Jelang Muktamar NU Ke-35, Menimbang Sosok Rais Aam Ideal di Tengah Tantangan Abad Kedua

Bangun Santoso

Senin, 06 Juli 2026 | 19:41 WIB
Jelang Muktamar NU Ke-35, Menimbang Sosok Rais Aam Ideal di Tengah Tantangan Abad Kedua
Foto sebagai ILUSTRASI: Suasana Muktamar NU ke-33 di Jombang, Jawa Timur. (Antara/Syaiful Arif)
baca 10 detik
  • Nahdlatul Ulama akan menyelenggarakan Muktamar Ke-35 pada 1–5 Agustus 2026 untuk menentukan arah masa depan organisasi.
  • Pemilihan Rais Aam dilakukan melalui mekanisme AHWA dengan melibatkan sembilan ulama sepuh untuk menjaga marwah kepemimpinan.
  • Calon Rais Aam wajib memenuhi standar integritas, kedalaman ilmu agama, serta keteladanan merujuk pada tiga pendiri utama NU.

Ketiga, KH Bisri Syansuri (Rais Aam 1972-1980) yang dikenal sebagai ahli fiqh ketat namun progresif dalam isu pendidikan perempuan dan keluarga berencana.

Dari ketiga tokoh tersebut, muncul empat patokan utama bagi calon Rais Aam masa depan:

  1. Kedalaman ilmu agama dengan sanad yang jelas.
  2. Memiliki karya nyata (kitab, pesantren, atau fatwa).
  3. Kiprah yang melampaui kepentingan pribadi dan kelompok.
  4. Keteladanan dalam sikap wara’ (menjaga diri dari syubhat) dan zuhud.

Mekanisme AHWA dan Isyarat dari Ploso

Untuk menjaga marwah jabatan ini dari tarikan politik praktis, NU menerapkan sistem Ahlul Halli wal 'Aqdi (AHWA).

Dalam sistem ini, Rais Aam dipilih melalui musyawarah mufakat sembilan ulama sepuh yang memiliki integritas moral tinggi.

Gus Lilur membeberkan, menjelang Muktamar Ke-35, pertemuan para masyayikh di Pondok Pesantren Al-Falah Ploso, Kediri, telah memunculkan sembilan nama ulama yang diproyeksikan sebagai anggota AHWA.

Nama-nama ini dianggap merepresentasikan kekuatan intelektual dan spiritual NU saat ini:

  1. KH Nurul Huda Djazuli (Ploso, Kediri) – Rujukan ruhani pesantren Jawa Timur.
  2. KH Abdullah Kafabihi Mahrus (Lirboyo, Kediri) – Penjaga sanad keilmuan fiqh.
  3. KH Ahmad Mustofa Bisri/Gus Mus (Rembang) – Penjaga nurani dan teladan ketawadhuan.
  4. KH Ma'ruf Amin (Banten) – Ahli fiqh ekonomi syariah dan penjaga memori kelembagaan.
  5. KH Said Aqil Siroj (Jakarta) – Pakar akidah-tasawuf dan rujukan pemikiran kontemporer.
  6. Tgk H Nuruzzahri Yahya/Waled Nu (Aceh) – Ulama kharismatik dengan khidmah sosial nyata.
  7. KH Ali Kholil (Balikpapan) – Cicit Syaichona Kholil Bangkalan, penyambung sanad mahaguru NU.
  8. TGH Turmudzi Badruddin (Lombok) – Ulama sepuh lintas muktamar dari Nusa Tenggara.
  9. KH Asep Saifuddin Chalim (Mojokerto) – Putra pendiri NU dengan karya besar di bidang pendidikan.

Komposisi itu menunjukkan sebaran geografis dan spesialisasi keilmuan yang luas, mulai dari penjaga sanad klasik hingga penggerak pendidikan modern.

Kehadiran tokoh-tokoh ini diharapkan mampu memastikan bahwa Rais Aam yang terpilih nantinya adalah sosok yang benar-benar "selesai dengan dunia" dan mampu mengimami puluhan juta warga Nahdliyin.

baca juga

Kursi yang Menghadap Kiblat Sejarah

Posisi Rais Aam bukan sekadar jabatan struktural dalam organisasi, melainkan sebuah imamah atau kepemimpinan keagamaan.

Kursi ini memikul beban sejarah besar untuk tetap setia pada garis perjuangan para muassis (pendiri) sekaligus menjawab tantangan zaman yang semakin kompleks.

Muktamar Ke-35 di tahun 2026 akan menjadi ujian bagi para muktamirin untuk meletakkan kepentingan jam'iyyah di atas segalanya.

Dengan mengukur setiap kandidat melalui patokan tiga pendiri, NU diharapkan mampu memasuki abad keduanya dengan nakhoda yang memiliki kedalaman ilmu, karya nyata, dan keteladanan yang tak tergoyahkan.

Sejarah NU telah menetapkan bahwa untuk "menjadi Rais Aam, integritas dan otoritas keulamaan adalah harga mati yang tidak bisa ditawar," tambahnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

PBNU Masih Survei Lokasi Muktamar ke-35 NU, Persiapan Teknis Terus Dikebut

PBNU Masih Survei Lokasi Muktamar ke-35 NU, Persiapan Teknis Terus Dikebut

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 19:42 WIB

Teka-teki Lokasi Muktamar NU, 5 Provinsi Ini Bersaing Ketat

Teka-teki Lokasi Muktamar NU, 5 Provinsi Ini Bersaing Ketat

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 18:30 WIB

Jelang Muktamar NU, Gus Irfan Minta Tak Ada Money Politics dan Campur Tangan Parpol

Jelang Muktamar NU, Gus Irfan Minta Tak Ada Money Politics dan Campur Tangan Parpol

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 16:49 WIB

'Saya Malu', Pengakuan Gus Irfan soal Kondisi NU Jelang Muktamar 2026

'Saya Malu', Pengakuan Gus Irfan soal Kondisi NU Jelang Muktamar 2026

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 16:15 WIB

Pidato Berbahasa Arab Rais Aam PBNU pada Penutupan Munas-Konbes NU Jadi Sorotan

Pidato Berbahasa Arab Rais Aam PBNU pada Penutupan Munas-Konbes NU Jadi Sorotan

News | Senin, 29 Juni 2026 | 06:00 WIB

Prahara Internal PBNU, Menakar Jejak Konflik KH Miftahul Akhyar dari Surabaya hingga Pusat

Prahara Internal PBNU, Menakar Jejak Konflik KH Miftahul Akhyar dari Surabaya hingga Pusat

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 15:05 WIB

Viral Ketua PBNU Singgung Muhammadiyah dan Marwah Kiai NU, Ini Faktanya

Viral Ketua PBNU Singgung Muhammadiyah dan Marwah Kiai NU, Ini Faktanya

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 11:57 WIB

Terkini

BRI Perbarui Qlola, Hadirkan Pengalaman Digital yang Lebih Terintegrasi untuk Bisnis

BRI Perbarui Qlola, Hadirkan Pengalaman Digital yang Lebih Terintegrasi untuk Bisnis

Jabar | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 09:41 WIB

Diterjang Ombak 3 Meter, Satu Nelayan Pesisir Barat Hilang Ditelan Samudera

Diterjang Ombak 3 Meter, Satu Nelayan Pesisir Barat Hilang Ditelan Samudera

Lampung | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 09:40 WIB

Simpan Dulu Uangnya, Harga Emas Antam Masih Tinggi Jadi Rp2.725.000/Gram

Simpan Dulu Uangnya, Harga Emas Antam Masih Tinggi Jadi Rp2.725.000/Gram

Bisnis | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 09:40 WIB

Qlola New Skin Hadir, BRI Perkuat Layanan Digital Terintegrasi bagi Nasabah Bisnis

Qlola New Skin Hadir, BRI Perkuat Layanan Digital Terintegrasi bagi Nasabah Bisnis

Banten | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 09:35 WIB

Kemasan Rokok Polos Mau Diterapkan, Pengusaha Minta Dampak Ekonomi Dihitung

Kemasan Rokok Polos Mau Diterapkan, Pengusaha Minta Dampak Ekonomi Dihitung

Bisnis | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 09:35 WIB

Terjaring OTT, Nasib Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq dan Wakilnya Ditentukan KPK dalam 1x24 Jam

Terjaring OTT, Nasib Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq dan Wakilnya Ditentukan KPK dalam 1x24 Jam

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 09:35 WIB

BRI Hadirkan Qlola New Skin, Perkuat Solusi Digital untuk Nasabah Bisnis

BRI Hadirkan Qlola New Skin, Perkuat Solusi Digital untuk Nasabah Bisnis

Bisnis | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 09:31 WIB

Rice Cooker Cosmos Berapa Harganya? Ini 3 Pilihan Terbaik yang Murah dan Laris Manis

Rice Cooker Cosmos Berapa Harganya? Ini 3 Pilihan Terbaik yang Murah dan Laris Manis

Lifestyle | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 09:30 WIB

BRI Perkuat Ekosistem Emas Nasional dengan Kelolaan Mencapai 153 Ton

BRI Perkuat Ekosistem Emas Nasional dengan Kelolaan Mencapai 153 Ton

Banten | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 09:29 WIB

Kejar Program B50, Bantuan Peremajaan Sawit Naik Jadi Rp60 Juta/Hektare

Kejar Program B50, Bantuan Peremajaan Sawit Naik Jadi Rp60 Juta/Hektare

Bisnis | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 09:25 WIB

×