WNA Ribut dan Diseret di Terminal 3 Soetta! Polisi Sampai Panggil Penerjemah Mandarin untuk Mediasi

Muhamad Yasir

Selasa, 16 Juni 2026 | 15:18 WIB
WNA Ribut dan Diseret di Terminal 3 Soetta! Polisi Sampai Panggil Penerjemah Mandarin untuk Mediasi
Keributan antar WNA terjadi di area counter check-in maskapai Cathay Pacific Terminal 3 Bandara Seoekarno Hatta. [Istimewa]
baca 10 detik
  • Kericuhan melibatkan warga negara asing terjadi di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta pada Senin, 15 Juni 2026 malam.
  • Polisi mengamankan pihak terkait untuk dimintai keterangan setelah menerima laporan dari petugas keamanan bandara setempat.
  • Insiden dipicu masalah lama antarwarga negara asing dan berhasil diselesaikan secara kekeluargaan melalui mediasi pihak kepolisian.

Suara.com - Sebuah unggahan di media sosial yang memperlihatkan seorang pria tergeletak di lantai dan diduga diseret petugas di Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, viral dan memicu beragam spekulasi publik.

Unggahan akun Instagram Infojakarta.co.id pada Senin (15/6/2026) malam menyebut terjadi kericuhan di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta.

Dalam video yang beredar, tampak sejumlah petugas keamanan dan kerumunan penumpang mengelilingi seorang pria yang berada di lantai area terminal.

"Senin malam, 15 Juni 2026, dilaporkan terjadi kericuhan di Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Kota Tangerang. Terpantau seorang penumpang diseret oleh petugas bandara. Belum diketahui kronologi pasti kejadian ini," tulis akun tersebut.

Belakangan, Polresta Bandara Soekarno-Hatta memberikan penjelasan terkait insiden yang viral tersebut.

Polisi menyebut keributan terjadi di area counter check-in maskapai Cathay Pacific sekitar pukul 20.30 WIB.

Informasi awal diterima dari petugas Aviation Security (Avsec) yang kemudian meminta bantuan aparat kepolisian untuk melakukan pengamanan.

Personel Polsubsektor Terminal 3 bersama petugas Avsec langsung menuju lokasi guna mengendalikan situasi dan mencegah gangguan terhadap aktivitas pelayanan penumpang.

Setelah kondisi berhasil diamankan, sejumlah warga negara asing (WNA) yang terlibat perselisihan dibawa ke Mako Polsubsektor Terminal 3 untuk dimintai keterangan.

baca juga

Dalam proses pemeriksaan, polisi bahkan menghadirkan penerjemah bahasa Mandarin untuk memfasilitasi komunikasi dengan pihak-pihak yang terlibat.

Hasil klarifikasi mengungkap bahwa keributan tersebut bukan dipicu persoalan di bandara, melainkan akibat kesalahpahaman yang berakar dari masalah lama di negara asal mereka.

"Berdasarkan hasil mediasi dan dialog yang dilakukan, diketahui bahwa keributan dipicu oleh kesalahpahaman terkait permasalahan yang diduga pernah terjadi di negara asal mereka beberapa tahun sebelumnya," ungkap Kapolres Bandara Soekarno-Hatta Kombes Wisnu Wardana kepada wartawan, Selasa (16/6/2026).

Menurut Wisnu pendekatan persuasif dan mediasi menjadi langkah utama untuk menyelesaikan persoalan tersebut.

"Setelah dilakukan klarifikasi dan mediasi dengan bantuan penerjemah, para pihak memahami duduk permasalahan yang terjadi dan sepakat menyelesaikannya secara kekeluargaan tanpa melanjutkan ke proses hukum," katanya.

Wisnu juga memastikan situasi di Terminal 3 kembali kondusif setelah proses mediasi selesai dilakukan. Aktivitas pelayanan penumpang pun disebut tetap berjalan normal tanpa gangguan berarti.

Polresta Bandara Soekarno-Hatta pun mengimbau seluruh pengguna jasa bandara untuk mengedepankan komunikasi yang baik dalam menyelesaikan persoalan serta segera melapor kepada petugas apabila menemukan potensi gangguan keamanan.

"Seluruh rangkaian penanganan berlangsung aman, tertib, dan kondusif hingga para pihak meninggalkan lokasi," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Saran Mitigasi Korupsi Diabaikan, Ombudsman Bongkar Celah Maladministrasi di BGN dan Imipas

Saran Mitigasi Korupsi Diabaikan, Ombudsman Bongkar Celah Maladministrasi di BGN dan Imipas

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 21:02 WIB

Siasat Licik Dokter Gigi Vietnam: Pura-pura Jadi Pasien Demi Buka Praktik Ilegal di Ciputat!

Siasat Licik Dokter Gigi Vietnam: Pura-pura Jadi Pasien Demi Buka Praktik Ilegal di Ciputat!

News | Senin, 08 Juni 2026 | 17:47 WIB

Pengawasan WNA Diperketat agar Indonesia Tak Jadi Basis Kegiatan Ilegal

Pengawasan WNA Diperketat agar Indonesia Tak Jadi Basis Kegiatan Ilegal

News | Senin, 08 Juni 2026 | 07:38 WIB

Terkini

Kembali Diperiksa KPK, Gus Yaqut Berharap Kebenaran Terungkap di Kasus Kuota Haji

Kembali Diperiksa KPK, Gus Yaqut Berharap Kebenaran Terungkap di Kasus Kuota Haji

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 11:46 WIB

FKBI Kritik Tayangan World Cup 2026 TVRI Gara-Gara Promosi Super Soccer

FKBI Kritik Tayangan World Cup 2026 TVRI Gara-Gara Promosi Super Soccer

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 11:12 WIB

Sekolah Rakyat Junjung Prinsip Setiap Siswa Berharga, ESQ Dukung Pemetaan Talenta Siswa

Sekolah Rakyat Junjung Prinsip Setiap Siswa Berharga, ESQ Dukung Pemetaan Talenta Siswa

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 11:11 WIB

Gawat! Perang AS - Iran Kali Ini Tanpa Batas Waktu, Trump Ungkit Kesepakatan Awal

Gawat! Perang AS - Iran Kali Ini Tanpa Batas Waktu, Trump Ungkit Kesepakatan Awal

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 11:05 WIB

28.478 Siswa Baru Masuk Sekolah Rakyat

28.478 Siswa Baru Masuk Sekolah Rakyat

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 11:03 WIB

MPLS Sekolah Rakyat Digelar Bertahap Empat Gelombang

MPLS Sekolah Rakyat Digelar Bertahap Empat Gelombang

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 10:51 WIB

JPO Tendean Nyaris Ambruk, Crane Masih Tersangkut dan Kemacetan Mengular

JPO Tendean Nyaris Ambruk, Crane Masih Tersangkut dan Kemacetan Mengular

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 10:47 WIB

Tiang Copot Usai Dihantam Truk! JPO Tendean Harus Dibongkar Total, Arus ke Blok M Bakal Ditutup

Tiang Copot Usai Dihantam Truk! JPO Tendean Harus Dibongkar Total, Arus ke Blok M Bakal Ditutup

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 10:31 WIB

Sempat Dijaga TNI Rumah Febrie di Radio Dalam Bakal Digeledah? Kejagung Siap Cari Bunker Rahasia

Sempat Dijaga TNI Rumah Febrie di Radio Dalam Bakal Digeledah? Kejagung Siap Cari Bunker Rahasia

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 10:13 WIB

Donald Trump Janji Bikin Iran Menderita: Kami Pukul Mereka dengan Sangat Keras

Donald Trump Janji Bikin Iran Menderita: Kami Pukul Mereka dengan Sangat Keras

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 10:00 WIB

×