Sakit Hati Ditagih Utang, Cucu di Banyumas Bunuh Nenek dan Dibuang ke Sumur Demi Harta

Muhamad Yasir

Senin, 15 Juni 2026 | 16:59 WIB
Sakit Hati Ditagih Utang, Cucu di Banyumas Bunuh Nenek dan Dibuang ke Sumur Demi Harta
Ilustrasi-Polisi mengungkap kasus penemuan dua mayat perempuan di sebuah rumah di Desa Patikraja, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah. [Suara.com/Ai}
baca 10 detik
  • Pelaku berinisial ANR membunuh nenek dan rekan kerjanya di Desa Patikraja, Banyumas, pada 11 dan 12 Juni 2026.
  • Motif pembunuhan berencana tersebut didasari masalah ekonomi dan keinginan pelaku untuk menguasai harta benda milik kedua korban.
  • Polisi menangkap pelaku di Banjarnegara dan menjeratnya dengan pasal pembunuhan berencana dengan ancaman maksimal hukuman mati.

Suara.com - Polisi mengungkap motif di balik pembunuhan dua perempuan di Desa Patikraja, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah.

Pelaku berinisial ANR alias D (23) diduga menghabisi nyawa neneknya sendiri dan seorang rekan kerja karena masalah ekonomi serta keinginan menguasai harta korban.

Kapolresta Banyumas Kombes Petrus P. Silalahi mengatakan pembunuhan tersebut dilakukan secara terencana dalam dua tahap pada 11 dan 12 Juni 2026.

"Kami menyimpulkan bahwa perbuatan pembunuhan ini dilakukan secara terencana dan berlangsung dalam dua fase, yakni pada tanggal 11 dan 12 Juni 2026," kata Petrus dalam konferensi pers, Senin (15/6/2026).

Korban pertama adalah KA (80), warga Desa Patikraja yang merupakan nenek dari pihak ibu pelaku. Sementara korban kedua adalah AA (18), warga Purwokerto Selatan yang merupakan rekan kerja pelaku.

Kapolresta Banyumas Kombes Petrus P. Silalahi mengatakan pembunuhan tersebut dilakukan secara terencana dalam dua tahap pada 11 dan 12 Juni 2026. [ANTARA]
Kapolresta Banyumas Kombes Petrus P. Silalahi mengatakan pembunuhan tersebut dilakukan secara terencana dalam dua tahap pada 11 dan 12 Juni 2026. [ANTARA]

Menurut Petrus, peristiwa bermula saat pelaku mendatangi rumah korban KA pada Kamis (11/6) sore untuk meminjam uang. Permintaan tersebut ditolak karena korban menyinggung utang pelaku yang belum dibayar.

"Tersangka kemudian menyampaikan keluh kesah terkait masalah ekonomi. Hal itu memicu emosi setelah korban membandingkan dengan cucu lainnya," ujarnya.

Pada malam harinya, setelah korban selesai menunaikan salat Isya, pelaku mengambil palu di rumah korban dan memukul korban hingga meninggal dunia.

Setelah itu, pelaku mengambil telepon genggam dan uang tunai Rp220 ribu milik korban.

baca juga

Usai membunuh neneknya, pelaku menemui korban AA dan mengajaknya pergi ke kawasan Baturraden. Keduanya kemudian kembali ke rumah korban KA.

Pelaku sempat mengaku rumah tersebut milik orang tuanya. Namun korban AA mulai curiga setelah melihat seseorang tergeletak di ruang salat.

Pelaku kemudian membunuh korban kedua menggunakan palu yang sama.

"Tersangka kembali melakukan pembunuhan dan mengambil barang milik korban, termasuk telepon genggam dan perhiasan," kata Petrus.

Setelah kedua korban tewas, pelaku berusaha menghilangkan jejak dengan membersihkan bercak darah, memindahkan jenazah, dan mengirim pesan WhatsApp menggunakan ponsel korban kedua untuk mengelabui keluarga.

Saat warga mulai mencari keberadaan korban KA pada Jumat (12/6) pagi, pelaku memindahkan jasad korban pertama ke dalam sumur di dapur rumah dan menyembunyikan jasad korban kedua di gudang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Misteri 2 Mayat Wanita di Banyumas: Nenek Ditemukan Dalam Sumur, Gadis 18 Tahun Bersimbah Darah

Misteri 2 Mayat Wanita di Banyumas: Nenek Ditemukan Dalam Sumur, Gadis 18 Tahun Bersimbah Darah

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 15:43 WIB

Polisi Dalami Dugaan Pembunuhan Pengemudi Ojol yang Tewas Bersimbah Darah di Maros

Polisi Dalami Dugaan Pembunuhan Pengemudi Ojol yang Tewas Bersimbah Darah di Maros

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 12:06 WIB

Dulu Incar Kursi DPRD, Eks Caleg Bekasi Kini Jadi Otak Pembunuhan Sadis WN Korea!

Dulu Incar Kursi DPRD, Eks Caleg Bekasi Kini Jadi Otak Pembunuhan Sadis WN Korea!

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 09:25 WIB

Terkini

5 Jurnalis Hilang di Krakatau, Jurnalis Sumsel Gelar Doa dan Ingatkan Pesan Saling Jaga

5 Jurnalis Hilang di Krakatau, Jurnalis Sumsel Gelar Doa dan Ingatkan Pesan Saling Jaga

Sumsel | Selasa, 15 September 2026 | 19:03 WIB

Bareskrim Ungkap Dugaan Manipulasi Laporan Keuangan dalam IPO PT Multi Makmur Lemindo

Bareskrim Ungkap Dugaan Manipulasi Laporan Keuangan dalam IPO PT Multi Makmur Lemindo

Jatim | Selasa, 15 September 2026 | 18:59 WIB

Fahd Arafiq Pakai Rompi 172, Ini Daftar Nama Tersangka yang Resmi Ditahan KPK

Fahd Arafiq Pakai Rompi 172, Ini Daftar Nama Tersangka yang Resmi Ditahan KPK

News | Selasa, 15 September 2026 | 18:59 WIB

Mulai Siapkan Dana Pensiun, BRI DPLK Tawarkan Kemudahan dan Bonus lewat BRImo

Mulai Siapkan Dana Pensiun, BRI DPLK Tawarkan Kemudahan dan Bonus lewat BRImo

Bali | Selasa, 15 September 2026 | 18:53 WIB

Masa Pensiun Lebih Terencana, BRI DPLK Mudah Dibuka lewat BRImo dan Berbonus

Masa Pensiun Lebih Terencana, BRI DPLK Mudah Dibuka lewat BRImo dan Berbonus

Sulsel | Selasa, 15 September 2026 | 18:51 WIB

Minyak Sawit Lebih Efisien, Tapi Hutan Bukan Harga yang Boleh Dikorbankan

Minyak Sawit Lebih Efisien, Tapi Hutan Bukan Harga yang Boleh Dikorbankan

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 18:50 WIB

Wapres Gibran Serukan Dukungan untuk Stabilitas Ekonomi Usai Pergantian Menkeu

Wapres Gibran Serukan Dukungan untuk Stabilitas Ekonomi Usai Pergantian Menkeu

Jawa Tengah | Selasa, 15 September 2026 | 18:49 WIB

KPK Tahan Fahd Arafiq dan Presdir Summarecon Terkait Suap HGB Bogor

KPK Tahan Fahd Arafiq dan Presdir Summarecon Terkait Suap HGB Bogor

News | Selasa, 15 September 2026 | 18:49 WIB

Persiapkan Masa Pensiun, BRI Hadirkan Kemudahan Buka DPLK lewat BRImo

Persiapkan Masa Pensiun, BRI Hadirkan Kemudahan Buka DPLK lewat BRImo

Malang | Selasa, 15 September 2026 | 18:48 WIB

Chandra Asri Group dan Bank Mandiri Perkuat Sinergi untuk Mendukung Ekosistem Petrokimia Nasional

Chandra Asri Group dan Bank Mandiri Perkuat Sinergi untuk Mendukung Ekosistem Petrokimia Nasional

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 18:46 WIB

×