Sindir PDIP, Misbakhun Golkar: Kritik yang Disampaikan Semestinya Lebih Matang

Galih Prasetyo

Minggu, 21 Juni 2026 | 06:00 WIB
Sindir PDIP, Misbakhun Golkar: Kritik yang Disampaikan Semestinya Lebih Matang
Ketua Komisi XI DPR RI Mukhamad Misbakhun dan Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa dalam Rapat Kerja Komisi XI DPR RI bersama Menteri Keuangan di Ruang Rapat Komisi XI, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, pada Senin (15/6/2026). [Dok. Kemenkeu]
baca 10 detik
  • Ketua Bidang Ekonomi DPP Partai Golkar, Mukhamad Misbakhun, mengajak elite politik menjaga suasana nasional kondusif pada 21 Juni 2026.
  • Misbakhun menegaskan pemerintah terbuka terhadap kritik bertanggung jawab, sebagaimana terbukti dalam penegakan hukum program Makan Bergizi Gratis.
  • Elite politik diminta menunjukkan konsistensi sikap dan menghindari ambiguitas demi memberikan pendidikan demokrasi yang baik bagi masyarakat Indonesia.

Suara.com - Ketua Bidang Ekonomi DPP Partai Golkar, Mukhamad Misbakhun, mengajak seluruh elite politik dan partai politik menjaga suasana kondusif di tengah dinamika nasional yang berkembang. Ia menekankan pentingnya kedewasaan, kejernihan, serta konsistensi sikap dalam merespons berbagai isu.

Menurut Misbakhun, elite politik sebaiknya menghindari narasi yang berpotensi memanaskan situasi. Ia menegaskan bahwa kritik dalam demokrasi tetap penting, namun harus disampaikan secara bertanggung jawab.

“Kritik itu penting dalam demokrasi agar pemerintah terus mendengar aspirasi masyarakat. Namun, dalam situasi bangsa yang menghadapi tekanan geopolitik, kritik sebaiknya disampaikan dengan penuh tanggung jawab, bukan dengan cara yang membuat keadaan makin panas,” ujarnya, Minggu (21/6/2026).

Misbakhun juga menilai pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto terbuka terhadap kritik publik. Ia mencontohkan penanganan dugaan penyelewengan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai bukti respons pemerintah terhadap masukan masyarakat.

“Pemerintah mendengarkan banyak kritik dan masukan, buktinya MBG dilakukan upaya penegakan hukum,” kata dia.

Secara khusus, Misbakhun menyoroti kritik dari sejumlah elite Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP). Ia mengaku menghormati kritik tersebut, namun menyayangkan minimnya substansi dan solusi yang ditawarkan.

“PDI Perjuangan pernah memiliki pengalaman panjang dalam mengoperasionalkan pemerintahan. Oleh karena itu, kritik yang disampaikan semestinya lebih matang, proporsional, dan solutif,” ujarnya.

Lebih lanjut, Misbakhun menyinggung sikap politik yang dinilai ambigu. Ia menegaskan bahwa partai politik seharusnya memiliki posisi yang jelas, tidak memainkan “dua kaki” antara mendukung dan mengkritik pemerintah.

“Posisi politik dua kaki itu tidak elegan. Tidak elok jika ikut menikmati apresiasi saat kebijakan berhasil, tetapi langsung mengambil jarak ketika menghadapi kebijakan sulit,” tegasnya.

baca juga

Sebagai legislator yang memimpin Komisi XI DPR, Misbakhun menilai konsistensi sikap politik merupakan bagian dari pendidikan demokrasi bagi masyarakat. Ia menegaskan bahwa publik membutuhkan kejelasan, bukan sikap yang berubah-ubah mengikuti situasi.

“Silakan berbeda pandangan dan memberi kritik, tetapi jangan sampai publik menangkap kesan adanya ambiguitas. Konsistensi jauh lebih mendidik bagi rakyat,” katanya.

Di akhir pernyataannya, Misbakhun mengajak seluruh kekuatan politik untuk mengedepankan kerja bersama dalam menghadapi tantangan bangsa. Ia menilai persoalan nasional tidak bisa diselesaikan dengan saling menyalahkan.

“Mari kita bersama-sama mendinginkan suasana. Tugas elite politik adalah memberi keteladanan, menghadirkan solusi, dan menempatkan kepentingan bangsa di atas kepentingan politik sesaat,” pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Benarkah Demo Mahasiswa Ditunggangi? Ini Alasan Mengapa PDIP Dicurigai

Benarkah Demo Mahasiswa Ditunggangi? Ini Alasan Mengapa PDIP Dicurigai

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 21:40 WIB

Posisi Fleksibel PDIP Bikin Parpol Koalisi Pemerintah Gelisah

Posisi Fleksibel PDIP Bikin Parpol Koalisi Pemerintah Gelisah

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:02 WIB

Golkar Hormati Sikap Politik PDIP sebagai Penyeimbang: Biar Rakyat yang Menilai

Golkar Hormati Sikap Politik PDIP sebagai Penyeimbang: Biar Rakyat yang Menilai

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 15:40 WIB

PDIP Tegaskan Jadi Penyeimbang Pemerintah: Bukan Abu-abu, Tapi Teman yang Jujur

PDIP Tegaskan Jadi Penyeimbang Pemerintah: Bukan Abu-abu, Tapi Teman yang Jujur

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 13:07 WIB

BMPAN Soroti Dugaan Keterlibatan PDIP dalam Aksi Mahasiswa, Stabilitas Politik Pemerintahan Prabowo

BMPAN Soroti Dugaan Keterlibatan PDIP dalam Aksi Mahasiswa, Stabilitas Politik Pemerintahan Prabowo

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 17:28 WIB

Terkini

Rocky Gerung Soroti Praktik Penyadapan Ilegal Oknum Kepolisian ke Prabowo

Rocky Gerung Soroti Praktik Penyadapan Ilegal Oknum Kepolisian ke Prabowo

Video | Kamis, 05 November 2026 | 20:05 WIB

DPR Usulkan Aset Pelaku Karhutla Dirampas Negara

DPR Usulkan Aset Pelaku Karhutla Dirampas Negara

News | Kamis, 05 November 2026 | 20:01 WIB

Momen Roy Suryo Lempar Senyum dan Angkat Jempol Saat Salaman dengan Jokowi

Momen Roy Suryo Lempar Senyum dan Angkat Jempol Saat Salaman dengan Jokowi

News | Kamis, 05 November 2026 | 20:01 WIB

Ritual Adat Jadi Cara Warga NTT Melindungi Mata Air di Hutan Sanabibi: Bagaimana Caranya?

Ritual Adat Jadi Cara Warga NTT Melindungi Mata Air di Hutan Sanabibi: Bagaimana Caranya?

Lifestyle | Kamis, 05 November 2026 | 20:00 WIB

Urutan Skincare Malam Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun, Ampuh Cegah Kerutan dan Flek Hitam

Urutan Skincare Malam Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun, Ampuh Cegah Kerutan dan Flek Hitam

Lifestyle | Kamis, 05 November 2026 | 19:54 WIB

Demo di Kaltim Memanas, Massa Lempar Sayuran Busuk ke Kantor Rudy Mas'ud

Demo di Kaltim Memanas, Massa Lempar Sayuran Busuk ke Kantor Rudy Mas'ud

Kaltim | Kamis, 05 November 2026 | 19:53 WIB

Belajar dari KHW 400: Ini 5 Insight Storytelling Nadia Omara Bagi Kreator

Belajar dari KHW 400: Ini 5 Insight Storytelling Nadia Omara Bagi Kreator

Your Say | Kamis, 05 November 2026 | 19:50 WIB

Dukung Implementasi UU SDI, Mendagri Tito: Perkuat Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah

Dukung Implementasi UU SDI, Mendagri Tito: Perkuat Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah

News | Kamis, 05 November 2026 | 19:50 WIB

Momen Tak Biasa di Sidang Roy Suryo, Botol Minum Jokowi Diambil Petugas

Momen Tak Biasa di Sidang Roy Suryo, Botol Minum Jokowi Diambil Petugas

News | Kamis, 05 November 2026 | 19:50 WIB

Tak Semua Sampah Plastik Berakhir di Laut, Peneliti Ungkap Fakta Terbaru Ini

Tak Semua Sampah Plastik Berakhir di Laut, Peneliti Ungkap Fakta Terbaru Ini

Lifestyle | Kamis, 05 November 2026 | 19:50 WIB

×