Industri China Lebih Pilih Kasih Beasiswa ke Mahasiswa Vokasi RI daripada Datangkan TKA

Vania Rossa, Lilis Varwati

Rabu, 24 Juni 2026 | 15:58 WIB
Industri China Lebih Pilih Kasih Beasiswa ke Mahasiswa Vokasi RI daripada Datangkan TKA
Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Stella Christie. (Suara.com/Lilis Varwati)
baca 10 detik
  • Wamendiktisaintek Stella Christie menjelaskan perusahaan China memberikan beasiswa bagi mahasiswa vokasi Indonesia untuk mencetak tenaga kerja lokal terampil.
  • Program ini menerapkan skema pendidikan empat tahun yang mencakup pembelajaran di Indonesia, Tiongkok, serta magang di industri mitra.
  • Strategi ini menguntungkan kedua belah pihak karena menekan biaya operasional perusahaan serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia.

Suara.com - Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamendiktisaintek) Stella Christie mengungkap alasan sejumlah perusahaan asal China bersedia memberikan beasiswa kepada mahasiswa pendidikan vokasi di Indonesia.

Menurut Stella, program tersebut merupakan bagian dari strategi industri untuk menyiapkan tenaga kerja terampil lokal yang siap bekerja setelah lulus, sehingga perusahaan tidak perlu mendatangkan tenaga kerja asing (TKA) dari China yang membutuhkan biaya lebih besar.

"Kita sudah bekerja sama dengan industri dari Tiongkok yang memberikan beasiswa untuk mahasiswa kita di pendidikan vokasi," kata Stella saat ditemui di Jakarta, Rabu (24/6/2026).

Skema Belajar Indonesia-China

Stella menjelaskan, kerja sama itu menggunakan skema pendidikan dan pelatihan yang menggabungkan pembelajaran di Indonesia dan China, serta pengalaman kerja langsung di industri.

Mahasiswa akan menjalani satu tahun pendidikan di Indonesia, satu tahun belajar di politeknik atau universitas di China, kemudian kembali ke Indonesia sebelum menjalani masa magang di perusahaan mitra.

"Jadi satu tahun di Indonesia, satu tahun di Tiongkok di universitas atau politeknik Tiongkok, satu tahun di politeknik Indonesia dan satu tahun magang di industrinya," ujarnya.

Melalui skema tersebut, mahasiswa tidak hanya memperoleh pengetahuan akademik, tetapi juga keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja.

Stella menyebut lulusan program itu memiliki peluang besar untuk langsung direkrut oleh perusahaan setelah menyelesaikan pendidikan.

baca juga

Lebih Murah daripada Datangkan TKA

Menurut Stella, kesediaan industri China membiayai pendidikan mahasiswa Indonesia didorong oleh kebutuhan akan tenaga kerja terampil yang dapat mendukung berbagai proyek investasi mereka di Tanah Air.

Dengan menyiapkan SDM lokal sejak bangku pendidikan, perusahaan dapat memperoleh tenaga kerja yang sesuai kebutuhan tanpa harus mendatangkan pekerja dari luar negeri.

"Kenapa ini sangat diinginkan bahkan industri dari Tiongkok bersedia memberikan beasiswa? Karena ini menjadikan mereka mempunyai tenaga kerja terampil yang bisa mereka pekerjakan di Indonesia tanpa harus mendatangkan tenaga kerja dari China yang biayanya jauh lebih mahal," tuturnya.

Ia menilai skema tersebut menguntungkan kedua belah pihak karena industri memperoleh tenaga kerja siap pakai, sementara Indonesia mendapatkan peningkatan kualitas sumber daya manusia.

"Jadi ini win-win solution," kata Stella.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kasus Suap Mahasiswa UBK, BEM UMY: Tak Bisa Selesai Hanya dengan Maaf

Kasus Suap Mahasiswa UBK, BEM UMY: Tak Bisa Selesai Hanya dengan Maaf

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 13:03 WIB

BEM UBK Ngaku Terima Uang, PSI Bela Gibran: Tak Mungkin Mas Wapres Main-main dengan Mahasiswa

BEM UBK Ngaku Terima Uang, PSI Bela Gibran: Tak Mungkin Mas Wapres Main-main dengan Mahasiswa

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 11:38 WIB

Skandal Suap BEM UBK Usai Bertemu Gibran di Istana, Siapa Bermain?

Skandal Suap BEM UBK Usai Bertemu Gibran di Istana, Siapa Bermain?

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 11:35 WIB

Terkini

Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet

Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet

Bola | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 23:35 WIB

Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah

Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:35 WIB

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:27 WIB

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:31 WIB

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Otomotif | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:15 WIB

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Bisnis | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:05 WIB

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Jawa Tengah | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:00 WIB

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Lampung | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:57 WIB

Saat Jas Putih Diuji: Selelah-lelahnya Tenaga Kesehatan, Tetap Lebih Melelahkan Jadi Pasien

Saat Jas Putih Diuji: Selelah-lelahnya Tenaga Kesehatan, Tetap Lebih Melelahkan Jadi Pasien

Your Say | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:23 WIB

×