-
Donald Trump mengklaim memorandum kesepahaman dengan Iran merupakan bentuk penyerahan tanpa syarat dari musuh.
-
Kebijakan luar negeri tersebut memicu keraguan besar dan kritik tajam dari internal Senat Republik.
-
Trump menegaskan kekuasaan eksekutif presiden tidak memiliki batasan setelah kemenangan total secara militer.
Ketika ditanya mengenai pelajaran apa yang dipetik tentang batas kekuasaan presiden, Trump menjawab dengan sangat lugas.
“Tidak ada batasan,” tegasnya tanpa ragu.
Trump bersikeras bahwa posisi tawar militer Amerika Serikat berada pada tingkat tertinggi dalam sejarah modern. Dirinya menganggap operasi pertahanan yang dipimpinnya telah melumpuhkan seluruh kapabilitas lawan.
“Tidak, tidak ada. Saya belum mempelajari pelajaran itu. Saya tahu memang ada, tetapi Anda tahu tidak ada batasan. Kita mengalahkan mereka secara total secara militer,” tambah Trump mengakhiri sesi wawancara tersebut.
Ketegangan geopolitik antara Washington dan Teheran memang terus meningkat drastis sebelum adanya kesepahaman gencatan senjata sementara ini. Langkah diplomasi kilat yang diambil Trump kini menjadi ujian berat bagi stabilitas politik domestik Amerika Serikat.