Mahasiswa Trisakti Sampaikan Tiga Tuntutan di DPR, Soroti Ekonomi hingga Supremasi Sipil

Vania Rossa, Faqih Fathurrahman

Jum'at, 19 Juni 2026 | 18:20 WIB
Mahasiswa Trisakti Sampaikan Tiga Tuntutan di DPR, Soroti Ekonomi hingga Supremasi Sipil
Mahasiswa Trisakti menyampaikan sejumlah tuntutan dalam kasi di depan Gedung DPR RI. (Suara.com/Faqih Fathurrahman)
baca 10 detik
  • Mahasiswa Universitas Trisakti berdemonstrasi di depan Gedung DPR RI, Jakarta, pada Jumat (19/6/2026) untuk menyampaikan aspirasi.
  • Demonstran menuntut pemerintah memulihkan kondisi ekonomi nasional yang memburuk akibat kenaikan harga bahan pokok dan kebijakan subsidi.
  • Massa menuntut evaluasi penempatan pejabat pemerintah yang tidak kompeten serta mendesak pemulihan supremasi sipil dalam praktik pemerintahan.

Suara.com - Mahasiswa Universitas Trisakti menggelar aksi demonstrasi di depan Gedung DPR RI, Jakarta, Jumat (19/6/2026). Dalam aksi tersebut, mereka menyampaikan tiga tuntutan yang disebut sebagai "Tritura" atau tiga tuntutan rakyat.

Wakil Presiden Mahasiswa Universitas Trisakti, Muhammad Putra, mengatakan tuntutan pertama adalah mendesak pemerintah memulihkan kondisi ekonomi dan politik nasional yang dinilai semakin memburuk.

"Kami gaungkan untuk memulihkan ekonomi dan politik nasional. Kenapa kami sampaikan seperti itu? Karena kami melihat kondisi ekonomi sekarang sangat jatuh, yang dipengaruhi oleh beberapa kebijakan pemerintah dan berdampak pada ekonomi masyarakat," kata Putra.

Menurutnya, salah satu dampak yang dirasakan masyarakat adalah kenaikan harga bahan kebutuhan pokok.

"Kami melihat sekarang banyak bahan pokok yang naik, mulai dari beras dan kebutuhan lainnya. Kami juga melakukan survei kepada masyarakat dan para pedagang, mereka mengaku terpaksa menaikkan harga," ujarnya.

Wakil Presiden Mahasiswa Trisakti, Muhammad Putra. (Suara.com/Faqih Fathurrahman)
Wakil Presiden Mahasiswa Trisakti, Muhammad Putra. (Suara.com/Faqih Fathurrahman)

Selain itu, Putra menilai pemerintah belum tepat dalam mengalokasikan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Ia berpendapat anggaran negara belum difokuskan pada sektor-sektor yang menjadi prioritas masyarakat.

"Kami melihat bagaimana kebijakan pemerintah tidak memberikan APBN pada skala yang prioritas, yang kemudian berdampak, misalnya, pada kenaikan harga Pertamax," katanya.

Ia juga menyoroti dampak kenaikan harga Pertamax terhadap konsumsi bahan bakar bersubsidi. Menurutnya, kondisi tersebut berpotensi membuat masyarakat beralih ke Pertalite sehingga memicu kelangkaan.

"Yang dituntut masyarakat adalah ketika Pertamax non-subsidi naik, masyarakat beralih ke Pertalite. Terbukti di beberapa SPBU Pertalite sudah habis," ucap Putra.

baca juga
Mahasiswa Trisakti menyampaikan sejumlah tuntutan dalam kasi di depan Gedung DPR RI. (Suara.com/Faqih Fathurrahman)
Mahasiswa Trisakti menyampaikan sejumlah tuntutan dalam kasi di depan Gedung DPR RI. (Suara.com/Faqih Fathurrahman)

Karena itu, ia meminta pemerintah mengevaluasi kebijakan subsidi agar masyarakat tidak mengalami kesulitan memperoleh bahan bakar.

"Makanya kami tuntut agar pemerintah memberikan subsidi yang benar-benar dirasakan rakyat sehingga antrean tidak panjang dan masyarakat tidak kesulitan mengisi bahan bakar," katanya.

Tuntutan kedua yang disampaikan adalah evaluasi terhadap penempatan pejabat pemerintah yang dinilai tidak sesuai dengan kompetensinya.

Putra menilai Presiden dan Wakil Presiden perlu melakukan evaluasi menyeluruh terhadap para pejabat yang dianggap tidak memiliki keahlian sesuai bidang tugasnya.

"Kami melihat, misalnya, dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG), kepala badan ditunjuk tidak sesuai dengan keahliannya. Dia merupakan ahli serangga, tetapi ditunjuk menjadi Kepala Badan Gizi Nasional," ujarnya.

Sementara itu, tuntutan ketiga adalah mengembalikan supremasi sipil. Mahasiswa menilai praktik pemerintahan saat ini semakin menunjukkan nuansa militeristik.

"Beberapa pejabat penting diisi oleh polisi dan tentara. Kemudian revisi undang-undang juga tidak melibatkan rapat dengar pendapat dengan para ahli," kata Putra.

Melalui tiga tuntutan tersebut, mahasiswa berharap pemerintah dan DPR dapat menindaklanjuti berbagai aspirasi yang mereka sampaikan.

"Maka itu kami tuntut sebagai Tritura atau tiga tuntutan rakyat yang akan kami sampaikan kepada orang yang seharusnya bisa menyuarakan suara rakyat," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mahasiswa Trisakti Melawan! Tuntut MBG Dihentikan Sementara dan Evaluasi Total

Mahasiswa Trisakti Melawan! Tuntut MBG Dihentikan Sementara dan Evaluasi Total

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 18:11 WIB

Pro Kontra MBG: Mahasiswa Jakarta Demo Minta Setop, Warga Jambi Minta Lanjut

Pro Kontra MBG: Mahasiswa Jakarta Demo Minta Setop, Warga Jambi Minta Lanjut

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:59 WIB

Demo Mahasiswa Kepung DPR Hari Ini, Protes BBM Naik hingga MBG: Skripsi Saja Ada Direvisi!

Demo Mahasiswa Kepung DPR Hari Ini, Protes BBM Naik hingga MBG: Skripsi Saja Ada Direvisi!

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:36 WIB

Terkini

Kecelakaan Beruntun di Pasaman, Dua Penumpang Luka-luka dan Sejumlah Kendaraan Rusak

Kecelakaan Beruntun di Pasaman, Dua Penumpang Luka-luka dan Sejumlah Kendaraan Rusak

Sumbar | Minggu, 02 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Tragedi Proyek Sekolah Rakyat, 3 Pekerja Hanyut di Sungai Ogan Saat Menyeberang

Tragedi Proyek Sekolah Rakyat, 3 Pekerja Hanyut di Sungai Ogan Saat Menyeberang

Sumsel | Minggu, 02 Agustus 2026 | 22:50 WIB

Anak Kembali Aktif Bersekolah, Jangan Lupakan Perlindungan dari Demam Berdarah Dengue

Anak Kembali Aktif Bersekolah, Jangan Lupakan Perlindungan dari Demam Berdarah Dengue

Health | Minggu, 02 Agustus 2026 | 22:27 WIB

Bypass Jantung Kini Tak Perlu Belah Tulang Dada, Teknik Minimal Invasif Percepat Pemulihan

Bypass Jantung Kini Tak Perlu Belah Tulang Dada, Teknik Minimal Invasif Percepat Pemulihan

Health | Minggu, 02 Agustus 2026 | 22:04 WIB

Polisi Ungkap Plot Twist Kasus Jesslyn Wijaya, Dugaan Penculikan Terpatahkan

Polisi Ungkap Plot Twist Kasus Jesslyn Wijaya, Dugaan Penculikan Terpatahkan

News | Minggu, 02 Agustus 2026 | 21:33 WIB

IHSG Diproyeksi Menguat Besok, Ini Saham yang Bisa Dipantau

IHSG Diproyeksi Menguat Besok, Ini Saham yang Bisa Dipantau

Bisnis | Minggu, 02 Agustus 2026 | 20:47 WIB

Produk RI Makin Dilirik Asing, UMKM Perak Lokal Tembus Tiga Negara

Produk RI Makin Dilirik Asing, UMKM Perak Lokal Tembus Tiga Negara

Bisnis | Minggu, 02 Agustus 2026 | 20:41 WIB

Lowongan 94 Nakes di RSUD Arifin Achmad Pekanbaru, Rekrutmen Dibuka Agustus

Lowongan 94 Nakes di RSUD Arifin Achmad Pekanbaru, Rekrutmen Dibuka Agustus

Riau | Minggu, 02 Agustus 2026 | 20:32 WIB

BNI Wujudkan Mimpi Pasangan Miliki Rumah Pertama Setelah 14 Tahun Menikah

BNI Wujudkan Mimpi Pasangan Miliki Rumah Pertama Setelah 14 Tahun Menikah

Bisnis | Minggu, 02 Agustus 2026 | 20:28 WIB

Kevin Hardino dan Rachel Kesyah Aurellia Terpilih Jadi Bujang Gadis Palembang 2026

Kevin Hardino dan Rachel Kesyah Aurellia Terpilih Jadi Bujang Gadis Palembang 2026

Sumsel | Minggu, 02 Agustus 2026 | 20:27 WIB

×