Cegah Badai PHK Akibat Harga Gas, Dasco Pastikan Pemerintah Berpihak pada Buruh

Bangun Santoso, Bagaskara Isdiansyah

Jum'at, 26 Juni 2026 | 14:27 WIB
Cegah Badai PHK Akibat Harga Gas, Dasco Pastikan Pemerintah Berpihak pada Buruh
Satgas PHK Rapat Dipimpin Dasco, Mensesneg Jadi Ketua, Cari Solusi Ancaman Badai PHK Gegera Harga Gas Industri Mahal. (Suara.com/Bagaskara)
baca 10 detik
  • Pemerintah dan DPR RI membentuk Satgas Mitigasi PHK di Senayan pada Jumat (26/6/2026) untuk mengatasi ancaman pemutusan hubungan kerja massal.
  • Satgas yang dipimpin Mensesneg berfokus memetakan masalah operasional industri, khususnya terkait lonjakan harga gas dan kendala Rencana Kerja Anggaran Biaya.
  • Pemerintah menargetkan keputusan strategis segera diambil guna menyelamatkan sekitar 205.000 pekerja yang terancam PHK di sektor industri manufaktur.

Suara.com - Pimpinan DPR RI bersama Pemerintah dan perwakilan serikat buruh menggelar rapat koordinasi strategis guna membahas langkah mitigasi terhadap ancaman Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) massal yang membayangi sektor industri terutama akibat harga gas industri yang melonjak.

Rapat yang digelar di Komplek Parlemen, Senayan, pada Jumat (26/6/2026) ini sekaligus menandai aktifnya Satgas Mitigasi PHK yang kini dipimpin langsung oleh Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg).

Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, menjelaskan bahwa rapat ini bertujuan menyelaraskan langkah antara legislatif, eksekutif, dan perwakilan pekerja.

"Hari ini kami mengadakan rapat koordinasi tentang Satgas Mitigasi PHK. Rapat diikuti oleh Mensesneg selaku Ketua Satgas, Menaker, Presiden Serikat Pekerja Andi Gani, Desk Ketenagakerjaan Polri, dan Penasihat Khusus Presiden," ujar Dasco dalam konferensi pers usai rapat di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat.

Mensesneg Prasetyo Hadi, yang kini menjabat sebagai Ketua Satgas Mitigasi PHK, menyatakan bahwa fokus utama tim saat ini adalah memetakan perusahaan-perusahaan yang memiliki potensi melakukan PHK serta mengidentifikasi akar permasalahannya.

"Kami berkoordinasi untuk memetakan perusahaan apa saja dan permasalahannya apa saja, sehingga kita bisa mengambil langkah mitigasi," kata Prasetyo.

Selain pemetaan, Prasetyo mengungkapkan adanya kendala serius pada suplai gas industri yang menghambat operasional sektor manufaktur.

Menindaklanjuti arahan Presiden, pihaknya berjanji akan mengambil keputusan strategis dalam waktu dekat.

"Sesuai petunjuk Bapak Presiden, kita segera mencari jalan keluar. Mungkin dalam satu-dua hari ini kita akan ambil keputusan untuk memastikan sektor industri yang membutuhkan gas dapat berjalan sebagaimana mestinya," tambahnya.

baca juga

Sementara itu dalam kesempatam yang sama, Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), Andi Gani Nena Wea, memberikan gambaran mengkhawatirkan mengenai kondisi di lapangan.

Ia menyebutkan bahwa salah satu perusahaan, PT Granitog, baru saja mengumumkan PHK terhadap seluruh pekerjanya tiga hari yang lalu.

"Situasi sangat kritis. Ada 55.000 pekerja sudah terancam di depan mata dan satu perusahaan sudah tutup. Selain itu, masalah Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) juga menyimpan potensi PHK bagi 150.000 pekerja lainnya," ungkap Andi Gani.

Andi menjelaskan, bahwa penunjukan Mensesneg sebagai Ketua Satgas merupakan permintaan dari pimpinan buruh agar komunikasi lintas sektoral kementerian dapat berjalan lebih efektif.

Ia pun mengapresiasi respons cepat pemerintah dalam menangani masalah gas industri dan RKAB.

"Kami pastikan pemerintah berada di pihak buruh dan juga pengusaha, win-win solution. Mudah-mudahan hari Senin sudah ada keputusan mengenai gas industri dan RKAB untuk menyelamatkan situasi ini," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dasco Pimpin Rapat Bareng Pemerintah dan Buruh, Antisipasi Badai PHK

Dasco Pimpin Rapat Bareng Pemerintah dan Buruh, Antisipasi Badai PHK

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 13:22 WIB

Harga LNG Naik, INDEF Ingatkan Pemerintah Mitigasi Risiko PHK Industri

Harga LNG Naik, INDEF Ingatkan Pemerintah Mitigasi Risiko PHK Industri

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 11:47 WIB

Harga Gas Industri Melonjak Bahlil: Produksi Domestik Berkurang!

Harga Gas Industri Melonjak Bahlil: Produksi Domestik Berkurang!

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 14:58 WIB

Gas Mahal Picu PHK 55 Ribu Buruh, ESDM: Industri yang Mana Dulu!

Gas Mahal Picu PHK 55 Ribu Buruh, ESDM: Industri yang Mana Dulu!

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 13:08 WIB

55 Ribu Pekerja Terancam PHK, DPR Siapkan Rapat Koordinasi untuk Mitigasi

55 Ribu Pekerja Terancam PHK, DPR Siapkan Rapat Koordinasi untuk Mitigasi

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 17:41 WIB

Sufmi Dasco Sebut Narasi Indonesia Runtuh Sengaja Digoreng: Padahal Ekonomi Kita Kuat

Sufmi Dasco Sebut Narasi Indonesia Runtuh Sengaja Digoreng: Padahal Ekonomi Kita Kuat

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 17:12 WIB

Realita Pahit Dunia Kerja: Antrean 2 Km di Malaysia dan Bayang-Bayang PHK di Indonesia

Realita Pahit Dunia Kerja: Antrean 2 Km di Malaysia dan Bayang-Bayang PHK di Indonesia

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 07:48 WIB

Terkini

Kecelakaan atau Bunuh Diri? Polisi Usut Kematian Siswi SMA Tertabrak KRL di Jurangmangu

Kecelakaan atau Bunuh Diri? Polisi Usut Kematian Siswi SMA Tertabrak KRL di Jurangmangu

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 19:44 WIB

Divonis 2 Tahun Penjara, Abdul Wahid Belum Serahkan Memori Banding

Divonis 2 Tahun Penjara, Abdul Wahid Belum Serahkan Memori Banding

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 19:39 WIB

Trailer Utama Film Made in Abyss Part 1 Ungkap Lagu Tema dan Karakter Baru

Trailer Utama Film Made in Abyss Part 1 Ungkap Lagu Tema dan Karakter Baru

Your Say | Senin, 10 Agustus 2026 | 19:37 WIB

Ojol Bakal Jadi UMKM, Maman Bantah Isu Pengemudi Bakal Kena Pajak

Ojol Bakal Jadi UMKM, Maman Bantah Isu Pengemudi Bakal Kena Pajak

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 19:34 WIB

Wisata Religi di Tengah Jakarta, Menelusuri Jejak Integritas Guan Gong di Kelenteng Tian Fu Gong

Wisata Religi di Tengah Jakarta, Menelusuri Jejak Integritas Guan Gong di Kelenteng Tian Fu Gong

Lifestyle | Senin, 10 Agustus 2026 | 19:33 WIB

Selamatkan Nasib PPPK, Mendagri Tito Guyur Rp18,9 Triliun Agar Tak Ada yang Nganggur

Selamatkan Nasib PPPK, Mendagri Tito Guyur Rp18,9 Triliun Agar Tak Ada yang Nganggur

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 19:30 WIB

Pemerintah Mau Pungut Pajak Pemilik Rumah Kontrakan? Ini Kata DJP

Pemerintah Mau Pungut Pajak Pemilik Rumah Kontrakan? Ini Kata DJP

Bisnis | Senin, 10 Agustus 2026 | 19:30 WIB

Viral Kurir SPX Express Kembalikan Uang Rp92 Juta, Ini Sosok di Balik Itikad Jujurnya

Viral Kurir SPX Express Kembalikan Uang Rp92 Juta, Ini Sosok di Balik Itikad Jujurnya

Bisnis | Senin, 10 Agustus 2026 | 19:26 WIB

Jelang HUT RI ke-81, Penjualan Baju Adat Anjlok 50 Persen: Agustusan Kalah Ramai dari Kartini

Jelang HUT RI ke-81, Penjualan Baju Adat Anjlok 50 Persen: Agustusan Kalah Ramai dari Kartini

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 19:25 WIB

Denyut Tradisi Bali dalam Bait-Bait 'Saiban' Karya Oka Rusmini

Denyut Tradisi Bali dalam Bait-Bait 'Saiban' Karya Oka Rusmini

Your Say | Senin, 10 Agustus 2026 | 19:25 WIB

×