PDIP Bongkar Taktik PSI: Bajak Kader demi Besar Instan, Urusan Jokowi Selesai!

Muhamad Yasir, Bagaskara Isdiansyah

Selasa, 16 Juni 2026 | 10:48 WIB
PDIP Bongkar Taktik PSI: Bajak Kader demi Besar Instan, Urusan Jokowi Selesai!
Presiden Joko Widodo atau Jokowi berpidato pada acara puncak perayaan HUT ke-8 Partai Solidaritas Indonesia (PSI) di Djakarta Theater, Jakarta Pusat, Selasa (31/1/2023). (YouTube Partai Solidaritas Indonesia)
baca 10 detik
  • PDIP menanggapi rencana Jokowi bergabung dengan PSI sebagai urusan pribadi setelah mantan Presiden tersebut resmi dipecat partai.
  • PDIP menyoroti strategi PSI yang diduga membujuk kader partai lain dengan tawaran material untuk membesarkan partai secara instan.
  • PSI memberi sinyal segera meresmikan bergabungnya Jokowi yang telah dipersiapkan sebagai figur panutan dalam struktur partai tersebut.

Suara.com - Rencana Presiden ke-7 RI Joko Widodo atau Jokowi mengenakan jaket Partai Solidaritas Indonesia (PSI) dan disebut-sebut bakal menempati posisi Ketua Dewan Pembina mendapat respons keras dari PDI Perjuangan (PDIP).

Partai banteng menilai PSI tengah menjalankan strategi "membesarkan partai secara instan" dengan memburu kader-kader partai lain.

Ketua DPP PDIP Deddy Yevri Sitorus menegaskan partainya tidak lagi memiliki urusan politik dengan Jokowi sejak mantan kader tersebut dipecat dari keanggotaan PDIP.

Menurut Deddy, keputusan Jokowi untuk bergabung atau mengenakan atribut partai apa pun sepenuhnya menjadi urusan pribadi mantan Presiden tersebut.

"Bagi kami, urusan dengan Jokowi sudah selesai, sudah dipecat dari keanggotaan partai. Jadi dia mau pakai jaket partai apa pun, itu urusan Jokowi," kata Deddy dalam keterangannya, Selasa (16/6/2026).

Meski demikian, Deddy mengaku PDIP mencermati secara serius gerakan PSI yang belakangan disebut aktif mendekati kader-kader partai politik lain, termasuk PDIP.

Ia mengklaim menerima berbagai informasi mengenai upaya perekrutan kader yang disebut disertai tawaran bantuan material.

"Kami terus mengawasi gerakan mereka yang terus-menerus berusaha membujuk kader-kader PDIP untuk masuk PSI di berbagai daerah. Menurut info yang saya dengar, bahkan rata-rata ditawari bantuan material yang lumayan. Meski saya tidak tahu kebenarannya, gejalanya nyata," ungkap Deddy.

Deddy menilai fenomena tersebut tidak hanya menyasar PDIP. Menurut dia, sejumlah partai lain seperti NasDem, Demokrat, dan PAN juga mulai menghadapi situasi serupa.

baca juga

"Ini banyak sekali terlihat gejalanya, terutama di basis NasDem, Demokrat, dan PAN. Jadi mereka tidak saja berhadapan dengan PDIP, tapi dengan partai lain yang kadernya 'dipungut' untuk membesarkan PSI secara instan," tambahnya.

Meski menyoroti manuver PSI, Deddy menegaskan PDIP tidak merasa terancam. Ia justru mengingatkan bahwa PSI gagal menembus parlemen pada Pemilu 2024 meskipun saat itu berada dekat dengan lingkar kekuasaan.

"Terus terang kami tidak takut. Pemilu kemarin, saat di puncak kekuasaan dengan jaringan pemerintahan, aparat, hingga anggaran bansos saja mereka masih gagal masuk parlemen. Kita lihat saja nanti perkembangannya, karena pemilu masih jauh," katanya.

Grace Natalie ditunjuk jadi Stafsus Jokowi (Instagram)
Grace Natalie dan Jokowi (Instagram)

Sinyal Jokowi Segera Berjaket PSI

Sebelumnya, PSI secara terbuka memberi sinyal bahwa Jokowi akan segera mengenakan jaket partai tersebut dan menempati posisi penting dalam struktur partai.

Ketua DPP PSI Bidang Politik Bestari Barus mengatakan dukungan Jokowi terhadap PSI sebenarnya sudah terlihat sejak lama.

"Kalau Pak Jokowi itu sudah dari lama itu, kalau sekadar dibilang beliau PSI itu setelah di Kongres itu beliau sebagai narasumber utama itu menyampaikan bahwa akan mendukung full PSI dan akan bekerja keras untuk PSI," kata Bestari kepada wartawan, Sabtu (13/6/2026).

Menurut Bestari, Jokowi bahkan pernah dipakaikan jaket PSI saat menerima kunjungan pengurus partai di kediamannya di Solo. Kini, kata dia, hanya tinggal menunggu momentum yang tepat untuk prosesi simbolis tersebut.

"Tapi yang untuk ini kan simbolis ya, bahwa simbolisnya nanti simbolis saja, jaketnya sudah pasti siap. Hanya saja kita akan, bukan kita akan, kita memberikan itu kepada ketua umum kapan waktu yang pas," ujarnya.

Meski belum mengonfirmasi posisi formal Jokowi di PSI, Bestari menyebut mantan Presiden itu sudah ditempatkan sebagai figur panutan partai.

Sementara itu, Sekretaris Dewan Pembina PSI Grace Natalie memilih irit bicara saat ditanya soal kabar Jokowi akan menjadi Ketua Dewan Pembina.

"Saya katakan Bapak J. Saya tidak sebut Pak Jokowi," kata Grace kepada Suara.com.

Saat kembali didesak, Grace hanya menjawab singkat.

"Ditunggu saja hehe," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

PDIP Tegaskan Tutup Buku dengan Jokowi: Mau Pakai Jaket PSI, Itu Urusannya

PDIP Tegaskan Tutup Buku dengan Jokowi: Mau Pakai Jaket PSI, Itu Urusannya

News | Senin, 15 Juni 2026 | 16:17 WIB

Pangi Syarwi: Kalau Bicara Gibran Lihat Jokowi di Belakangnya, Bisa Jadi Dia Presiden Malam Kan

Pangi Syarwi: Kalau Bicara Gibran Lihat Jokowi di Belakangnya, Bisa Jadi Dia Presiden Malam Kan

News | Senin, 15 Juni 2026 | 16:00 WIB

Sentil Polri di Kasus Roy Suryo, Henri Subiakto Sebut UU ITE Dipakai Tutupi Isu Ijazah Jokowi

Sentil Polri di Kasus Roy Suryo, Henri Subiakto Sebut UU ITE Dipakai Tutupi Isu Ijazah Jokowi

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 21:15 WIB

Terkini

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Jogja | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:04 WIB

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:25 WIB

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:59 WIB

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:35 WIB

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:30 WIB

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:00 WIB

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:47 WIB

×