'Tak Ada Penangkapan!' Kapolres Jaksel Bantah Tudingan Represif di Aksi Mahasiswa GMNI Pancoran

Muhamad Yasir, Faqih Fathurrahman

Jum'at, 12 Juni 2026 | 22:22 WIB
'Tak Ada Penangkapan!' Kapolres Jaksel Bantah Tudingan Represif di Aksi Mahasiswa GMNI Pancoran
Polisi membantah menangkap peserta aksi Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) di kawasan Pancoran, Jakarta Selatan, Jumat (12/6/2026).
  • Kapolres Metro Jakarta Selatan membantah adanya penangkapan dan tindakan represif aparat terhadap massa aksi GMNI di Pancoran.
  • Polisi memadamkan api ban yang dibakar massa di kawasan Pancoran demi menjaga keselamatan pengguna jalan raya.
  • Situasi di lokasi kejadian dinyatakan sudah kondusif setelah pihak kepolisian melakukan dialog dengan tokoh setempat.

Suara.com - Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes I Putu Yuni Setiawan membantah adanya penangkapan terhadap peserta aksi Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) di kawasan Pancoran, Jakarta Selatan, Jumat (12/6/2026).

Bantahan tersebut disampaikan menyusul beredarnya video dan unggahan di media sosial yang menuding aparat melakukan tindakan represif terhadap massa aksi, termasuk pemukulan hingga penangkapan paksa.

"Tidak ada penangkapan sama sekali. Saya enggak ada nahan orang, enggak ada. Saya ada di lokasi, dari awal sampai selesai," kata Putu saat dihubungi Suara.com.

Menurut Putu, aksi mahasiswa berlangsung di kawasan Simpang Pancoran dan mendapat pengawalan dari aparat kepolisian. Setelah demonstrasi selesai, massa bergerak kembali menuju kawasan Pancoran Buntu.

Dalam perjalanan, kata dia, massa sempat membakar ban dan menghalangi arus lalu lintas hingga memicu kemacetan.

"Nah, mau selesai kan mereka mau balik ke camp-nya, ke posko atau ke sekrenya. Di situ sempat bakar ban dan menghalangi arus lalu lintas sehingga macet," ujarnya.

Putu menjelaskan, personel lalu lintas dan Brimob kemudian memadamkan api ban yang dibakar massa untuk mencegah bahaya bagi pengguna jalan.

"Itu teman-teman Lantas, Brimob, matiin api ban. Biar kendaraan orang enggak kena, membahayakan soalnya," katanya.

Ia meminta publik tidak langsung mempercayai potongan video yang beredar di media sosial.

"Saya juga minta tolong teman-teman untuk meluruskan sama-sama, karena video kan potongan ya," ujar Putu.

Sebelumnya, akun Instagram GMNI Jakarta Selatan mengunggah sejumlah video dan foto yang mengklaim sekretariat DPC GMNI Jakarta Selatan mendapat tindakan represif dari aparat.

Dalam unggahan tersebut, GMNI Jaksel menuding sejumlah peserta aksi mengalami pemukulan, diinjak, hingga ditangkap paksa. Video yang diunggah memperlihatkan suasana aksi yang dipenuhi asap dari pembakaran ban serta kerumunan mahasiswa dan aparat di sekitar lokasi.

Menanggapi tudingan tersebut, Putu kembali menegaskan tidak ada peserta aksi yang diamankan polisi. Ia bahkan mengaku sempat mendatangi kawasan Pancoran Buntu setelah aksi berakhir untuk berdialog dengan para pengurus dan tokoh masyarakat setempat.

"Saya masuk tadi ke dalam situ, ngobrol sama ketua-ketua, sama pemuda-pemudanya. Kawan-kawan semua itu di sana," ujarnya.

Menurut dia, situasi kini sudah kondusif dan kesalahpahaman yang sempat terjadi di lapangan telah diselesaikan.

"Insya Allah aman," ucapnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kenapa Polisi 'Ngotot' Larang Mahasiswa Demo di Kawasan Bundaran HI?

Kenapa Polisi 'Ngotot' Larang Mahasiswa Demo di Kawasan Bundaran HI?

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 20:20 WIB

Bantah Klaim BEM UI, Polda Metro: Sampai Detik Ini Tak Ada Surat Pemberitahuan Demo

Bantah Klaim BEM UI, Polda Metro: Sampai Detik Ini Tak Ada Surat Pemberitahuan Demo

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 19:15 WIB

Sita Bom Molotov! Polisi Tangkap 2 Orang Diduga Ingin Tunggangi Demo Mahasiswa di Jakarta

Sita Bom Molotov! Polisi Tangkap 2 Orang Diduga Ingin Tunggangi Demo Mahasiswa di Jakarta

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 18:55 WIB

Terkini

Gangguan Akses CCTV Publik Saat Aksi Unjuk Rasa di Sudirman Bukan dari Sistem Pemprov DKI

Gangguan Akses CCTV Publik Saat Aksi Unjuk Rasa di Sudirman Bukan dari Sistem Pemprov DKI

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 22:18 WIB

Massa di Sudirman Bubar: Mahasiswa Mundur Pertama, Disusul Kelompok 'Baju Hitam'

Massa di Sudirman Bubar: Mahasiswa Mundur Pertama, Disusul Kelompok 'Baju Hitam'

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 21:21 WIB

Mahasiswa Sudah Pergi, Siapa Massa Berbaju Hitam yang Masih Bertahan di Sudirman?

Mahasiswa Sudah Pergi, Siapa Massa Berbaju Hitam yang Masih Bertahan di Sudirman?

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 21:12 WIB

Mendagri Tito Dorong DKPP Tingkatkan Integritas Penyelenggara Pemilu

Mendagri Tito Dorong DKPP Tingkatkan Integritas Penyelenggara Pemilu

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 20:56 WIB

KPK Selidiki Dugaan Perintangan Penyidikan Kasus Bea Cukai, Pendiri IAW Diperiksa

KPK Selidiki Dugaan Perintangan Penyidikan Kasus Bea Cukai, Pendiri IAW Diperiksa

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 20:54 WIB

Mengapa Pertamax Naik? Teddy Indra Wijaya Ungkap 3 Alasannya

Mengapa Pertamax Naik? Teddy Indra Wijaya Ungkap 3 Alasannya

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 20:36 WIB

Triana ke Mahasiswa: Jangan Lupakan Reformasi Agraria, Tanpa Itu Indonesia Tak Akan Berubah

Triana ke Mahasiswa: Jangan Lupakan Reformasi Agraria, Tanpa Itu Indonesia Tak Akan Berubah

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 20:25 WIB

Kenapa Polisi 'Ngotot' Larang Mahasiswa Demo di Kawasan Bundaran HI?

Kenapa Polisi 'Ngotot' Larang Mahasiswa Demo di Kawasan Bundaran HI?

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 20:20 WIB

Komisaris Vendor Motor Listrik Jadi Tersangka Baru Korupsi MBG

Komisaris Vendor Motor Listrik Jadi Tersangka Baru Korupsi MBG

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 20:09 WIB

Siasat Licik Andrew Mulyono Dekati Lodewyk Pusung Demi Kuasai Proyek Motor BGN Rp1 Triliun!

Siasat Licik Andrew Mulyono Dekati Lodewyk Pusung Demi Kuasai Proyek Motor BGN Rp1 Triliun!

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 20:04 WIB