Komisaris Tanpa Kompetensi Hanya Jadi Beban bagi BUMN

Mohammad Fadil Djailani

Selasa, 07 Juli 2026 | 15:01 WIB
Komisaris Tanpa Kompetensi Hanya Jadi Beban bagi BUMN
Mufli Budi Ananda, asisten Raffi Ahmad yang ditunjuk menjadi Komisaris Krakatau Posco. Foto istimewa.
baca 10 detik
  • Kompetensi dinilai harus menjadi syarat utama komisaris BUMN.
  • Pengangkatan pengurus parpol disebut bertentangan dengan aturan.
  • Keputusan Danantara dinilai berisiko menggerus kepercayaan publik.

Suara.com - Direktur NEXT Indonesia Center, Herry Gunawan, menilai keberagaman latar belakang anggota dewan komisaris Badan Usaha Milik Negara (BUMN) memang merupakan praktik yang baik dalam tata kelola perusahaan. Namun, menurutnya, prinsip keberagaman atau diversity tidak boleh mengesampingkan aspek kompetensi dan kepatutan calon komisaris.

"Soal latar belakang yang berbeda di BUMN memang bagus. Istilahnya dalam tata kelola dewan komisaris adalah diversity. Namun, kompetensi maupun kepatutannya tetap menjadi pertimbangan utama," kata Herry saat dihubungi Suara.com.

Ia menegaskan bahwa jabatan komisaris bukan sekadar posisi representatif, melainkan memiliki fungsi strategis dalam mengawasi dan memberikan nasihat kepada direksi. Karena itu, seseorang yang diangkat menjadi komisaris seharusnya memiliki pengalaman maupun kapasitas di bidang korporasi, pemerintahan, atau keilmuan yang relevan.

"Kalau komisaris tidak pernah bekerja atau punya pengalaman di bidang korporasi, lembaga publik, atau tidak memiliki kompetensi akademik yang memadai, yang kasihan adalah BUMN. Perusahaan tidak mendapatkan nilai tambah, justru hanya menanggung beban," ujarnya.

Menurut Herry, akan sulit bagi seorang komisaris yang minim pengalaman untuk menjalankan fungsi pengawasan terhadap direksi.

"Bagaimana mungkin orang yang tidak punya kompetensi atau pengalaman yang mumpuni terkait korporasi bisa memberikan nasihat atau mengawasi kinerja direksi?" tegasnya.

Lebih jauh, Herry mengkritik kebijakan pengangkatan sejumlah komisaris BUMN yang dilakukan Danantara. Ia menilai proses tersebut mengabaikan ketentuan yang telah diatur pemerintah, khususnya mengenai larangan pengurus partai politik menduduki posisi komisaris BUMN.

"Menurut saya, soal pengangkatan komisaris ini, Danantara abai terhadap regulasi. Contoh nyata adalah mengangkat pengurus partai politik menjadi komisaris, padahal hal tersebut dilarang dalam Peraturan Menteri BUMN Tahun 2023 mengenai organ dan sumber daya manusia BUMN," katanya.

Ia menyebut beberapa nama pengurus partai politik yang belakangan mendapat penugasan sebagai komisaris BUMN, di antaranya kader Partai Solidaritas Indonesia (PSI) seperti Grace Natalie, Isyana Bagoes Oka, dan Faldo Maldini.

baca juga

Bagi Herry, langkah tersebut bukan sekadar persoalan administrasi, melainkan mencerminkan lemahnya komitmen terhadap penerapan prinsip Good Corporate Governance (GCG) di perusahaan negara.

"Pelanggaran yang nyata itu menunjukkan bahwa Danantara abai terhadap penerapan prinsip GCG. Ini yang menggerus kepercayaan publik terhadap lembaga tersebut, yang pada akhirnya berdampak negatif terhadap persepsi masyarakat terhadap pemerintah," ujarnya.

Ia mengingatkan bahwa tata kelola yang baik merupakan fondasi penting bagi keberlangsungan BUMN, terutama ketika pemerintah tengah mendorong transformasi perusahaan pelat merah agar lebih profesional dan mampu menarik investasi.

"Jadi, ekses kebijakan Danantara itu memiliki daya rusak atau risiko yang sangat serius," pungkas Herry.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Agustina Arumsari Bungkam Soal Rangkap Jabatan: Fokus Kami Hari Ini Cuma Tindak Lanjut KPK

Agustina Arumsari Bungkam Soal Rangkap Jabatan: Fokus Kami Hari Ini Cuma Tindak Lanjut KPK

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 14:18 WIB

Bersama Danantara, Pegadaian Akselerasi Ekosistem Bank Emas Menuju Kancah Internasional

Bersama Danantara, Pegadaian Akselerasi Ekosistem Bank Emas Menuju Kancah Internasional

Bisnis | Selasa, 07 Juli 2026 | 14:16 WIB

BTN Borong Lima Penghargaan Internasional, Transformasi Beyond Mortgage Makin Diakui

BTN Borong Lima Penghargaan Internasional, Transformasi Beyond Mortgage Makin Diakui

Bisnis | Senin, 06 Juli 2026 | 16:42 WIB

Terkini

Tak Sanggup Bayar Kontrakan, Janda di Tangsel Terpaksa Tinggal di Tenda Kebun Bersama Anak-Cucu

Tak Sanggup Bayar Kontrakan, Janda di Tangsel Terpaksa Tinggal di Tenda Kebun Bersama Anak-Cucu

Banten | Selasa, 06 Oktober 2026 | 22:52 WIB

Gugatan Karhutla Kalbar Masuk Pengadilan, Warga Soroti Data dan Penanganan Asap

Gugatan Karhutla Kalbar Masuk Pengadilan, Warga Soroti Data dan Penanganan Asap

Kalbar | Selasa, 06 Oktober 2026 | 22:38 WIB

Jualan Pakai QRIS Makin Untung, Biaya Admin Dipangkas Habis oleh BRI!

Jualan Pakai QRIS Makin Untung, Biaya Admin Dipangkas Habis oleh BRI!

Bri | Selasa, 06 Oktober 2026 | 22:33 WIB

Pembangunan PSEL di Kota Tangsel Mandek, DLH Ungkap Masih Ada Warga Tolak Pembebasan Lahan

Pembangunan PSEL di Kota Tangsel Mandek, DLH Ungkap Masih Ada Warga Tolak Pembebasan Lahan

Banten | Selasa, 06 Oktober 2026 | 22:19 WIB

Promo Tiket Bioskop The Premiere Buy 1 Get 2 Khusus Nasabah BRI, Begini Caranya!

Promo Tiket Bioskop The Premiere Buy 1 Get 2 Khusus Nasabah BRI, Begini Caranya!

Bri | Selasa, 06 Oktober 2026 | 22:11 WIB

33 Tahun Kayuh Becak, Kini Acep Beralih ke Becak Listrik Bantuan Prabowo

33 Tahun Kayuh Becak, Kini Acep Beralih ke Becak Listrik Bantuan Prabowo

Bogor | Selasa, 06 Oktober 2026 | 22:10 WIB

Dari Subuh hingga Sore, Begini Perubahan Udara Palembang yang Masih Dikepung Asap

Dari Subuh hingga Sore, Begini Perubahan Udara Palembang yang Masih Dikepung Asap

Sumsel | Selasa, 06 Oktober 2026 | 22:05 WIB

BRI Beri Karpet Merah dan Cashback Fantastis di Event Burberry

BRI Beri Karpet Merah dan Cashback Fantastis di Event Burberry

Bri | Selasa, 06 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Meski Tak Temukan Bukti Gibran Lulus Setara SMA, MK Tak Berwenang Copot Wapres

Meski Tak Temukan Bukti Gibran Lulus Setara SMA, MK Tak Berwenang Copot Wapres

News | Selasa, 06 Oktober 2026 | 21:51 WIB

Kapolda Jateng Tegaskan Tiga Fokus: Berantas Kejahatan, Layani Warga, Respons Cepat

Kapolda Jateng Tegaskan Tiga Fokus: Berantas Kejahatan, Layani Warga, Respons Cepat

Jawa Tengah | Selasa, 06 Oktober 2026 | 21:32 WIB

×