Lantik ASN di Desa Terpencil, KDM Ingatkan Tugas Melayani Masyarakat hingga Pelosok

Fabiola Febrinastri, Tantri Amela Iskandar

Kamis, 18 Juni 2026 | 19:00 WIB
Lantik ASN di Desa Terpencil, KDM Ingatkan Tugas Melayani Masyarakat hingga Pelosok
Gubernur Jabar Dedi Mulyadi melantik 720 ASN Pemda Provinsi Jawa Barat (Jabar) penerimaan tahun 2024. (Dok: Pemprov Jabar)

Suara.com - Sebanyak 720 ASN Pemda Provinsi Jawa Barat (Jabar) penerimaan tahun 2024 diangkat dan diambil sumpah/janji di tengah lapangan sepak bola Desa Sukawangi, Kabupaten Bogor, Senin (15/6/2026).

Pengangkatan ratusan ASN itu berdasarkan Keputusan Gubernur yang ditetapkan di Bandung pada tanggal 13 April 2026 dengan Nomor KEP.259-KPG.02-PPIK-2026 tentang Pengangkatan Calon Pegawai Negeri Sipil Menjadi Pegawai Negeri Sipil Pemerintah Provinsi Jawa Barat tahun 2026.

Dalam sambutannya, Gubernur Jabar Dedi Mulyadi mengatakan pengangkatan dan pengambilan janji ASN dilaksanakan di lapangan sepak bola di pedesaan yang terpencil untuk menegaskan kembali fungsi dan peran ASN sebagai pelayan masyarakat, bukan hanya di kota namun juga hingga desa terpencil.

"Kenapa saya ngajak di sini? Pertama pemahaman tentang Jabar jangan hanya seputar Gedung Sate karena Jabar itu luas. Yang kedua agar mengerti tentang potensi dan tata letak wilayah Jabar," ucapnya.

KDM mengatakan, wilayah yang menjadi tempat pengambilan sumpah dahulu dekat dengan Pakuan Pajajaran sebagai ibu kota Kerajaan Sunda. Daerah ini memiliki alam yang sangat indah dan dikelilingi oleh pegunungan.

"Pemerintah akan berupaya membangun jalan yang bagus untuk menghubungkan kawasan ini, Bogor terhubung dengan Bekasi, Karawang, Purwakarta, Bandung Barat hingga Cianjur. Jika jalannya sudah dibangun dengan baik, dengan landscape alamnya sangat luar biasa untuk wisata, maka perekonomian masyarakat akan membaik," ujarnya.

Agar masyarakat dapat menikmati ekonomi dari pariwasata, menurut KDM, lahan yang dimiliki jangan dijual kepada orang luar Jabar. Selain itu, agar hutan dan alamnya tetap terjaga, tidak terkikis oleh munculnya perumahan mewah yang biasanya dimiliki orang kota.

KDM mengharapkan munculnya kesadaran kolektif ASN dalam membangun Jabar. Jangan ada lagi bangunan sekolah dan puskesmas jelek di pedesaan. ASN tidak boleh hanya mengurusi hal administratif, namun harus diperbanyak turun ke lapangan melihat masyarakat secara langsung. Pajak yang dipungut dari rakyat harus kembali ke rakyat dalam bentuk pembangunan jalan dan sarana pendidikan serta kesehatan.

"Nah ini yang harus menjadi kesadaran kolektif. Maka kita memasuki birokrat era baru yaitu birokrat bekerja cepat," tegas KDM.

baca juga

Salah satu bentuk kesadaran kolektif itu dilakukan oleh para ASN yang dilantik hari ini. Usai pelantikan, mereka menggelar bakti sosial dengan membantu warga kurang mampu di Desa Sukawangi.

Dari 720 ASN yang diangkat dan dilantik dibentuk sebanyak 39 kelompok (dimana setiap kelompok berisi 20 orang ASN) yang menjadi wali asuh warga kurang mampu.

Salah satu kegiatan yang dilakukan yaitu mengumpulkan sumbangan secara sukarela. Kemudian uang yang dikumpulkan digunakan untuk merenovasi rumah tidak layak huni. Langkah ini diapresiasi oleh KDM.

Salah seorang ASN dari Inspektorat Jabar Raisan dan ASN dari Disnakertrans Jabar wilayah UPTD Kota Cirebon Ivan menyatakan sepakat dengan apa yang disampaikan oleh gubernur. Menjadi kenangan tersendiri ketika dilantik di lapangan terbuka di desa yang jauh dari pusat kota. Mereka juga antusias mengikuti kegiatan sosial usai pelantikan.

Sementara itu, pasangan Obar dan Ela, warga desa setempat, tak henti-henti menyatakan syukur atas bantuan sosial berupa uang renovasi rumah mereka sebesar Rp20 juta. Uang akan digunakan untuk merenovasi rumah panggung mereka serta membangun kamar mandi.

Mereka semakin terharu saat KDM pun ikut menambah bantuan uang Rp15 juta untuk dibelikan sapi.

"Alhamdulillah berkah untuk ASN yang dilantik hari ini, juga terimakasih rejeki tak terduga dari Pak Gubernur KDM. Uangnya untuk membangun kamar mandi dan beli sapi," ujar Bu Ela.  ***

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mal Jakarta Mulai Sepi, Kunjungan Turun 10 Persen Akibat Daya Beli Masyarakat Melemah

Mal Jakarta Mulai Sepi, Kunjungan Turun 10 Persen Akibat Daya Beli Masyarakat Melemah

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 13:52 WIB

Bobby Nasution Larang Keras ASN dan Pegawai BUMD di Sumut Pakai Vape

Bobby Nasution Larang Keras ASN dan Pegawai BUMD di Sumut Pakai Vape

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 12:14 WIB

Mengapa Keterlibatan Komcad di Pengamanan Demo Mahasiswa Jadi Alarm Demokrasi?

Mengapa Keterlibatan Komcad di Pengamanan Demo Mahasiswa Jadi Alarm Demokrasi?

News | Senin, 15 Juni 2026 | 19:25 WIB

Hadiri Pujabakti Waisak Jawa Barat, Gubernur Dedi Mulyadi Ajak Warga Bijak Manfaatkan Hasil Bumi

Hadiri Pujabakti Waisak Jawa Barat, Gubernur Dedi Mulyadi Ajak Warga Bijak Manfaatkan Hasil Bumi

News | Senin, 15 Juni 2026 | 11:58 WIB

Minat Hunian Pertama Tinggi, Penyaluran FLPP Capai 77 Ribu Unit

Minat Hunian Pertama Tinggi, Penyaluran FLPP Capai 77 Ribu Unit

Foto | Senin, 15 Juni 2026 | 11:00 WIB

Bangun Spiritualitas Warga Jawa Barat, KDM Prioritaskan Bangun Tajuk di Lingkungan

Bangun Spiritualitas Warga Jawa Barat, KDM Prioritaskan Bangun Tajuk di Lingkungan

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 19:56 WIB

Terkini

Bau Anyir Putusan MK soal MBG, Diduga Ulur Waktu agar SPPG Balik Modal

Bau Anyir Putusan MK soal MBG, Diduga Ulur Waktu agar SPPG Balik Modal

News | Senin, 03 Agustus 2026 | 15:31 WIB

Iran Klaim Tidak Ada Mediator Baru Dalam Perundingan Damai dengan AS, Tetap Pakistan

Iran Klaim Tidak Ada Mediator Baru Dalam Perundingan Damai dengan AS, Tetap Pakistan

News | Senin, 03 Agustus 2026 | 15:30 WIB

Psywar Media Vietnam: Timnas Indonesia yang Suka Main Kasar Bukan Kami

Psywar Media Vietnam: Timnas Indonesia yang Suka Main Kasar Bukan Kami

Bola | Senin, 03 Agustus 2026 | 15:29 WIB

Geledah Jakarta Sampai Pemalang, KPK Sita Mobil-Motor Mewah Hingga Emas

Geledah Jakarta Sampai Pemalang, KPK Sita Mobil-Motor Mewah Hingga Emas

News | Senin, 03 Agustus 2026 | 15:27 WIB

Peringatan Keras Jusuf Kalla untuk Ekonomi RI : Sentil Kebijakan, Utang hingga Perubahan Iklim

Peringatan Keras Jusuf Kalla untuk Ekonomi RI : Sentil Kebijakan, Utang hingga Perubahan Iklim

Sulsel | Senin, 03 Agustus 2026 | 15:25 WIB

4 Inspirasi Daily OOTD ala Minnie i-dle, Youthful dan Modis!

4 Inspirasi Daily OOTD ala Minnie i-dle, Youthful dan Modis!

Your Say | Senin, 03 Agustus 2026 | 15:25 WIB

Kunjungi Sekolah Rakyat Gresik, Gus Ipul Pantau Program Taruna Bhakti Nusantara

Kunjungi Sekolah Rakyat Gresik, Gus Ipul Pantau Program Taruna Bhakti Nusantara

News | Senin, 03 Agustus 2026 | 15:21 WIB

GEMPAR di Pasar Ngijon, Strategi Sleman Wujudkan Pasar Nyaman dan Ekonomi Berdaya

GEMPAR di Pasar Ngijon, Strategi Sleman Wujudkan Pasar Nyaman dan Ekonomi Berdaya

Jogja | Senin, 03 Agustus 2026 | 15:20 WIB

Menteri ATR Nusron Wahid Ungkap Banyak Laut di Batam Dikapling Tanpa Izin PKKPRL

Menteri ATR Nusron Wahid Ungkap Banyak Laut di Batam Dikapling Tanpa Izin PKKPRL

News | Senin, 03 Agustus 2026 | 15:19 WIB

Bukan Indonesia! Vietnam Disebut Negara ASEAN Paling Siap Jadi Tuan Rumah Piala Dunia

Bukan Indonesia! Vietnam Disebut Negara ASEAN Paling Siap Jadi Tuan Rumah Piala Dunia

Bola | Senin, 03 Agustus 2026 | 15:13 WIB

×