Mahasiswa Trisakti Minta MBG Dihentikan Sementara, Dinilai Serampangan dan Berisiko bagi APBN

Bella, Tiara Rosana

Jum'at, 19 Juni 2026 | 15:17 WIB
Mahasiswa Trisakti Minta MBG Dihentikan Sementara, Dinilai Serampangan dan Berisiko bagi APBN
Ratusan mahasiswa Universitas Trisakti bersama aliansi kampus di Jakarta Barat bersiap menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung DPR RI, Jumat (19/6/2026) siang. (Suara.com/Tiara)
baca 10 detik
  • Mahasiswa Universitas Trisakti mendesak pemerintah menghentikan sementara program Makan Bergizi Gratis untuk dilakukan evaluasi menyeluruh pada Juni 2026.
  • Aksi ini didasari kekhawatiran terkait potensi kebocoran anggaran serta ketidakmampuan pejabat dalam mengeksekusi program tersebut secara profesional.
  • Mahasiswa menuntut pemerintah menghentikan program yang dinilai serampangan guna mencegah dampak buruk bagi masyarakat dan beban APBN.

Suara.com - Gerakan mahasiswa dari Universitas Trisakti menyoroti tajam pelaksanaan program unggulan pemerintah, Makan Bergizi Gratis (MBG).

Mereka mendesak pemerintah untuk segera menghentikan sementara program populis tersebut guna dilakukan evaluasi total karena dinilai dirancang secara serampangan dan dijalankan oleh pejabat pelaksana yang tidak kompeten.

Desakan ini mencuat di tengah gelombang aksi mahasiswa sepanjang Juni 2026 yang mengkritik berbagai kebijakan fiskal dan pembangunan era Presiden Prabowo Subianto.

Program MBG yang semula diharapkan menjadi solusi gizi nasional, kini justru memicu kekhawatiran publik terkait beban APBN, potensi kebocoran anggaran, hingga kesiapan teknis di lapangan.

Menteri Luar Negeri Kepresidenan Mahasiswa (Kepresma) Trisakti, Arief Rizquna, menegaskan bahwa persoalan utama program MBG bukan sekadar terletak pada political will di baliknya, melainkan pada ketidakmampuan para pejabat dalam mengeksekusinya secara profesional.

"Tentu yang di poin kedua, tentang inkompetensi dari pejabat publik atau pejabat negara, itu terkait tentang evaluasi kita mendorong untuk menghentikan dan juga untuk mengevaluasi dari bagaimana MBG ini hadir," kata Arief saat ditemui di Tugu Reformasi Trisakti pada Jumat (19/6/2026).

"Karena menurut kita, MBG ini hadir bukan hanya karena political will. Kegagalan MBG terjadi juga karena tidak adanya kompetensi yang memenuhi dari pejabat-pejabat negara yang menjalankan program tersebut," sambungnya.

Mahasiswa Universitas Trisakti bersama aliansi kampus di Jakarta Barat bersiap menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung DPR RI, Jumat (19/6/2026) siang. (Suara.com/Tiara)
Mahasiswa Universitas Trisakti bersama aliansi kampus di Jakarta Barat bersiap menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung DPR RI, Jumat (19/6/2026) siang. (Suara.com/Tiara)

Arief menambahkan, sekalipun ada klaim bahwa peninjauan lapangan menunjukkan respons positif, sikap mahasiswa tetap konsisten.

Hal ini merujuk pada keputusan Wapres Gibran Rakabuming Raka yang mengajak lima mahasiswa untuk mengikuti kunjungan kerja terkait MBG di daerah.

baca juga

Pemerintah dinilai harus memiliki keberanian untuk mengambil jeda guna memetakan seluruh persoalan program tersebut secara objektif.

"Kalau misalkan ternyata kunjungan kerjanya dan MBG ternyata dilihat makin positif, menurut kami sesuai dengan apa yang tadi kami sampaikan, kami ingin hentikan dan evaluasi," tegasnya.

"Artinya mereka harus menghentikan sejenak karena permasalahan ini tidak cukup hanya untuk dievaluasi, harus dihentikan dan lihat kesalahannya di mana, maka itu betul-betul dievaluasi. Itu yang kami inginkan," lanjut Arief.

Bagi BEM Trisakti, penghentian sementara ini adalah langkah rasional agar proses evaluasi tidak berjalan setengah-setengah.

Mahasiswa khawatir jika program yang menyedot anggaran besar ini terus dipaksakan berjalan tanpa metode yang matang, masyarakatlah yang akhirnya harus menanggung dampaknya.

"Kalau kita ingin membahas langsung hentikan, artinya kan political will-nya kita ingin benar-benar berhenti, kan? Tapi kita ingin hentikan dan evaluasi. Artinya kalau ada ranah untuk dievaluasi dan lebih baik ke depannya, ya tentu itu akan kita terima," tutur Arief.

"Karena concern kita hari ini adalah kebijakan yang dibuat, kebijakan populis hari ini dibuat secara serampangan tanpa adanya metode yang baik, tentunya ini juga yang membuat rakyat resah," imbuhnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kunjungan Gibran ke NTT, Ingin Pesantren dan Gereja Dilibatkan Dalam MBG

Kunjungan Gibran ke NTT, Ingin Pesantren dan Gereja Dilibatkan Dalam MBG

Video | Jum'at, 19 Juni 2026 | 14:21 WIB

Ratusan Mahasiswa Trisakti Kepung DPR Siang Ini, Bawa Tritura Baru dan Kritik Kinerja Pemerintah

Ratusan Mahasiswa Trisakti Kepung DPR Siang Ini, Bawa Tritura Baru dan Kritik Kinerja Pemerintah

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 14:06 WIB

Membaca Hasil Survei MBG: Dari Kepuasan Menuju Kapabilitas

Membaca Hasil Survei MBG: Dari Kepuasan Menuju Kapabilitas

Your Say | Jum'at, 19 Juni 2026 | 14:05 WIB

Ketum TMI Klaim Program MBG Bikin Anak Sekolah Lebih Percaya Diri, Bentuk Satgas Awasi SPPG

Ketum TMI Klaim Program MBG Bikin Anak Sekolah Lebih Percaya Diri, Bentuk Satgas Awasi SPPG

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 13:55 WIB

Jakarta Dikepung Lima Aksi Demo, Pramono Anung Ingatkan Massa Tak Merusak Fasilitas Publik

Jakarta Dikepung Lima Aksi Demo, Pramono Anung Ingatkan Massa Tak Merusak Fasilitas Publik

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 13:41 WIB

Giliran Kelompok Tani Geruduk Patung Kuda, Suarakan Pengaruh MBG Hingga Reforma Agraria

Giliran Kelompok Tani Geruduk Patung Kuda, Suarakan Pengaruh MBG Hingga Reforma Agraria

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 12:42 WIB

Ekonom Celios Pertanyakan Anggaran MBG Rp268 Triliun: Kalau Fokus ke 3T, Cukup Rp67 Triliun

Ekonom Celios Pertanyakan Anggaran MBG Rp268 Triliun: Kalau Fokus ke 3T, Cukup Rp67 Triliun

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 12:07 WIB

Jakarta Ramai Unjuk Rasa, Pramono Ingatkan Massa Peserta Aksi: Jangan Sentuh Fasilitas Umum

Jakarta Ramai Unjuk Rasa, Pramono Ingatkan Massa Peserta Aksi: Jangan Sentuh Fasilitas Umum

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 12:15 WIB

Dukung Penangkapan Eks Kepala BGN, Tani Merdeka: Program Prabowo Bagus, Oknumnya yang Main!

Dukung Penangkapan Eks Kepala BGN, Tani Merdeka: Program Prabowo Bagus, Oknumnya yang Main!

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 11:50 WIB

Sebuah Ironi: Saat Akses Pendidikan Kalah Cepat dari Program Makan Siang

Sebuah Ironi: Saat Akses Pendidikan Kalah Cepat dari Program Makan Siang

Your Say | Jum'at, 19 Juni 2026 | 11:46 WIB

Terkini

Konsumsi BBM Toyota Veloz Hybrid saat Uji Coba di Jalur Perkotaan

Konsumsi BBM Toyota Veloz Hybrid saat Uji Coba di Jalur Perkotaan

Otomotif | Kamis, 17 September 2026 | 14:53 WIB

Pemprov Sulsel Minta Kemensos Buka Data Judi Online: Jangan Jadikan Rakyat Korban

Pemprov Sulsel Minta Kemensos Buka Data Judi Online: Jangan Jadikan Rakyat Korban

Sulsel | Kamis, 17 September 2026 | 14:52 WIB

Ironi Pariwisata Jogja, Kampus Sepi Peminat, Industri Justru Kekurangan SDM Kompeten

Ironi Pariwisata Jogja, Kampus Sepi Peminat, Industri Justru Kekurangan SDM Kompeten

Jogja | Kamis, 17 September 2026 | 14:52 WIB

Dari Pace ke Recovery, Garmin Ubah Cara Smartwatch Membaca Kondisi Tubuh

Dari Pace ke Recovery, Garmin Ubah Cara Smartwatch Membaca Kondisi Tubuh

Tekno | Kamis, 17 September 2026 | 14:49 WIB

Harga Helm INK Mulai Berapa? Ini 6 Rekomendasi dari Tipe Half Face hingga Full Face Lengkap

Harga Helm INK Mulai Berapa? Ini 6 Rekomendasi dari Tipe Half Face hingga Full Face Lengkap

Otomotif | Kamis, 17 September 2026 | 14:49 WIB

Prabowo Bakal Perberat Sanksi Perusahaan Penyebab Karhutla: Ini Terorisme Ekologi

Prabowo Bakal Perberat Sanksi Perusahaan Penyebab Karhutla: Ini Terorisme Ekologi

News | Kamis, 17 September 2026 | 14:45 WIB

Kupas Lirik 'Dunia yang Nanti', Ternyata Bukan Cuma Lagu Kaum 'Just Friend'

Kupas Lirik 'Dunia yang Nanti', Ternyata Bukan Cuma Lagu Kaum 'Just Friend'

Your Say | Kamis, 17 September 2026 | 14:45 WIB

Ratusan Musisi Siap Guncang Pestapora 2026, Ini Daftar Line Up Hari Pertama hingga Ketiga

Ratusan Musisi Siap Guncang Pestapora 2026, Ini Daftar Line Up Hari Pertama hingga Ketiga

Entertainment | Kamis, 17 September 2026 | 14:43 WIB

5 Cara Membersihkan Kipas Angin Berdebu Tebal Tanpa Membongkar

5 Cara Membersihkan Kipas Angin Berdebu Tebal Tanpa Membongkar

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 14:42 WIB

Anak Balita Diduga Jadi Korban Kekerasan Seksual di Sleman

Anak Balita Diduga Jadi Korban Kekerasan Seksual di Sleman

Jogja | Kamis, 17 September 2026 | 14:41 WIB

×