Dukung Penangkapan Eks Kepala BGN, Tani Merdeka: Program Prabowo Bagus, Oknumnya yang Main!

Dwi Bowo Raharjo

Jum'at, 19 Juni 2026 | 11:50 WIB
Dukung Penangkapan Eks Kepala BGN, Tani Merdeka: Program Prabowo Bagus, Oknumnya yang Main!
Tani Merdeka Indonesia (TMI) dan Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI) menggelar unjuk rasa di Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Jumat (19/6/2026). (Suara.com/Cornelius Juan Prawira)
baca 10 detik
  • Tani Merdeka Indonesia dan APPSI menggelar unjuk rasa di Jakarta pada 19 Juni 2026 mendukung program Presiden Prabowo.
  • Massa aksi mendukung program Makan Bergizi Gratis karena terbukti meningkatkan penyerapan hasil pertanian dan ekonomi nasional secara signifikan.
  • Peserta aksi menuntut pemberantasan mafia dan pengawasan ketat terhadap pelaksanaan program kerakyatan agar manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat.

Suara.com - Tani Merdeka Indonesia (TMI) dan Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI) menggelar unjuk rasa di Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Jumat (19/6/2026).

Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional Petani (DPN), Don Muzakir, mengklaim aksi ini akan diikuti oleh tujuh ribu peserta aksi dari petani, nelayan, pedagang, pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM), buruh, pemuda, dan tokoh masyarakat.

Aksi ini merupakan dukungan terhadap program-program Presiden Prabowo Subianto, seperti Makan Bergizi Gratis dan penguatan ekonomi desa.

Mereka menilai program tersebut berpihak kepada kepentingan dan kesejahteraan rakyat serta memperkuat ekonomi nasional.

Menurutnya di ejumlah daerah mengalami peningkatan ekonomi di masa pemerintahan Presiden Prabowo.

"Kita pengen memberitahukan bahwa kawan-kawan petani yang ada di daerah ini pengen menyampaikan ke Jakarta. Kita yang ada di daerah-daerah ini betul-betul peningkatan ekonomi ini di zaman Pak Prabowo ini betul-betul meningkat begitu," ujarnya kepada awak media selepas aksi.

Don bercerita program MBG sungguh berdampak pada penyerapan sayur kubis, seperti di daerah Magelang, Garut, Ciamis, dan Cianjur.

Sebelum program MBG, ia mengatakan banyak petani menanam kubis namun hasilnya tidak terjual. Sekarang saat program MBG berjalan, ia mengaku kubis yang ditanam laris terjual karena diserap sebagai bahan baku untuk program tersebut.

Meski demikian, ia menegaskan program MBG perlu diawasi, salah satunya melalui penangkapan mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hidayana oleh Kejaksaan Agung RI.

baca juga

"Program pemerintah sangat bagus, cuma pasti dalam pelaksanaannya yang tidak bagus. Misalnya kayak kemarin masalah Kepala Badan MBG ditangkap oleh Pak Prabowo. Pak Prabowo kan tidak pilih kasih. Ya walaupun kawan, ya lu berbuat salah ya ditangkap," ujarnya.

Bagi Don, kehadiran massa aksi ini juga sebagai upaya mengawal seluruh program pemerintah yang diklaim manfaatnya sudah dirasakan oleh rakyat dan tidak diselewengkan oleh mafia atau oknum yang menghambat kepentingan masyarakat.

Tani Merdeka Indonesia (TMI) dan Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI) menggelar unjuk rasa di Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Jumat (19/6/2026).
Tani Merdeka Indonesia (TMI) dan Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI) menggelar unjuk rasa di Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Jumat (19/6/2026).

Lebih lanjut, Don mengklaim ada rencana aksi yang lanjutan yang bakal diikuti satu juta petani di Jakarta. Namun ia mengatakan aksi itu masih mempertimbangkan situasi dan kondisi.

Aksi itu direncanakan sebagai pembuktian bagi pihak yang mengkritik program-program Presiden Prabowo.

"Jadi kita pengen memberitahukan adalah kepada kawan-kawan yang lain-lain, yang mungkin mereka ini tidak punya data, mengkritik (porgram-program Presiden) tanpa punya data," ujar Don.

Berikut tuntutan sejumlah massa aksi:

  1. Mendukung dan Mengawal Program Kerakyatan Presiden Prabowo Subianto.
  2. Mendesak Pemberantasan Mafia yang Menghambat Program Rakyat.
  3. Mengawal Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
  4. Mengapresiasi Dampak Positif Program MBG terhadap Peningkatkan Perekonomian Nasional 5,61%.
  5. Mendukung Penguatan Ekonomi Desa dan Kemandirian Pangan.
  6. Meminta Pemerintah Segera Membentuk Badan Nasional Penyelesaian Reforma Agraria.
  7. Mendesak DPR RI Mengawal dan Mengawasi Program Kerakyatan Presiden Prabowo.
  8. Menolak Upaya Menghambat Program Rakyat.
  9. Mengajak Seluruh Elemen Bangsa Bersatu Mengawal Program Kerakyatan.
  10. Mengajak Seluruh Elemen Politik, Tokoh Masyarakat, Agama, Pemuda dan Seluruh Rakyat Indonesia untuk Bersatu Mendukung Program Presiden Prabowo Subianto Demi Kesejahteraan Rakyat Indonesia.

Setelah selesai aksi, massa tampak membubarkan diri sekitar pukul 09.52. Pada sekitar pukul 10.15 Jalan Medan Merdeka Selatan sudah bisa dilalui kendaraan.

Reporter: Cornelius Juan Prawira

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sebuah Ironi: Saat Akses Pendidikan Kalah Cepat dari Program Makan Siang

Sebuah Ironi: Saat Akses Pendidikan Kalah Cepat dari Program Makan Siang

Your Say | Jum'at, 19 Juni 2026 | 11:46 WIB

Janji Kampanye dan Realitas Politik: Menakar Jarak Antara Prabowo dan Pascabowo

Janji Kampanye dan Realitas Politik: Menakar Jarak Antara Prabowo dan Pascabowo

Your Say | Jum'at, 19 Juni 2026 | 11:44 WIB

Dugaan Mark Up Proyek MBG, Kejagung Amankan 17.600 Unit Motor Listrik dan Segel Dua Gudang

Dugaan Mark Up Proyek MBG, Kejagung Amankan 17.600 Unit Motor Listrik dan Segel Dua Gudang

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 11:20 WIB

Negara Hemat Rp3 Triliun Karena MBG Disetop, Pengusaha Protes: Ganggu Stabilitas

Negara Hemat Rp3 Triliun Karena MBG Disetop, Pengusaha Protes: Ganggu Stabilitas

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 09:00 WIB

Terkini

Telat Bayar Pajak Kendaraan? Bapenda DKI Hapus Denda hingga Akhir 2026

Telat Bayar Pajak Kendaraan? Bapenda DKI Hapus Denda hingga Akhir 2026

News | Rabu, 04 November 2026 | 08:42 WIB

Daftar 16 Bank Bangkrut Sepanjang Tahun 2026, Berpotensi Bertambah?

Daftar 16 Bank Bangkrut Sepanjang Tahun 2026, Berpotensi Bertambah?

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 08:41 WIB

Sadap Prabowo, Perjalanan Karier Listyo di Istana Cuma Bertahan 33 Hari hingga Jadi Tersangka

Sadap Prabowo, Perjalanan Karier Listyo di Istana Cuma Bertahan 33 Hari hingga Jadi Tersangka

News | Rabu, 04 November 2026 | 08:31 WIB

Ramai Kasus Penyadapan HP Prabowo oleh Listyo Sigit, Ini Cara Cek HP Anda Disadap atau Tidak

Ramai Kasus Penyadapan HP Prabowo oleh Listyo Sigit, Ini Cara Cek HP Anda Disadap atau Tidak

Tekno | Rabu, 04 November 2026 | 08:29 WIB

Review Blossoms of Power: Dua Hati yang Terikat dalam Konflik Kerajaan

Review Blossoms of Power: Dua Hati yang Terikat dalam Konflik Kerajaan

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 08:20 WIB

Mahfud Soroti Aksi Sadap Prabowo: Singgung Pasal Makar hingga Hukuman Mati Listyo

Mahfud Soroti Aksi Sadap Prabowo: Singgung Pasal Makar hingga Hukuman Mati Listyo

News | Rabu, 04 November 2026 | 08:12 WIB

Hindari Iritasi, Ini Cara Memilih Krim Malam Berdasarkan Jenis Kulit dan Usia

Hindari Iritasi, Ini Cara Memilih Krim Malam Berdasarkan Jenis Kulit dan Usia

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 08:09 WIB

Profil Herri Pras, Konten Kreator Dipolisikan usai Diduga Serang UAS dan UAH

Profil Herri Pras, Konten Kreator Dipolisikan usai Diduga Serang UAS dan UAH

Riau | Rabu, 04 November 2026 | 08:06 WIB

Rupiah Tertekan ke Rp18.145 per Dolar AS, BI Ungkap Tiga Biang Kerok Utamanya

Rupiah Tertekan ke Rp18.145 per Dolar AS, BI Ungkap Tiga Biang Kerok Utamanya

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 07:55 WIB

Heboh Isu Pengerahan Pasukan Skala Besar ke Jakarta usai Listyo Tersangka, Ini Penjelasan TNI

Heboh Isu Pengerahan Pasukan Skala Besar ke Jakarta usai Listyo Tersangka, Ini Penjelasan TNI

News | Rabu, 04 November 2026 | 07:55 WIB

×