Dosen UGM Soroti Ketua BEM UBK Kena Suap: Cara Busuk Pertahankan Kekuasaan

Bangun Santoso, Hiskia Andika Weadcaksana

Rabu, 24 Juni 2026 | 17:27 WIB
Dosen UGM Soroti Ketua BEM UBK Kena Suap: Cara Busuk Pertahankan Kekuasaan
Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menemui perwakilan mahasiswa di Istana Wapres, Jakarta Pusat, Senin (15/6/2026). ANTARA FOTO/Fauzan
baca 10 detik
  • Dosen UGM Herlambang P. Wiratraman menyoroti dugaan suap yang melibatkan Ketua BEM FH UBK pada Rabu (24/6/2026).
  • Fenomena manipulasi mahasiswa dilakukan untuk menutupi kebijakan bermasalah serta mempertahankan kekuasaan dalam sistem politik yang koruptif.
  • Praktik tersebut mencerminkan pengaruh oligarki yang mengakar, sehingga mahasiswa harus tetap menjalankan fungsi kritis bagi masyarakat luas.

Suara.com - Dosen Hukum Tata Negara Universitas Gadjah Mada (UGM), Herlambang P. Wiratraman, menyoroti dugaan aliran dana suap yang menyeret Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Bung Karno (BEM FH UBK) baru-baru ini.

Herlambang menilai fenomena mahasiswa yang diduga dijadikan alat manipulasi di ruang publik bukanlah sesuatu yang mengejutkan. Menurutnya, praktik serupa sudah berulang kali muncul dalam dinamika politik nasional.

"Fenomena mahasiswa yang dijadikan alat pemanipulasian di ruang publik, ini sama sekali tak mengejutkan," kata Herlambang kepada Suara.com, Rabu (24/6/2026).

Ia menyebut pola tersebut sejalan dengan berbagai praktik kooptasi terhadap aktivis. Termasuk penarasian yang bersifat stigmatis dan pendangkalan informasi.

Kondisi itu, kata Herlambang, semakin sering terjadi di tengah kehidupan politik dan ketatanegaraan saat ini.

"Sama halnya pola kooptasi aktivis dalam jabatan publik, atau penarasian secara stigmatisasi atau bahkan pendangkalan informasi, kian jamak terjadi," ujarnya.

Praktik-praktik tersebut memiliki tujuan politik yang jelas, yakni menutupi kebijakan yang dinilai bermasalah sekaligus mempertahankan kekuasaan.

Ia menilai sejumlah kebijakan dijalankan dengan mengabaikan prinsip moral, sarat kepentingan koruptif, dan bahkan mengingkari konstitusi.

"Tujuannya jelas menutup-nutupi kebijakan yang tidak bermoral karena sarat korupsi, mengingkari konstitusi, bahkan cara busuk mempertahankan kekuasaan," tegasnya.

baca juga

Herlambang menilai situasi itu tidak bisa dilepaskan dari kuatnya pengaruh oligarki yang telah mengakar dalam sistem politik Indonesia.

Menurutnya, praktik tersebut menunjukkan bekerjanya kekuasaan oligarkis yang melekat di dalam sistem politik ketatanegaraan atau disebut embedded oligarch politics.

Di tengah situasi ini, ia meminta mahasiswa tidak ragu untuk tetap menjalankan fungsi kritisnya di ruang publik.

Menurutnya desakan terhadap lahirnya kebijakan yang lebih baik merupakan kerja politik yang penting karena mulai mewakili keresahan dan penderitaan masyarakat luas.

"Mahasiswa tak perlu ragu melanjutkan kritik di ruang publik, mendesakkan kebijakan yang lebih baik, karena itu kerja-kerja politik yang mulai mewakili penderitaan warga bangsa," tandasnya.

"Terlebih politik hari ini kian jengah dijejali fakta ugal-ugalan tanpa hukum atau hukum yang diperlakukan sewenang-wenang," imbuhnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Perlu Diinvestigasi, Polri Didesak Ungkap Aktor Intelektual di Balik Suap BEM FH UBK

Perlu Diinvestigasi, Polri Didesak Ungkap Aktor Intelektual di Balik Suap BEM FH UBK

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 17:17 WIB

Industri China Lebih Pilih Kasih Beasiswa ke Mahasiswa Vokasi RI daripada Datangkan TKA

Industri China Lebih Pilih Kasih Beasiswa ke Mahasiswa Vokasi RI daripada Datangkan TKA

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 15:58 WIB

Kasus Suap Mahasiswa UBK, BEM UMY: Tak Bisa Selesai Hanya dengan Maaf

Kasus Suap Mahasiswa UBK, BEM UMY: Tak Bisa Selesai Hanya dengan Maaf

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 13:03 WIB

BEM UBK Ngaku Terima Uang, PSI Bela Gibran: Tak Mungkin Mas Wapres Main-main dengan Mahasiswa

BEM UBK Ngaku Terima Uang, PSI Bela Gibran: Tak Mungkin Mas Wapres Main-main dengan Mahasiswa

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 11:38 WIB

Kronologi Kasus Dugaan Bagi-Bagi Uang BEM FH UBK Setelah Bertemu Wapres Gibran

Kronologi Kasus Dugaan Bagi-Bagi Uang BEM FH UBK Setelah Bertemu Wapres Gibran

Video | Rabu, 24 Juni 2026 | 11:38 WIB

Skandal Suap BEM UBK Usai Bertemu Gibran di Istana, Siapa Bermain?

Skandal Suap BEM UBK Usai Bertemu Gibran di Istana, Siapa Bermain?

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 11:35 WIB

Suap Ketua BEM UBK Coreng Wajah Gerakan Mahasiswa, Aktivisme Bayaran Jadi Penyakit Akut

Suap Ketua BEM UBK Coreng Wajah Gerakan Mahasiswa, Aktivisme Bayaran Jadi Penyakit Akut

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 10:55 WIB

Terkini

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:35 WIB

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:27 WIB

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:31 WIB

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Otomotif | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:15 WIB

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Bisnis | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:05 WIB

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Jawa Tengah | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:00 WIB

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Lampung | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:57 WIB

Saat Jas Putih Diuji: Selelah-lelahnya Tenaga Kesehatan, Tetap Lebih Melelahkan Jadi Pasien

Saat Jas Putih Diuji: Selelah-lelahnya Tenaga Kesehatan, Tetap Lebih Melelahkan Jadi Pasien

Your Say | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:23 WIB

Rp17 Triliun Aliran Modal Asing Masuk ke Pinjol RI

Rp17 Triliun Aliran Modal Asing Masuk ke Pinjol RI

Bisnis | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:05 WIB

Buntut Kasus Komentar Nirempati Pasien BPJS, RS Sardjito Hentikan Praktik dr. Elda Putri Rahard

Buntut Kasus Komentar Nirempati Pasien BPJS, RS Sardjito Hentikan Praktik dr. Elda Putri Rahard

Video | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:00 WIB

×