Warga Rusia Dibatasi Beli Bensin Usai Serangan Drone Ukraina Bakar Kilang Minyak Moskow

Pebriansyah Ariefana

Jum'at, 19 Juni 2026 | 14:18 WIB
Warga Rusia Dibatasi Beli Bensin Usai Serangan Drone Ukraina Bakar Kilang Minyak Moskow
Serangan drone skala besar Ukraina membakar kilang minyak utama Moskow dan melumpuhkan penerbangan ibu kota.(ASIRA)
baca 10 detik
  • Serangan drone besar Ukraina membakar kilang minyak vital Moskow dan mengacaukan ratusan jadwal penerbangan.

  • Presiden Zelenskyy menegaskan serangan ke ibu kota Rusia bertujuan memaksa Vladimir Putin ke meja perundingan.

  • Krisis energi mulai mengancam Rusia ditandai dengan pembatasan pembelian BBM di berbagai wilayah.

Suara.com - Serangan drone besar-besaran Ukraina berhasil menghantam kilang minyak utama di Moskow untuk kedua kalinya dalam pekan ini. Gumpalan asap hitam pekat langsung membubung tinggi di atas langit ibu kota Rusia tersebut.

Insiden ini memicu kekacauan besar setelah lebih dari 500 jadwal penerbangan di empat bandara utama Moskow terpaksa ditunda atau dibatalkan. Serangan udara ini tercatat sebagai salah satu aksi paling masif sejak invasi Rusia bergulir empat tahun lalu.

Strategi militer Kyiv kini kian agresif dalam membidik fasilitas energi vital guna memutus aliran dana perang Kremlin. Dampaknya mulai terasa nyata dengan terjadinya kelangkaan bahan bakar di beberapa wilayah sekunder Rusia.

Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy (x.com)
Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy (x.com)

Aksi ofensif ini diluncurkan hanya beberapa jam setelah Presiden Volodymyr Zelenskyy menggalang koordinasi penting bersama para pemimpin dunia. Dukungan baru tersebut diperoleh pasca-pertemuan intensif dengan Presiden Amerika Serikat dan Prancis di forum G7.

Zelenskyy menegaskan bahwa gempuran udara ini merupakan bagian dari upaya memaksa Vladimir Putin agar bersedia maju ke meja perundingan.

“Jika Ukraina akan terbakar, Moskow Anda juga akan terbakar,” ujarnya, dikutip dari AP, Jumat (19/6/2026).

“Sudah waktunya untuk mengakhiri agresi, waktunya untuk mengakhiri perang ini.”

Detik-detik Video Pasukan Udara Ukraina Hancurkan Jembatan Penting di Kursk, Rusia pada Rabu (16/8/2024) waktu setempat. (Suara.com/ via X)
Detik-detik Video Pasukan Udara Ukraina Hancurkan Jembatan Penting di Kursk, Rusia pada Rabu (16/8/2024) waktu setempat. (Suara.com/ via X)

Serangan telak di ibu kota ini menjadi tamparan diplomatik berikutnya bagi reputasi pertahanan udara bentukan Vladimir Putin. Sebelumnya, drone Ukraina juga sempat menyasar kota kelahiran sang presiden di St. Petersburg saat forum ekonomi internasional berlangsung.

Ketika Moskow membara, Putin sendiri tengah berada di Kazan untuk menjamu para pemimpin regional Asia Tenggara (ASEAN). Upaya tersebut dilakukan guna memperkuat kemitraan ekonomi baru di tengah isolasi ketat yang diterapkan negara-negara Barat.

baca juga

Media televisi yang dikontrol ketat oleh pemerintah Rusia tampak sangat membatasi porsi pemberitaan mengenai serangan di ibu kota. Sebaliknya, beberapa surat kabar pro-Kremlin memilih fokus memuji performa sistem pertahanan udara seraya mendesak penguatan tameng pertahanan.

Ketua parlemen majelis rendah Rusia, Vyacheslav Volodin, mengeluarkan ancaman balasan yang jauh lebih mematikan ke wilayah Ukraina.

“Tindakan mereka akan mengarah pada tindakan balasan kami dan meluncurkan pukulan yang lebih keras, dengan senjata yang lebih kuat,” tegas Volodin.

Tekanan internal dari kelompok garis keras Rusia kini semakin menguat agar Kremlin segera mengambil langkah militer ekstrem. Salah satu tokoh nasionalis, Konstantin Malofeyev, melayangkan kritik tajam karena menilai militer Rusia bertempur terlalu lunak.

“Perang berarti kemenangan dengan cara apa pun,” tulis Malofeyev.

“Senjata nuklir yang diciptakan dan ditimbun oleh leluhur kita saat memobilisasi seluruh kekuatan negara justru untuk tujuan ini –- untuk menang.”

Kobaran api besar sempat melahap fasilitas kilang minyak Moskow yang berjarak sekitar 15 kilometer dari pusat pemerintahan Kremlin. Puing-puing sisa ledakan dilaporkan menghasilkan hujan abu hitam yang mengotori kendaraan warga di sekitar pemukiman.

Fasilitas yang terbakar ini memegang peranan sangat vital karena memasok sepertiga kebutuhan bahan bakar untuk kawasan metropolitan Moskow. Meski sempat diserang pada hari Selasa sebelumnya, eskalasi serangan hari Kamis ini berdampak jauh lebih masif.

Walikota Moskow, Sergei Sobyanin, menyatakan bahwa kebakaran besar di kompleks kilang tersebut akhirnya berhasil dikendalikan oleh tim pemadam. Namun, dampak sistemis terhadap ketersediaan stok bahan bakar nasional tampaknya mulai tidak bisa dihindari lagi.

Laporan dari media independen Agentstvo menyebutkan bahwa satu dari empat pompa bensin di Rusia kini mulai menerapkan pembatasan pembelian. Pemerintah Moskow sendiri langsung mengeluarkan rilis resmi yang mengeklaim bahwa pasokan BBM di dalam kota masih berjalan normal.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

AS-Iran Sudah Damai, Rusia Masih Perang, Kilang Minyak Moskow Hancur Dihantam Drone Ukraina

AS-Iran Sudah Damai, Rusia Masih Perang, Kilang Minyak Moskow Hancur Dihantam Drone Ukraina

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 13:07 WIB

Teruji di Medan Perang Ukraina, Sky-Watch Luncurkan Drone Canggih RQ-70 Dainn

Teruji di Medan Perang Ukraina, Sky-Watch Luncurkan Drone Canggih RQ-70 Dainn

News | Rabu, 17 Juni 2026 | 06:10 WIB

Kapal Perang Rusia Lepas Tembakan Peringatan ke Jacht Inggris di Jalur Pelayaran Selat Inggris

Kapal Perang Rusia Lepas Tembakan Peringatan ke Jacht Inggris di Jalur Pelayaran Selat Inggris

News | Rabu, 17 Juni 2026 | 08:51 WIB

Terkini

Misteri 1 Hektare Tanah Fadia Arafiq, KPK Telusuri Aset Tersembunyi di Berbagai Titik

Misteri 1 Hektare Tanah Fadia Arafiq, KPK Telusuri Aset Tersembunyi di Berbagai Titik

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 14:18 WIB

Respons Kunker Gibran Bareng Mahasiswa: Buktikan Bisa Bawa Perubahan untuk Rakyat

Respons Kunker Gibran Bareng Mahasiswa: Buktikan Bisa Bawa Perubahan untuk Rakyat

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 14:15 WIB

KPK Cecar Silmy Karim terkait Dugaan Gratifikasi Izin Tinggal WNA

KPK Cecar Silmy Karim terkait Dugaan Gratifikasi Izin Tinggal WNA

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 14:10 WIB

Awas Macet! Ada Haul Akbar di Monas Malam Ini, Cek 8 Rute Alternatif dan Lokasi Parkir

Awas Macet! Ada Haul Akbar di Monas Malam Ini, Cek 8 Rute Alternatif dan Lokasi Parkir

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 14:07 WIB

Ratusan Mahasiswa Trisakti Kepung DPR Siang Ini, Bawa Tritura Baru dan Kritik Kinerja Pemerintah

Ratusan Mahasiswa Trisakti Kepung DPR Siang Ini, Bawa Tritura Baru dan Kritik Kinerja Pemerintah

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 14:06 WIB

Bomber Andalan Persib Jagokan Cristiano Ronaldo Angkat Trofi Piala Dunia 2026, Selain Brasil

Bomber Andalan Persib Jagokan Cristiano Ronaldo Angkat Trofi Piala Dunia 2026, Selain Brasil

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 14:05 WIB

Akhir Pelarian Paulus Tannos? Agustus Jadi Penentu Kepulangan Buron e-KTP

Akhir Pelarian Paulus Tannos? Agustus Jadi Penentu Kepulangan Buron e-KTP

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 14:04 WIB

Ketum TMI Klaim Program MBG Bikin Anak Sekolah Lebih Percaya Diri, Bentuk Satgas Awasi SPPG

Ketum TMI Klaim Program MBG Bikin Anak Sekolah Lebih Percaya Diri, Bentuk Satgas Awasi SPPG

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 13:55 WIB

Sadis! Rampok Menteng Gasak Setengah Kilo Emas, Tamu Rumah Disekap Hingga Pingsan

Sadis! Rampok Menteng Gasak Setengah Kilo Emas, Tamu Rumah Disekap Hingga Pingsan

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 13:52 WIB

Bom Waktu BLT India saat Pengangguran Anak Muda Makin Kronis

Bom Waktu BLT India saat Pengangguran Anak Muda Makin Kronis

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 13:47 WIB