Gelombang Panas di Prancis: Bayi Kembar 15 Bulan Tewas, Orang Tua Ditangkap

Galih Prasetyo

Rabu, 01 Juli 2026 | 02:18 WIB
Gelombang Panas di Prancis: Bayi Kembar 15 Bulan Tewas, Orang Tua Ditangkap
Ilustrasi bayi. (Pexels)
baca 10 detik
  • Sepasang bayi kembar berusia 15 bulan ditemukan tewas di Beuvrages, Prancis, akibat dugaan dehidrasi saat gelombang panas ekstrem.
  • Kedua orang tua korban telah ditangkap oleh pihak berwenang guna menjalani pemeriksaan terkait penyebab kematian bayi tersebut.
  • Empat anak lain dalam keluarga yang sama sempat dirawat di rumah sakit karena mengalami gejala dehidrasi serupa.

Suara.com - Tragedi memilukan terjadi di Prancis saat gelombang panas ekstrem melanda.

Sepasang bayi kembar berusia 15 bulan ditemukan tewas di rumah mereka, sementara kedua orang tuanya kini telah ditangkap pihak berwenang.

Peristiwa ini terjadi di Beuvrages, dekat Valenciennes, wilayah utara Prancis.

Menurut jaksa setempat, penyelidikan difokuskan pada dugaan bahwa kedua bayi meninggal akibat dehidrasi.

Suhu tinggi di dalam rumah diduga menjadi faktor utama yang memperparah kondisi korban.

Mengapa Eropa Lebih Panas dari Timur Tengah? Suhu di Paris Lampaui Mekah [@TheCalvinCooli1]
Mengapa Eropa Lebih Panas dari Timur Tengah? Suhu di Paris Lampaui Mekah [@TheCalvinCooli1]

Orang tua korban, masing-masing berusia 35 dan 32 tahun, dilaporkan menghubungi layanan darurat setelah menemukan anak-anak mereka dalam kondisi tidak sadar di tempat tidur.

Autopsi dijadwalkan dilakukan untuk memastikan penyebab pasti kematian.

“Pemeriksaan akan difokuskan pada kemungkinan dehidrasi akibat suhu ruangan yang tinggi,” demikian pernyataan pihak kejaksaan setempat seperti dinukil dari Reuters.

Selain dua bayi yang meninggal, empat anak lain dalam keluarga tersebut juga mengalami gejala dehidrasi.

baca juga

Mereka berusia antara 3 hingga 6 tahun dan sempat dirawat di rumah sakit.

Beruntung, kondisi keempat anak tersebut kini dilaporkan stabil dan tidak dalam bahaya.

Namun, kasus ini menambah daftar korban rentan akibat gelombang panas ekstrem di Eropa.

Prancis dan sejumlah negara Eropa tengah menghadapi suhu ekstrem dalam beberapa hari terakhir.

Kondisi ini meningkatkan risiko kesehatan, terutama bagi anak-anak dan kelompok rentan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gelombang Panas Mematikan di Eropa: 1300 Orang Tewas, Suhu Tembus 41,7 C di Jerman

Gelombang Panas Mematikan di Eropa: 1300 Orang Tewas, Suhu Tembus 41,7 C di Jerman

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 01:55 WIB

Mbappe Pimpin Laga Prancis vs Swedia dan Siap Bawa ke Babak 16 Besar

Mbappe Pimpin Laga Prancis vs Swedia dan Siap Bawa ke Babak 16 Besar

Your Say | Selasa, 30 Juni 2026 | 18:40 WIB

Iran: Prancis Jangan Perumit Situasi dan Provokasi!

Iran: Prancis Jangan Perumit Situasi dan Provokasi!

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 07:50 WIB

1.000 Orang Meninggal karena Panas Ekstrem di Prancis. Kebanyakan Orang Tua di Rumah

1.000 Orang Meninggal karena Panas Ekstrem di Prancis. Kebanyakan Orang Tua di Rumah

News | Senin, 29 Juni 2026 | 14:20 WIB

Prediksi Superkomputer Berubah! Prancis Geser Spanyol Favorit Juara Piala Dunia 2026

Prediksi Superkomputer Berubah! Prancis Geser Spanyol Favorit Juara Piala Dunia 2026

Bola | Senin, 29 Juni 2026 | 07:33 WIB

Gelombang Panas Ekstrem Eropa Tewaskan 1000 Orang di Prancis Mayoritas Lansia

Gelombang Panas Ekstrem Eropa Tewaskan 1000 Orang di Prancis Mayoritas Lansia

News | Senin, 29 Juni 2026 | 07:00 WIB

Terkini

Janji! Amerika Tidak Serang Iran Lagi

Janji! Amerika Tidak Serang Iran Lagi

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 13:18 WIB

Skandal Izin Hutan Kuansing, Pukat UGM Minta KPK Telusuri Dugaan Suap hingga Kementerian

Skandal Izin Hutan Kuansing, Pukat UGM Minta KPK Telusuri Dugaan Suap hingga Kementerian

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 13:02 WIB

Sambutan Istimewa untuk Presiden Belarus, Dari Pasukan Berkuda hingga Bermalam di Istana Negara

Sambutan Istimewa untuk Presiden Belarus, Dari Pasukan Berkuda hingga Bermalam di Istana Negara

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 12:27 WIB

Bupati Purwakarta Minta Maaf soal Lagu Lalaki Langit Viral, Sebut Tak Bermaksud Rendahkan Wanita

Bupati Purwakarta Minta Maaf soal Lagu Lalaki Langit Viral, Sebut Tak Bermaksud Rendahkan Wanita

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 12:15 WIB

Prancis Dilanda Kebakaran Hebat, Lahan 700 Hektare Terbakar saat Cuaca Ekstrem

Prancis Dilanda Kebakaran Hebat, Lahan 700 Hektare Terbakar saat Cuaca Ekstrem

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 12:15 WIB

Dugaan Kekerasan terhadap Dokter Muda di NTT Diminta Diusut Transparan

Dugaan Kekerasan terhadap Dokter Muda di NTT Diminta Diusut Transparan

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 12:11 WIB

Kronologi Santriwati Diduga Dicabuli Pimpinan Ponpes di Bogor

Kronologi Santriwati Diduga Dicabuli Pimpinan Ponpes di Bogor

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 11:48 WIB

Diajak Belajar Kitab Kuning, Santriwati Diduga Jadi Korban Perbuatan Cabul

Diajak Belajar Kitab Kuning, Santriwati Diduga Jadi Korban Perbuatan Cabul

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 11:40 WIB

Polemik Lagu Lalaki Langit Ciptaan Bupati Purwakarta, Disindir Rossa hingga Disomasi LBH Jabar

Polemik Lagu Lalaki Langit Ciptaan Bupati Purwakarta, Disindir Rossa hingga Disomasi LBH Jabar

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 11:40 WIB

Ahmad Luthfi Luncurkan Logis, Warga Jateng Kini Bisa Konsultasi Psikolog Gratis

Ahmad Luthfi Luncurkan Logis, Warga Jateng Kini Bisa Konsultasi Psikolog Gratis

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 11:17 WIB

×