AS-Iran Sudah Damai, Rusia Masih Perang, Kilang Minyak Moskow Hancur Dihantam Drone Ukraina

Pebriansyah Ariefana

Kamis, 18 Juni 2026 | 13:07 WIB
AS-Iran Sudah Damai, Rusia Masih Perang, Kilang Minyak Moskow Hancur Dihantam Drone Ukraina
Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy (x.com)
baca 10 detik
  • Serangan drone jarak jauh Ukraina kembali menghantam dan membakar kilang minyak utama di Moskow.

  • Operasi militer Kyiv sengaja menargetkan infrastruktur energi untuk melumpuhkan sumber pendapatan perang Rusia.

  • KTT G7 merespons eskalasi dengan memperkuat sistem pertahanan udara guna mendukung penuh Ukraina.

Suara.com - Ukraina kembali membongkar kelemahan sistem pertahanan udara Rusia lewat serangan drone strategis yang menusuk jantung ibu kota. Fasilitas pemurnian minyak utama di Moskow menjadi sasaran empuk untuk kedua kalinya dalam pekan ini.

Langkah agresif Kyiv ini menandai babak baru perang atrisi yang beralih fokus pada pelumpuhan urat nadi ekonomi Kremlin. Serangan jarak jauh tersebut secara sistematis menyasar infrastruktur energi yang menyokong dana perang Rusia.

Wali Kota Moskow, Sergei Sobyanin, mengonfirmasi lewat Telegram bahwa rentetan pesawat tanpa awak menyasar Kilang Minyak Moskow di distrik Kapotnya. Melalui pernyataan resminya, ia menegaskan kepanikan di lapangan dalam menghalau gempuran tersebut.

Drone Ukraina TB-2 ditembak jatuh Rusia [Foto: Twitter]
Drone Ukraina TB-2 ditembak jatuh Rusia [Foto: Twitter]

“Pasukan pertahanan udara terus menghalau serangan masif,” kata Sergei Sobyanin, dikutip dari CNN Internasional, Kamis (18/6/2026).

Sobyanin juga mengklaim bahwa lebih dari 48 drone yang mengarah ke wilayah ibu kota berhasil ditembak jatuh. Namun, rekaman video yang terverifikasi secara geografis oleh CNN menunjukkan dampak fatal yang berbeda dari klaim tersebut.

Video memperlihatkan asap hitam pekat membubung tinggi dari salah satu sektor unit kilang sebelum ledakan susulan yang lebih besar mengguncang kompleks. Dentuman keras tersebut menerbangkan atap tangki penampungan bahan bakar berukuran besar ke udara.

Gempuran udara ini tidak hanya merusak instalasi industri, tetapi juga menghantam kawasan pemukiman warga di pinggiran kota. Sebuah gedung apartemen di wilayah Zhukovsky dilaporkan mengalami kerusakan struktural akibat hantaman pesawat tanpa awak.

Gubernur wilayah Moskow, Andrey Vorobyov, menjelaskan bahwa kerusakan terjadi pada bagian fasad bangunan dan beberapa balkon apartemen. Beruntung, insiden di area pemukiman padat tersebut tidak memakan korban jiwa dari pihak warga sipil.

Meski demikian, puing-puing drone yang jatuh memicu kerusakan berantai di beberapa titik strategis di luar wilayah ibu kota. Sebuah pusat kebugaran, fasilitas industri, rumah warga, hingga pusat perbelanjaan dilaporkan hancur dan terbakar hebat.

baca juga

Eskalasi serangan juga memakan korban di wilayah Rostov yang terletak lebih jauh di selatan wilayah kedaulatan Rusia. Gubernur Rostov, Yury Slyusar, melaporkan satu warga sipil tewas dan dua lainnya luka-luka akibat serangan paralel.

Hantaman drone pada hari Kamis ini memperpanjang pukulan telak setelah fasilitas yang sama juga dirusak pada hari Selasa. Rentetan serangan tanpa jeda ini mempertegas kapabilitas militer Ukraina yang semakin mandiri dan mematikan.

Menanggapi keberhasilan operasi tersebut, Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengungkapkan rasa optimisnya terhadap efektivitas persenjataan baru mereka. Kyiv kini memiliki taji untuk menyerang wilayah dalam Rusia tanpa ketergantungan penuh dari pihak Barat.

“500 kilometer jauhnya,” kata Volodymyr Zelensky.

Zelensky menegaskan bahwa senjata jarak jauh tersebut sengaja dikerahkan untuk memukul mundur kekuatan ekonomi musuh. Strategi ofensif jauh ke dalam teritori Rusia ini dirancang demi memaksa Moskow segera menghentikan agresinya.

Dalam beberapa bulan terakhir, militer Ukraina memang gencar mengincar pangkalan angkatan laut, depo penyimpanan, dan terminal minyak. Salah satu operasi bahkan sukses menjangkau wilayah Leningrad, pusat ekonomi yang selama ini dianggap paling aman.

Langkah sistematis Kyiv ini langsung memukul sektor paling sensitif karena sepertiga pendapatan anggaran negara Rusia bergantung pada minyak. Di tengah sanksi ketat Uni Eropa dan Washington, hilangnya kapasitas produksi lokal akan mempercepat kelumpuhan ekonomi.

Dampak nyata dari sabotase udara ini sudah mulai dirasakan di wilayah Krimea yang dicaplok Rusia sejak 2014 lalu. Kelangkaan bahan bakar dan pembatasan bensin terpaksa diberlakukan setelah jalur pasokan darat lumpuh total akibat serangan Ukraina.

Serangan masif ini juga terjadi bertepatan dengan momentum krusial saat para pemimpin dunia berkumpul dalam Konferensi Tingkat Tinggi G7. Di sela-sela pertemuan di Prancis tersebut, diplomasi intensif terus digalang oleh pihak Ukraina.

Zelensky secara khusus melakukan pembicaraan dengan Donald Trump guna membahas masa depan dukungan militer global bagi negaranya. Setelah pertemuan, Zelensky menyatakan bahwa komitmen penguatan sistem pertahanan udara Ukraina telah disepakati oleh seluruh anggota.

Sebelumnya, Trump sempat mendesak Rusia untuk segera mengambil langkah damai demi menghentikan konflik yang telah memasuki tahun kelima. Trump menyoroti besarnya jumlah korban yang berjatuhan dari kedua belah pihak selama perang berlangsung.

“Rusia telah kehilangan banyak sekali orang, dan begitu juga Ukraina,” kata Trump.

Presiden Prancis Emmanuel Macron menutup KTT dengan menegaskan bahwa para pemimpin dunia kini sadar Rusia tidak berniat damai. Situasi ini memicu perubahan besar dalam arah kebijakan dan pendekatan strategis Amerika Serikat terhadap konflik tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Teruji di Medan Perang Ukraina, Sky-Watch Luncurkan Drone Canggih RQ-70 Dainn

Teruji di Medan Perang Ukraina, Sky-Watch Luncurkan Drone Canggih RQ-70 Dainn

News | Rabu, 17 Juni 2026 | 06:10 WIB

Kapal Perang Rusia Lepas Tembakan Peringatan ke Jacht Inggris di Jalur Pelayaran Selat Inggris

Kapal Perang Rusia Lepas Tembakan Peringatan ke Jacht Inggris di Jalur Pelayaran Selat Inggris

News | Rabu, 17 Juni 2026 | 08:51 WIB

Terkini

Cara Mengatasi Masalah Baterai Cepat Habis di HP Android, Mudah Dilakukan

Cara Mengatasi Masalah Baterai Cepat Habis di HP Android, Mudah Dilakukan

Tekno | Senin, 03 Agustus 2026 | 16:35 WIB

Viva Milk Cleanser Ada Berapa Macam? Cek Varian dan Fungsi Masing-Masing

Viva Milk Cleanser Ada Berapa Macam? Cek Varian dan Fungsi Masing-Masing

Lifestyle | Senin, 03 Agustus 2026 | 16:35 WIB

Pre-Order Samsung Galaxy Fold8 Pakai Kartu Debit BRI, Dapatkan Potongan Hingga Rp4 Juta!

Pre-Order Samsung Galaxy Fold8 Pakai Kartu Debit BRI, Dapatkan Potongan Hingga Rp4 Juta!

Bri | Senin, 03 Agustus 2026 | 16:32 WIB

Muktamar NU Jadi Momentum Gus Ipul dan Gus Kikin Gaungkan Gerakan "Kembali ke Muasis"

Muktamar NU Jadi Momentum Gus Ipul dan Gus Kikin Gaungkan Gerakan "Kembali ke Muasis"

News | Senin, 03 Agustus 2026 | 16:29 WIB

Sante' Kaffe FUGO Hotel Banjarmasin Beri Diskon Spesial, Pengguna Brimo Wajib Tahu!

Sante' Kaffe FUGO Hotel Banjarmasin Beri Diskon Spesial, Pengguna Brimo Wajib Tahu!

Bri | Senin, 03 Agustus 2026 | 16:29 WIB

Anwar Sadad Mangkir dari Pemeriksaan KPK Terkait Kasus Hibah Pokmas Jatim

Anwar Sadad Mangkir dari Pemeriksaan KPK Terkait Kasus Hibah Pokmas Jatim

News | Senin, 03 Agustus 2026 | 16:29 WIB

Pemerintah Pusat Tolak Wacana Pajak Mobil Listrik DKI, Kemenperin Minta Industri Jangan Dibebani

Pemerintah Pusat Tolak Wacana Pajak Mobil Listrik DKI, Kemenperin Minta Industri Jangan Dibebani

Bisnis | Senin, 03 Agustus 2026 | 16:27 WIB

Roy Suryo Ajukan Praperadilan Keempat, Gugat Pencekalan di Kasus Dugaan Ijazah Jokowi

Roy Suryo Ajukan Praperadilan Keempat, Gugat Pencekalan di Kasus Dugaan Ijazah Jokowi

News | Senin, 03 Agustus 2026 | 16:27 WIB

Timnas Indonesia Bakal Duel Lawan Vietnam, John Herdman: Ujian yang Sangat Berat!

Timnas Indonesia Bakal Duel Lawan Vietnam, John Herdman: Ujian yang Sangat Berat!

Video | Senin, 03 Agustus 2026 | 16:25 WIB

Pilot Malaysia Airlines Selundupkan 70 Ribu Ekstasi, PDRM Telusuri Rekaman CCTV KLIA

Pilot Malaysia Airlines Selundupkan 70 Ribu Ekstasi, PDRM Telusuri Rekaman CCTV KLIA

News | Senin, 03 Agustus 2026 | 16:23 WIB

×