Deddy Sitorus PDIP Semprot NasDem dan Demokrat: Fokus Urus Partai Sendiri yang Sedang Digerogoti!

Dwi Bowo Raharjo, Bagaskara Isdiansyah

Senin, 22 Juni 2026 | 10:36 WIB
Deddy Sitorus PDIP Semprot NasDem dan Demokrat: Fokus Urus Partai Sendiri yang Sedang Digerogoti!
Ketua DPP PDIP Deddy Yevri Sitorus sindir Nasdem dan Demokrat. (Suara.com/Bagaskara)
baca 10 detik
  • Deddy Sitorus menegaskan partainya konsisten menjadi penyeimbang pemerintah untuk menjalankan fungsi pengawasan konstitusional di DPR.
  • Deddy mengkritik partai koalisi pemerintah karena menuduh PDIP bermain politik dua kaki yang dianggap tidak etis dan mengada-ada.
  • Ia menyarankan partai koalisi fokus memperbaiki kinerja internal daripada mencampuri urusan rumah tangga PDIP maupun menciptakan kegaduhan politik.

Suara.com - Ketua DPP PDI Perjuangan, Deddy Yevri Sitorus, melontarkan kritik pedas terhadap sejumlah partai politik koalisi pemerintah yang mempersoalkan posisi PDIP sebagai penyeimbang.

Deddy menilai, serangan yang menyebut PDIP bermain "politik dua kaki" adalah sikap yang mengherankan, tidak pada tempatnya, dan tidak etis.

Ia menegaskan, bahwa posisi PDI Perjuangan sudah sangat jelas berdasarkan mandat Rapat Kerja Nasional (Rakernas), yakni berada di luar kabinet namun tetap menjalankan fungsi pengawasan konstitusional melalui DPR RI.

"Ini bukan sikap ambigu. PDI Perjuangan konsisten menjalankan mandat Rakernas. Justru saya bertanya, mengapa partai-partai ini begitu khawatir dengan keberadaan kami? Apakah karena kurang percaya diri atau ada kegalauan internal koalisi sehingga mencari kambing hitam?" ujar Deddy dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, dikutip Senin (22/6/2026).

Secara spesifik, Deddy menyentil Partai NasDem dan Partai Demokrat.

Ia menyarankan agar kedua partai tersebut lebih fokus membenahi internal mereka sendiri daripada mencampuri urusan rumah tangga PDI Perjuangan.

"Saya sarankan partai seperti NasDem dan Demokrat fokus mengurus partainya sendiri yang sedang digerogoti. Jangan sampai nanti kalah oleh partai pendatang baru. Lebih baik perbaiki kinerja menteri-menteri mereka di kabinet daripada sibuk menggurui partai lain," tegasnya.

Ia juga menambahkan, jika ada partai di dalam koalisi yang merasa tidak nyaman dengan situasi politik saat ini, sebaiknya mereka yang mengundurkan diri dari pemerintahan ketimbang menyeret-nyeret nama PDIP.

Lebih lanjut, Deddy mengingatkan bahwa sistem ketatanegaraan Indonesia memerlukan fungsi pengawasan yang kuat di legislatif.

baca juga

Menurutnya, tugas DPR bukan sekadar menjadi pendukung program pemerintah atau "tukang stempel" kebijakan eksekutif.

Jika seluruh fraksi di DPR hanya manut dan setuju terhadap eksekutif, apa bedanya dengan era Orde Baru? Apakah DPR masih dibutuhkan?.

Ia menekankan bahwa saat ini rakyat lebih ingin melihat partai politik bekerja menyelesaikan masalah nyata seperti harga BBM, tarif listrik, bansos, hingga persoalan pangan dan ekonomi, ketimbang menciptakan kegaduhan politik.

Presiden ke-5 Republik Indonesia yang juga Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri. (Foto dok. PDIP)
Presiden ke-5 Republik Indonesia yang juga Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri. (Foto dok. PDIP)

"Rakyat ingin melihat partai bekerja, bukan sibuk membuat gaduh. Pemilu masih jauh. Jangan cari kambing hitam untuk kegalauan kalian. Kalau mau cari kurban, ya pas Lebaran kemarin," imbuhnya.

Lebih lanjut, Deddy menegaskan bahwa PDI Perjuangan akan tetap tegak pada pendiriannya sebagai penyeimbang yang konstruktif.

PDIP kata dia, berkomitmen untuk terus mengkritik secara bertanggung jawab dan mengawal jalannya pemerintahan agar tetap berada di jalur konstitusi.

"Itu adalah amanah yang tidak akan kami tinggalkan," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sindir PDIP, Misbakhun Golkar: Kritik yang Disampaikan Semestinya Lebih Matang

Sindir PDIP, Misbakhun Golkar: Kritik yang Disampaikan Semestinya Lebih Matang

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 06:00 WIB

Benarkah Demo Mahasiswa Ditunggangi? Ini Alasan Mengapa PDIP Dicurigai

Benarkah Demo Mahasiswa Ditunggangi? Ini Alasan Mengapa PDIP Dicurigai

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 21:40 WIB

Posisi Fleksibel PDIP Bikin Parpol Koalisi Pemerintah Gelisah

Posisi Fleksibel PDIP Bikin Parpol Koalisi Pemerintah Gelisah

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:02 WIB

Golkar Hormati Sikap Politik PDIP sebagai Penyeimbang: Biar Rakyat yang Menilai

Golkar Hormati Sikap Politik PDIP sebagai Penyeimbang: Biar Rakyat yang Menilai

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 15:40 WIB

Terkini

John Herdman Blak-blakan Akui Timnas Indonesia Sedang Terluka Jelang Melawan Singapura

John Herdman Blak-blakan Akui Timnas Indonesia Sedang Terluka Jelang Melawan Singapura

Bola | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:15 WIB

Pemerintah Dorong Produk Indonesia Masuk Rantai Pasok Haji Arab Saudi

Pemerintah Dorong Produk Indonesia Masuk Rantai Pasok Haji Arab Saudi

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:12 WIB

Catut Nama Prabowo, Istana Bantah Makalah Nobel Soal Program MBG

Catut Nama Prabowo, Istana Bantah Makalah Nobel Soal Program MBG

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:11 WIB

Lulur Keraton Kembali Jadi Sorotan, Warisan Kecantikan Nusantara yang Tetap Relevan hingga Kini

Lulur Keraton Kembali Jadi Sorotan, Warisan Kecantikan Nusantara yang Tetap Relevan hingga Kini

Lifestyle | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:09 WIB

Calon Hakim Agung Usul RUU Perampasan Diganti Jadi Pemulihan Aset, Menkum Tunggu Langkah DPR

Calon Hakim Agung Usul RUU Perampasan Diganti Jadi Pemulihan Aset, Menkum Tunggu Langkah DPR

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:01 WIB

Dinilai Keliru, Mahasiswa Layangkan Nota Keberatan atas Inpres Koperasi Merah Putih

Dinilai Keliru, Mahasiswa Layangkan Nota Keberatan atas Inpres Koperasi Merah Putih

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 21:43 WIB

Kopdes Merah Putih Berpotensi Jadi 'Hambalang Kecil', Masa Depan Desa Digadaikan

Kopdes Merah Putih Berpotensi Jadi 'Hambalang Kecil', Masa Depan Desa Digadaikan

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 21:36 WIB

Norman Joesoef Jadi Wamenhan? Pakar: Rawan Konflik Kepentingan dan Pengalaman Birokrasi Nol

Norman Joesoef Jadi Wamenhan? Pakar: Rawan Konflik Kepentingan dan Pengalaman Birokrasi Nol

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 21:30 WIB

Misteri Penusukan di 16 Ilir Palembang, Pria Banyuasin Alami Luka di Kepala hingga Bahu

Misteri Penusukan di 16 Ilir Palembang, Pria Banyuasin Alami Luka di Kepala hingga Bahu

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 21:25 WIB

Bekasi Bersiap Berpesta! Primaria Fest 2026 Suguhkan Pengalaman Indonesian Bounce Music yang Berbeda

Bekasi Bersiap Berpesta! Primaria Fest 2026 Suguhkan Pengalaman Indonesian Bounce Music yang Berbeda

Entertainment | Kamis, 06 Agustus 2026 | 21:25 WIB

×