Sekolah Rakyat Siap Beroperasi, Kemensos Hadapi Krisis Tenaga Pendidik

Bella, Lilis Varwati

Kamis, 18 Juni 2026 | 13:16 WIB
Sekolah Rakyat Siap Beroperasi, Kemensos Hadapi Krisis Tenaga Pendidik
Menteri Sosial Saifullah Yusuf alias Gus Ipul. (Suara.com/Bagaskara)
baca 10 detik
  • Kemensos membangun 93 Sekolah Rakyat permanen yang progres fisiknya telah mencapai 78,75 persen menjelang operasional pada Juli 2026.
  • Pemerintah daerah diminta menyediakan tenaga kependidikan untuk mengatasi kekurangan guru selama masa transisi operasional Sekolah Rakyat nasional.
  • Program Sekolah Rakyat menjangkau 48.975 calon siswa dari kelompok masyarakat rentan, melampaui kuota awal sebanyak 32.640 siswa.

Suara.com - Kementerian Sosial (Kemensos) mengakui masih menghadapi tantangan kekurangan tenaga kependidikan menjelang operasional penuh program Sekolah Rakyat pada tahun ajaran 2026/2027. Kondisi itu terjadi di tengah progres pembangunan 93 Sekolah Rakyat permanen yang telah mencapai 78,75 persen.

Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul mengatakan, penyelesaian pembangunan gedung bukan satu-satunya pekerjaan yang harus dituntaskan sebelum Sekolah Rakyat mulai beroperasi pada Juli mendatang.

"Gedung selesai bukan berarti sekolah siap. Bagaimana memindahkan siswa, menerima siswa baru, dan memastikan dukungan di tahap awal itu yang menentukan," ujar Gus Ipul dalam Rapat Koordinasi Optimalisasi Pembangunan Sekolah Rakyat Permanen bersama 126 perwakilan pemerintah daerah dari 93 kabupaten/kota pemilik Sekolah Rakyat permanen di Gedung Aneka Bhakti Kementerian Sosial, Rabu (17/6/2026).

Secara nasional, pada tahun ajaran 2026/2027 akan beroperasi 178 Sekolah Rakyat yang terdiri atas 93 sekolah permanen, 77 sekolah rintisan 2025, dan delapan sekolah rintisan baru 2026.

Dari sisi kesiapan fisik, sebanyak 69 lokasi telah rampung dan 24 lokasi lainnya sudah dapat difungsikan. Namun, pemerintah masih membutuhkan dukungan pemerintah daerah untuk memenuhi kebutuhan tenaga pendidik pada masa transisi.

"Bisa jadi di tempat yang baru kita masih mengalami kekurangan tenaga kependidikan. Maka itu kita butuh bantuan dari daerah, guru-guru sementara untuk tahap awal ini," ujarnya.

Foto udara proyek pembangunan Sekolah Rakyat Provinsi Jawa Tengah 1 di Desa Candiyasan, Kertek, Wonosobo, Jawa Tengah, Minggu (7/6/2026). [ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/nz]
Foto udara proyek pembangunan Sekolah Rakyat Provinsi Jawa Tengah 1 di Desa Candiyasan, Kertek, Wonosobo, Jawa Tengah, Minggu (7/6/2026). [ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/nz]

Gus Ipul menegaskan, kolaborasi pemerintah daerah menjadi faktor penting dalam memastikan proses transisi dari sekolah rintisan menuju sekolah permanen berjalan lancar. Dukungan tersebut mencakup penetapan siswa, pembentukan tim transisi, penyediaan tenaga pengajar, hingga sosialisasi kepada masyarakat.

Menurut dia, masa transisi menjadi fase krusial yang membutuhkan koordinasi lintas sektor. Sebab, sebagian Sekolah Rakyat masih beroperasi di sekolah rintisan, sementara sebagian lainnya akan mulai menggunakan gedung permanen.

"Masing-masing ada yang masih tetap berada di sekolah rintisan, tapi ada sebagian lagi yang akan menggunakan gedung permanen. Untuk itu diperlukan kolaborasi dan koordinasi yang baik agar masa transisi ini bisa kita lalui dengan baik," kata Gus Ipul.

baca juga

Di sisi lain, antusiasme masyarakat terhadap program tersebut terus meningkat. Kemensos mencatat sebanyak 48.975 bakal calon siswa telah terjangkau program Sekolah Rakyat, melampaui kuota awal yang ditetapkan sebanyak 32.640 siswa.

Dari jumlah tersebut, mayoritas berasal dari kelompok masyarakat rentan, yakni 85,8 persen merupakan penerima Program Keluarga Harapan (PKH) dan 77,6 persen berasal dari kelompok desil 1 dan 2 Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN). Sebagian di antaranya bahkan merupakan anak-anak yang sebelumnya tidak pernah mengenyam pendidikan.

Untuk memastikan seluruh tahapan berjalan sesuai target, pemerintah telah menetapkan tujuh langkah percepatan menuju operasional Sekolah Rakyat pada 14 Juli 2026. Langkah tersebut meliputi penetapan siswa, sosialisasi kepada masyarakat, hingga mobilisasi guru dan siswa.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ancaman El Nino Berpotensi Picu Krisis Ekonomi, Pemerintah Diminta Waspada

Ancaman El Nino Berpotensi Picu Krisis Ekonomi, Pemerintah Diminta Waspada

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 13:09 WIB

Kemensos Salurkan Bantuan Isian Rumah hingga Jaminan Hidup bagi Korban Bencana di Sumatra

Kemensos Salurkan Bantuan Isian Rumah hingga Jaminan Hidup bagi Korban Bencana di Sumatra

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 11:22 WIB

Bansos Aman! Gus Ipul Jamin Efisiensi Anggaran Tak Pangkas Bantuan Rakyat

Bansos Aman! Gus Ipul Jamin Efisiensi Anggaran Tak Pangkas Bantuan Rakyat

News | Rabu, 17 Juni 2026 | 21:15 WIB

Murid Sekolah Rakyat Lampaui Target, Kemensos Ajukan Tambahan Anggaran hingga Rp8 Triliun

Murid Sekolah Rakyat Lampaui Target, Kemensos Ajukan Tambahan Anggaran hingga Rp8 Triliun

News | Rabu, 17 Juni 2026 | 20:35 WIB

1,4 Juta Lansia Terancam Tak Dapat Bantuan, Gus Ipul Minta Tambah Anggaran Rp22 T

1,4 Juta Lansia Terancam Tak Dapat Bantuan, Gus Ipul Minta Tambah Anggaran Rp22 T

News | Rabu, 17 Juni 2026 | 16:17 WIB

Jelang Konbes Banser, Gus Ipul Tegaskan Peran Banser sebagai Pengabdian Ulama untuk Bangsa

Jelang Konbes Banser, Gus Ipul Tegaskan Peran Banser sebagai Pengabdian Ulama untuk Bangsa

News | Rabu, 17 Juni 2026 | 09:48 WIB

Reog Sekolah Rakyat Ponorogo Masuk 10 Besar Pelestari Budaya di Festival Piala Presiden

Reog Sekolah Rakyat Ponorogo Masuk 10 Besar Pelestari Budaya di Festival Piala Presiden

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 19:29 WIB

Teach You a Lesson dan 'Bahasa Cinta' Seorang Guru untuk Anak Didiknya

Teach You a Lesson dan 'Bahasa Cinta' Seorang Guru untuk Anak Didiknya

Your Say | Selasa, 16 Juni 2026 | 17:00 WIB

Polisi hingga DPR Kelola SPPG, Guru Ngeluh Kesulitan Mengadu soal MBG

Polisi hingga DPR Kelola SPPG, Guru Ngeluh Kesulitan Mengadu soal MBG

News | Senin, 15 Juni 2026 | 21:37 WIB

Guru Ungkap Ada PPPK Paruh Waktu Bergaji Rp15 Ribu, Anggaran Pendidikan Disorot

Guru Ungkap Ada PPPK Paruh Waktu Bergaji Rp15 Ribu, Anggaran Pendidikan Disorot

News | Senin, 15 Juni 2026 | 18:39 WIB

Terkini

Kecelakaan Beruntun di Pasaman, Dua Penumpang Luka-luka dan Sejumlah Kendaraan Rusak

Kecelakaan Beruntun di Pasaman, Dua Penumpang Luka-luka dan Sejumlah Kendaraan Rusak

Sumbar | Minggu, 02 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Tragedi Proyek Sekolah Rakyat, 3 Pekerja Hanyut di Sungai Ogan Saat Menyeberang

Tragedi Proyek Sekolah Rakyat, 3 Pekerja Hanyut di Sungai Ogan Saat Menyeberang

Sumsel | Minggu, 02 Agustus 2026 | 22:50 WIB

Anak Kembali Aktif Bersekolah, Jangan Lupakan Perlindungan dari Demam Berdarah Dengue

Anak Kembali Aktif Bersekolah, Jangan Lupakan Perlindungan dari Demam Berdarah Dengue

Health | Minggu, 02 Agustus 2026 | 22:27 WIB

Bypass Jantung Kini Tak Perlu Belah Tulang Dada, Teknik Minimal Invasif Percepat Pemulihan

Bypass Jantung Kini Tak Perlu Belah Tulang Dada, Teknik Minimal Invasif Percepat Pemulihan

Health | Minggu, 02 Agustus 2026 | 22:04 WIB

Polisi Ungkap Plot Twist Kasus Jesslyn Wijaya, Dugaan Penculikan Terpatahkan

Polisi Ungkap Plot Twist Kasus Jesslyn Wijaya, Dugaan Penculikan Terpatahkan

News | Minggu, 02 Agustus 2026 | 21:33 WIB

IHSG Diproyeksi Menguat Besok, Ini Saham yang Bisa Dipantau

IHSG Diproyeksi Menguat Besok, Ini Saham yang Bisa Dipantau

Bisnis | Minggu, 02 Agustus 2026 | 20:47 WIB

Produk RI Makin Dilirik Asing, UMKM Perak Lokal Tembus Tiga Negara

Produk RI Makin Dilirik Asing, UMKM Perak Lokal Tembus Tiga Negara

Bisnis | Minggu, 02 Agustus 2026 | 20:41 WIB

Lowongan 94 Nakes di RSUD Arifin Achmad Pekanbaru, Rekrutmen Dibuka Agustus

Lowongan 94 Nakes di RSUD Arifin Achmad Pekanbaru, Rekrutmen Dibuka Agustus

Riau | Minggu, 02 Agustus 2026 | 20:32 WIB

BNI Wujudkan Mimpi Pasangan Miliki Rumah Pertama Setelah 14 Tahun Menikah

BNI Wujudkan Mimpi Pasangan Miliki Rumah Pertama Setelah 14 Tahun Menikah

Bisnis | Minggu, 02 Agustus 2026 | 20:28 WIB

Kevin Hardino dan Rachel Kesyah Aurellia Terpilih Jadi Bujang Gadis Palembang 2026

Kevin Hardino dan Rachel Kesyah Aurellia Terpilih Jadi Bujang Gadis Palembang 2026

Sumsel | Minggu, 02 Agustus 2026 | 20:27 WIB

×