Krisis Dokter di Pelosok, Legislator DPR Usul Pemerintah Pakai AI Jadi Solusi Darurat

Bangun Santoso, Bagaskara Isdiansyah

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:44 WIB
Krisis Dokter di Pelosok, Legislator DPR Usul Pemerintah Pakai AI Jadi Solusi Darurat
Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Nihayatul Wafiroh. (bidik layar video DPR)
baca 10 detik
  • Wakil Ketua Komisi IX DPR RI mengusulkan pemanfaatan teknologi AI untuk mengatasi kekurangan tenaga dokter di daerah terpencil.
  • Usulan ini disampaikan dalam rapat kerja di Senayan, Jakarta, pada Kamis, 25 Juni 2026, untuk membantu analisis penyakit awal.
  • Teknologi AI diharapkan mampu menjembatani keterbatasan akses layanan medis sementara menunggu pemenuhan kebutuhan dokter melalui proses pendidikan resmi.

Suara.com - Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Nihayatul Wafiroh, mendorong Pemerintah untuk mulai melirik pemanfaatan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) guna mengatasi persoalan kronis kekurangan tenaga dokter di berbagai daerah di Indonesia.

Hal tersebut disampaikannya dalam Rapat Kerja Komisi IX DPR RI yang membahas perlindungan dan kesejahteraan Tenaga Medis (Named) serta Tenaga Kesehatan (Nakes) di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (25/6/2026).

Nihayatul mengaku miris mendengar laporan Menteri Kesehatan terkait masih adanya daerah-daerah yang sama sekali tidak memiliki tenaga dokter.

Menurutnya, pemenuhan kebutuhan dokter tidak bisa dilakukan secara instan karena proses pendidikan kedokteran yang memakan waktu lama.

"Pendidikan kedokteran ini kan butuh waktu lagi, koas dan sebagainya. Masyarakat tidak mungkin menunggu sampai mereka lulus. Kalaupun ada usulan membiayai putra daerah, itu solusi luar biasa, tapi butuh waktu. Nah, di jenjang waktu tunggu ini, apa yang bisa kita lakukan?" ujar Nihayatul.

Politisi PKB ini mengusulkan agar teknologi AI dapat digunakan untuk menjembatani kekosongan tersebut.

AI dinilai bisa membantu proses analisis penyakit awal bagi pasien di wilayah yang sulit terjangkau tenaga medis fisik.

"Saya bukan orang medis, saya membayangkan mungkin sekarang ini kita banyak melihat banyak sektor yang sudah dibantu oleh AI. Bisa nggak ya, Pak, kira-kira di daerah-daerah tertentu yang mungkin ada tenaga medis dan sebagainya, yang mungkin ada ada ini kita bisa dibantu AI untuk sebagai paling tidak untuk membantu pasien kita untuk apa menganalisis penyakit dan sebagainya? Karena untuk menjembatani saja, Pak," katanya.

Meski menyadari bahwa kehadiran teknologi tidak akan bisa menggantikan peran dokter secara maksimal, Nihayatul menilai langkah ini jauh lebih baik daripada membiarkan masyarakat di daerah tanpa layanan medis sama sekali.

baca juga

Ia juga menyinggung keberhasilan Menteri Kesehatan dalam melakukan operasi jarak jauh sebagai bukti bahwa teknologi medis sudah sangat maju.

"Kalau operasi jarak jauh sudah bisa dilakukan, seharusnya pemeriksaan jarak jauh di wilayah tertentu yang tidak ada dokternya juga bisa menjadi salah satu solusi," tambahnya.

Lebih lanjut, ia juga menyoroti kendala distribusi tenaga medis, di mana tidak semua tenaga kesehatan bersedia ditempatkan di daerah terpencil.

Oleh karena itu, kehadiran teknologi dianggap sebagai jawaban atas keterbatasan fisik dan mobilitas tenaga medis saat ini.

"Bisa tidak dengan teknologi yang ada kita mengganti kehadiran fisik dokter dengan yang lain? Walaupun memang pasti tidak maksimal, tapi mungkin untuk penyakit tertentu ini bisa membantu," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tak Lagi Dianaktirikan, Menkes Pastikan BPJS Dokter Magang Kini Ditanggung Negara

Tak Lagi Dianaktirikan, Menkes Pastikan BPJS Dokter Magang Kini Ditanggung Negara

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 15:39 WIB

Gaji Dokter Timpang! Menkes: Ada yang Miliaran, Ada yang Selevel Tukang Parkir

Gaji Dokter Timpang! Menkes: Ada yang Miliaran, Ada yang Selevel Tukang Parkir

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 14:24 WIB

Miris! Menkes Budi Bongkar Sisi Gelap Dunia Medis: Banyak Nakes Kena Bullying dari Seniornya

Miris! Menkes Budi Bongkar Sisi Gelap Dunia Medis: Banyak Nakes Kena Bullying dari Seniornya

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 14:18 WIB

Richard Lee Heran Jadi Terdakwa, Padahal Produk Dibeli dari Toko Lain

Richard Lee Heran Jadi Terdakwa, Padahal Produk Dibeli dari Toko Lain

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 13:29 WIB

Lawan Dakwaan Jaksa, Richard Lee Siapkan Eksepsi 24 Halaman Bongkar Kasus Kosmetik

Lawan Dakwaan Jaksa, Richard Lee Siapkan Eksepsi 24 Halaman Bongkar Kasus Kosmetik

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 11:50 WIB

Gaji UMR Beli Sepatu Running Apa? Ini 3 Pilihan Terbaik Versi Dokter Tirta

Gaji UMR Beli Sepatu Running Apa? Ini 3 Pilihan Terbaik Versi Dokter Tirta

Lifestyle | Rabu, 24 Juni 2026 | 19:15 WIB

Kapolri Buka Suara Usai Roy Suryo dan dr Tifa Tak Ditahan: Itu Kewenangan Kejaksaan

Kapolri Buka Suara Usai Roy Suryo dan dr Tifa Tak Ditahan: Itu Kewenangan Kejaksaan

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 20:47 WIB

Terkini

Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi

Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 15:40 WIB

Tak Lagi Dianaktirikan, Menkes Pastikan BPJS Dokter Magang Kini Ditanggung Negara

Tak Lagi Dianaktirikan, Menkes Pastikan BPJS Dokter Magang Kini Ditanggung Negara

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 15:39 WIB

Mahfud MD Tantang Prabowo Buka-bukaan: Siapa yang Bayar Demo Mahasiswa?

Mahfud MD Tantang Prabowo Buka-bukaan: Siapa yang Bayar Demo Mahasiswa?

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 15:35 WIB

Siapa John Lennon 07? Sosok di Balik Kode Rahasia Suap Tambang Ketua Ombudsman

Siapa John Lennon 07? Sosok di Balik Kode Rahasia Suap Tambang Ketua Ombudsman

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 15:25 WIB

Eks Bos ASTRA Infra Port Easkal Wisnu Prabakti Diperiksa KPK Terkait Korupsi Investasi RI-Jepang

Eks Bos ASTRA Infra Port Easkal Wisnu Prabakti Diperiksa KPK Terkait Korupsi Investasi RI-Jepang

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 15:24 WIB

Pura-pura Jadi Pembeli! Polisi Ciduk Pengedar 15 Airsoft Gun yang Dijual via WhatsApp

Pura-pura Jadi Pembeli! Polisi Ciduk Pengedar 15 Airsoft Gun yang Dijual via WhatsApp

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 14:59 WIB

Mahfud MD Sebut Penolakan UU Polri oleh Mahasiswa Wajar: Memang Tak Ada Perubahan

Mahfud MD Sebut Penolakan UU Polri oleh Mahasiswa Wajar: Memang Tak Ada Perubahan

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 14:53 WIB

FPTHSI Tepis Pidato Prabowo Sebut Gaji Guru Terkendala Anggaran: Dana Cukup, Tapi Salah Distribusi

FPTHSI Tepis Pidato Prabowo Sebut Gaji Guru Terkendala Anggaran: Dana Cukup, Tapi Salah Distribusi

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 14:49 WIB

Shopee Permudah Seller Kelola Keikutsertaan Program Promosi di Laman "Pengelolaan Program Saya"

Shopee Permudah Seller Kelola Keikutsertaan Program Promosi di Laman "Pengelolaan Program Saya"

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 14:46 WIB

Gus Yaqut Tumbang di Tahanan, Istri Apresiasi Langkah Cepat KPK Larikan ke RS

Gus Yaqut Tumbang di Tahanan, Istri Apresiasi Langkah Cepat KPK Larikan ke RS

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 14:36 WIB