Mahasiswa melakukan aksi unjuk rasa di Jalan MH Thamrin, Jakarta, Jumat (12/6/2026). [ANTARA FOTO/Sulthony Hasanuddin/bar]
Mahasiswa melakukan aksi unjuk rasa di Jalan MH Thamrin, Jakarta, Jumat (12/6/2026). [ANTARA FOTO/Sulthony Hasanuddin/bar]

Triana menilai Indonesia sebenarnya memiliki syarat untuk menjadi bangsa maju karena didukung jumlah penduduk yang besar dan sumber daya alam yang melimpah.

"Sebenarnya untuk menjadi bangsa yang maju, sudah punya syaratnya kita. Tapi kenapa enggak bisa? Karena ada yang monopoli. Satu persen orang menguasai 99 persen sumber daya (alam)," jelasnya.

Dalam orasinya, perempuan yang menjalankan advokasi bagi kaum perempuan tani di Jambi ini mengungkapkan bahwa jika sumber daya dibagi secara merata, maka tidak akan ada orang miskin.

Namun, menurut dia, penguasaan sumber daya alam oleh segelintir orang tetap berlangsung, sementara pemerintah menjalankan program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Bantuan Langsung Tunai (BLT).

"Sistemnya aja sudah korup. Ini sudah serampangan. Itu mengapa kita menolak MBG dan Koperasi Desa Merah Putih karena tidak ada gunanya," ungkapnya merujuk pada salah satu tuntutan aksi massa kali ini.

Terkait rencana pembangunan 750 Batalion Teritorial Pembangunan, ia menilai program tersebut berpotensi digunakan untuk menghadapi gerakan rakyat.

"Sementara kita ingin bangkitkan gerakan rakyat kaum tani di pedesaan, batalion dibangun pasti kan fungsinya untuk meredam gerakan rakyat," ungkapnya.

Harus Ada Reformasi Agraria

Triana menegaskan penciptaan 19 juta lapangan pekerjaan tidak masuk akal tanpa adanya reformasi agraria. Menurutnya, melalui reformasi agraria, peluang kerja justru dapat tercipta.

Bagi Triana, jika ingin kesejahteraan rakyat terjamin, pemerintah harus memberikan tanah di pedesaan kepada petani untuk dikelola secara mandiri.

Melanjutkan isu tersebut, ia menyatakan reformasi agraria harus dilaksanakan karena banyak perempuan di pedesaan berada dalam kondisi menganggur.

"Dengan pola pembangunan seperti ini, enggak ada pekerjaan yang cocok untuk perempuan di pedesaan. Semuanya jadi pengangguran," jelasnya mengenai kondisi perempuan di pedesaan.

Baginya, tidak akan ada perubahan signifikan di Indonesia jika tidak ada perubahan pula di desa.

Reporter: Cornelius Juan Prawira

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kenapa Polisi 'Ngotot' Larang Mahasiswa Demo di Kawasan Bundaran HI?

Kenapa Polisi 'Ngotot' Larang Mahasiswa Demo di Kawasan Bundaran HI?

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 20:20 WIB

Jeritan Parau Emak-emak di Hadapan Pasukan Brimob Bundaran HI

Jeritan Parau Emak-emak di Hadapan Pasukan Brimob Bundaran HI

Video | Jum'at, 12 Juni 2026 | 20:10 WIB

Andrew Mulyono Bos Vendor Motor Listrik Jadi Tersangka Kelima Korupsi MBG, Ini Perannya

Andrew Mulyono Bos Vendor Motor Listrik Jadi Tersangka Kelima Korupsi MBG, Ini Perannya

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 19:27 WIB

Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam

Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 19:23 WIB

Negara Boncos Rp1 Triliun per Bulan, DPR Desak MBG Disetop Sementara

Negara Boncos Rp1 Triliun per Bulan, DPR Desak MBG Disetop Sementara

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 19:18 WIB

Aksi di Jantung Ibu Kota, Mahasiswa Desak Pemerintah Dengarkan Aspirasi Rakyat

Aksi di Jantung Ibu Kota, Mahasiswa Desak Pemerintah Dengarkan Aspirasi Rakyat

Foto | Jum'at, 12 Juni 2026 | 19:13 WIB

Sita Bom Molotov! Polisi Tangkap 2 Orang Diduga Ingin Tunggangi Demo Mahasiswa di Jakarta

Sita Bom Molotov! Polisi Tangkap 2 Orang Diduga Ingin Tunggangi Demo Mahasiswa di Jakarta

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 18:55 WIB

Pramono Respons Demo Mahasiswa di HI: Silakan Protes, Jangan Rugikan Publik

Pramono Respons Demo Mahasiswa di HI: Silakan Protes, Jangan Rugikan Publik

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 18:06 WIB

'BBM Kalian Mahal!' Riuh Klakson Pengendara di Sudirman Dukung Demo Mahasiswa

'BBM Kalian Mahal!' Riuh Klakson Pengendara di Sudirman Dukung Demo Mahasiswa

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 18:01 WIB

MBG Watch Curiga Narasi Selamatkan Aset Motor Listrik Hanya Tutupi Proyek Bermasalah

MBG Watch Curiga Narasi Selamatkan Aset Motor Listrik Hanya Tutupi Proyek Bermasalah

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 17:50 WIB

Terkini

Kenapa Polisi 'Ngotot' Larang Mahasiswa Demo di Kawasan Bundaran HI?

Kenapa Polisi 'Ngotot' Larang Mahasiswa Demo di Kawasan Bundaran HI?

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 20:20 WIB

Komisaris Vendor Motor Listrik Jadi Tersangka Baru Korupsi MBG

Komisaris Vendor Motor Listrik Jadi Tersangka Baru Korupsi MBG

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 20:09 WIB

Siasat Licik Andrew Mulyono Dekati Lodewyk Pusung Demi Kuasai Proyek Motor BGN Rp1 Triliun!

Siasat Licik Andrew Mulyono Dekati Lodewyk Pusung Demi Kuasai Proyek Motor BGN Rp1 Triliun!

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 20:04 WIB

Polisi Ringkus Komplotan Begal Sadis di Pekanbaru, Belasan Motor dan Mobil Disita

Polisi Ringkus Komplotan Begal Sadis di Pekanbaru, Belasan Motor dan Mobil Disita

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 19:46 WIB

Andrew Mulyono Bos Vendor Motor Listrik Jadi Tersangka Kelima Korupsi MBG, Ini Perannya

Andrew Mulyono Bos Vendor Motor Listrik Jadi Tersangka Kelima Korupsi MBG, Ini Perannya

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 19:27 WIB

Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam

Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 19:23 WIB

Negara Boncos Rp1 Triliun per Bulan, DPR Desak MBG Disetop Sementara

Negara Boncos Rp1 Triliun per Bulan, DPR Desak MBG Disetop Sementara

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 19:18 WIB

Bantah Klaim BEM UI, Polda Metro: Sampai Detik Ini Tak Ada Surat Pemberitahuan Demo

Bantah Klaim BEM UI, Polda Metro: Sampai Detik Ini Tak Ada Surat Pemberitahuan Demo

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 19:15 WIB

DEN Temukan Potensi 9 Juta Barel Tangki Minyak Menganggur, Disiapkan untuk Kondisi Krisis

DEN Temukan Potensi 9 Juta Barel Tangki Minyak Menganggur, Disiapkan untuk Kondisi Krisis

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 19:14 WIB

'Ada Bukti Transfer Uang'! Pengakuan Saksi dalam Kasus Suap Impor Bea Cukai

'Ada Bukti Transfer Uang'! Pengakuan Saksi dalam Kasus Suap Impor Bea Cukai

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 19:06 WIB