AHY Gaungkan 'Silaturahmi 360', Demokrat Bakal Keliling Temui Semua Parpol

Vania Rossa, Novian Ardiansyah

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:33 WIB
AHY Gaungkan 'Silaturahmi 360', Demokrat Bakal Keliling Temui Semua Parpol
Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). (Suara.com/Bagaskara)
baca 10 detik
  • Ketua Umum Partai Demokrat AHY meluncurkan program Silaturahmi 360 untuk menemui tokoh politik pusat dan daerah dalam HUT ke-25.
  • Kegiatan yang diumumkan di Plaza Senayan pada Rabu, 8 Juli 2026, ini bertujuan membangun persahabatan antar seluruh partai politik.
  • AHY menegaskan pentingnya kolaborasi seluruh partai untuk memajukan bangsa Indonesia terlepas dari posisi mereka di dalam atau luar pemerintahan.

Suara.com - Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) berencana melakukan silaturahmi ke sejumlah partai politik, dalam rangka HUT ke-25 Partai Demokrat.

AHY menyampaikan silaturahmi tersebut dengan istilah Silaturahmi 360, di mana ia sebagai pimpinan Partai Demokrat ingin bertemu tokoh maupun pimpinan politik di pusat dan daerah.

"Intinya kita ingin membangun silaturahmi 360 dengan baik, dengan berbagai tokoh termasuk pimpinan partai politik di pusat maupun di daerah. Setuju semuanya?" kata AHY dalam acara Kick Off Rangkaian HUT ke-25 Partai Demokrat di Plaza Senayan, Rabu (8/7/2026).

Melalui silaturahmi yang akan dibangun, AHY ingin menegaskan bahwa Partai Demokrat bersahabat dengan semua partai politik.

"Kompetisi harus berakhir ketika kita ingin sama-sama memajukan negeri ini. Tapi pada perjuangannya, kita juga harus punya semangat dan tujuan yang besar," kata AHY.

AHY memandang saat ini partai politik sudah saling memahami dan menghormati sikap dan posisi masing-masing. Baik di dalam maupun di luar pemerintahan, AHY menekankan bahwa partai politik memiliki tujuan sama, yakni menghadirkan kemajuan bagi bangsa dan negara.

AHY mengulas kembali sikap dan posisi Demokrat pada 2014 hingga 2024. Menurutnya pada masa itu, Demokrat bisa dikatakan berada di luar pemerintahan.

"Menjadi oposisi. Bukan karena Demokrat tidak ingin menjadi bagian dari pemerintahan, tetapi realitas politik ketika itu tidak memungkinkan bagi demokrat bergabung di pemerintahan," kata AHY.

Kekinian setelah Pilpres 2024, Demokrat memilih berada di dalam pemerintahan. AHY mengatakan hal itu bagian dari perjalanan.

baca juga

"Jangan kita sia-siakan karena pengalaman di pemerintahan, pengalaman di luar pemerintahan itu saling melengkapi," kata AHY.

Menanggapi banyaknya pertanyaan mengenai peta politik saat ini, AHY menegaskan bahwa saat inj partai saling menghargai dan menghormati peran masing-masing.

"Saya rasa selama kita saling menghormati satu sama lain, partai-partai politik juga menyadari posisi dan pandangannya mungkin berbeda," kata AHY.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Inovasi Water-Based Dipamerkan untuk Pembangunan Ekonomi Berkelanjutan

Inovasi Water-Based Dipamerkan untuk Pembangunan Ekonomi Berkelanjutan

Bisnis | Rabu, 08 Juli 2026 | 19:20 WIB

Demokrat Warning 'Agenda Terselubung' di RUU Pemilu, Ada Upaya Batasi Pencalonan Presiden!

Demokrat Warning 'Agenda Terselubung' di RUU Pemilu, Ada Upaya Batasi Pencalonan Presiden!

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 17:58 WIB

Titipan Politik di Kursi Komisaris dan Direksi Makin Kuat di BUMN, Ini Datanya

Titipan Politik di Kursi Komisaris dan Direksi Makin Kuat di BUMN, Ini Datanya

Bisnis | Rabu, 08 Juli 2026 | 08:05 WIB

Terkini

5 Amalan Malam Maulid Nabi yang Bisa Diamalkan untuk Raih Keberkahan

5 Amalan Malam Maulid Nabi yang Bisa Diamalkan untuk Raih Keberkahan

Lifestyle | Minggu, 23 Agustus 2026 | 15:05 WIB

Kenapa Video Story Instagram Patah-Patah? Ini 5 Cara Jitu Bikin Jernih dan Mulus Lagi

Kenapa Video Story Instagram Patah-Patah? Ini 5 Cara Jitu Bikin Jernih dan Mulus Lagi

Tekno | Minggu, 23 Agustus 2026 | 15:04 WIB

3 HP Infinix Murah dengan Fast Charging 33W, Mulai Rp2 Jutaan

3 HP Infinix Murah dengan Fast Charging 33W, Mulai Rp2 Jutaan

Tekno | Minggu, 23 Agustus 2026 | 15:02 WIB

Membaca James Bond, Adeknya! Kekonyolan Aksi Kosim dan Kipoy

Membaca James Bond, Adeknya! Kekonyolan Aksi Kosim dan Kipoy

Your Say | Minggu, 23 Agustus 2026 | 15:00 WIB

Pahami Sifat Layang-layang Beserta Rumus Menghitung Luas dan Keliling

Pahami Sifat Layang-layang Beserta Rumus Menghitung Luas dan Keliling

Tekno | Minggu, 23 Agustus 2026 | 14:58 WIB

4 Shio Beruntung yang Hidupnya Diprediksi Makin Mudah pada 24 Agustus 2026

4 Shio Beruntung yang Hidupnya Diprediksi Makin Mudah pada 24 Agustus 2026

Lifestyle | Minggu, 23 Agustus 2026 | 14:55 WIB

Istana: Isu Haji Isam Jadi Koordinator Tangani Karhutla Kalimantan Tidak Benar!

Istana: Isu Haji Isam Jadi Koordinator Tangani Karhutla Kalimantan Tidak Benar!

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 14:53 WIB

Hampir 1.000 Orang Ramaikan Fun Run, Dorong Wisata dan UMKM Sleman

Hampir 1.000 Orang Ramaikan Fun Run, Dorong Wisata dan UMKM Sleman

Jogja | Minggu, 23 Agustus 2026 | 14:52 WIB

BRI dan BRI Danareksa Sekuritas Sabet Gelar Prestisius di Finance Asia Awards 2026

BRI dan BRI Danareksa Sekuritas Sabet Gelar Prestisius di Finance Asia Awards 2026

Bri | Minggu, 23 Agustus 2026 | 14:50 WIB

Beras Premium Lenyap di Ritel Modern, Produsen Menjerit Rugi Rp2.000 Per Kilo

Beras Premium Lenyap di Ritel Modern, Produsen Menjerit Rugi Rp2.000 Per Kilo

Bisnis | Minggu, 23 Agustus 2026 | 14:50 WIB

×