Kisah Penyuluh Kepercayaan di DIY: Dulu Ditolak Sekolah, Kini Sambut Hari Kepercayaan 13 Juli

Muhamad Yasir, Hiskia Andika Weadcaksana

Jum'at, 10 Juli 2026 | 18:49 WIB
Kisah Penyuluh Kepercayaan di DIY: Dulu Ditolak Sekolah, Kini Sambut Hari Kepercayaan 13 Juli
Kegiatan penghayat kepercayaan Sapta Darma di Sanggar Candi Sapta Rengga Yogyakarta bulan Juni 2026. (Dok: istimewa).
baca 10 detik
  • Pemerintah menetapkan tanggal 13 Juli sebagai Hari Kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa guna mengakui eksistensi para penghayat.
  • Penyuluh dan komunitas penghayat di Yogyakarta menilai penetapan hari peringatan ini merupakan kemajuan penting meski belum mencapai kesetaraan.
  • Pengakuan negara ini diharapkan dapat meningkatkan penerimaan masyarakat serta mempermudah akses layanan pendidikan bagi siswa penghayat kepercayaan.

Siswa itu bahkan diminta untuk memilih agama lain di luar kepercayaannya. Saat ke sekolah pun, Triani mengaku masih dipandang sebelah mata.

"Pas saya datang sama sekali enggak ada senyum, terus ketus ngomongnya 'ya terserah sih kalau mau melaksanakan pendidikan, monggo silakan, tapi kita enggak bisa memfasilitasi apa pun ya,' kayak gitu," ucapnya mengingat momen itu.

Alih-alih menyerah, Triani memilih tetap mengupayakan agar proses belajar dapat berlangsung. Ia menawarkan penggunaan buku digital, memanfaatkan ruang perpustakaan atau UKS, bahkan bersedia mengajar di taman sekolah demi memastikan hak belajar siswa tetap terpenuhi.

Seiring waktu, keadaan berubah. Sekolah yang semula menolak akhirnya memberikan ruang belajar dan mulai memfasilitasi pembelajaran. Pengalaman itu membuat Triani melihat perubahan perlahan mulai terjadi di dunia pendidikan.

Kini situasinya mulai berubah. Triani mengaku sejumlah sekolah, termasuk SMK tempatnya mengajar pada tahun ajaran baru, menyambut kehadiran penyuluh dengan lebih terbuka.

Sertifikasi kompetensi yang dimiliki para penyuluh turut meningkatkan kepercayaan sekolah terhadap profesi mereka.

Mengingat jumlah penyuluh penghayat di DIY masih terbatas. Kondisi itu membuat setiap penyuluh harus mengajar lintas jenjang pendidikan.

Saat ini ada lima penyuluh aktif yang melayani sekitar 18 siswa penghayat di seluruh DIY. Sehingga mereka harus berpindah-pindah daerah sesuai kebutuhan.

"Jadi harus bisa jadi Power Rangers. Kadang jadi guru SMK yang bisa ngomong tegas, kadang harus jadi guru SD," ujarnya.

baca juga

Angin Segar bagi Penghayat

Terpisah, Ketua Majelis Luhur Kepercayaan Indonesia (MLKI) DIY, Bambang Purnomo, menyebut penetapan Hari Kepercayaan sebagai bentuk nyata kehadiran negara bagi para penghayat. Menurutnya, keputusan tersebut menjadi kabar baik yang telah lama dinantikan komunitas penghayat.

"Sangat bahagia, senang sekali karena itu adalah salah satu dari artinya peran pemerintah, artinya kepedulian pemerintah terhadap penghayat kepercayaan," kata Bambang.

Menurut Bambang, pengakuan tersebut akan memperkuat keyakinan masyarakat yang selama ini masih ragu untuk mengakui identitasnya sebagai penghayat kepercayaan, termasuk dalam pencantuman identitas pada KTP.

"Nah, ini dengan adanya negara hadir dalam hal hari kepercayaan itu, maka ini akan menambah nilai, menambah kepercayaan bagi mereka-mereka yang kemarin itu masih ragu, sekarang sudah tidak ragu lagi," ujarnya.

Di DIY sendiri terdapat 42 paguyuban penghayat kepercayaan, dengan 28 di antaranya telah terinventarisasi. Sekitar 500 orang telah mencantumkan identitas kepercayaan dalam KTP dan jumlah itu diyakini akan terus bertambah seiring meningkatnya rasa percaya diri masyarakat.

Bagi Triani dan Bambang, perjalanan menuju kesetaraan memang belum selesai. Namun setelah belasan tahun memperjuangkan pengakuan, mereka melihat perubahan mulai hadir sedikit demi sedikit.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Demokrat Warning 'Agenda Terselubung' di RUU Pemilu, Ada Upaya Batasi Pencalonan Presiden!

Demokrat Warning 'Agenda Terselubung' di RUU Pemilu, Ada Upaya Batasi Pencalonan Presiden!

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 17:58 WIB

Tugasnya Hanya Melambaikan Bendera, 1.000 Siswa Dikerahkan Sambut Prabowo-Modi di Yogyakarta

Tugasnya Hanya Melambaikan Bendera, 1.000 Siswa Dikerahkan Sambut Prabowo-Modi di Yogyakarta

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 11:18 WIB

3 Pekerja Daycare Little Aresha Masih Jadi Saksi, Akankah Menyusul Jadi Tersangka?

3 Pekerja Daycare Little Aresha Masih Jadi Saksi, Akankah Menyusul Jadi Tersangka?

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 11:59 WIB

Terkini

Tayang 26 November, Iron Girls 3 Kembali dengan Tantangan Olahraga Baru

Tayang 26 November, Iron Girls 3 Kembali dengan Tantangan Olahraga Baru

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 09:30 WIB

Ahli BPKP Ungkap Metode Potential Loss, Kuasa Hukum JMB Soroti Kepastian Audit

Ahli BPKP Ungkap Metode Potential Loss, Kuasa Hukum JMB Soroti Kepastian Audit

Kaltim | Minggu, 01 November 2026 | 09:21 WIB

The Midnight Library: Belajar Berhenti Berandai dan Menerima Realita Hidup

The Midnight Library: Belajar Berhenti Berandai dan Menerima Realita Hidup

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 09:00 WIB

Berapa Harga Pertalite Per 1 November 2026? Cek Update Tarif BBM Hari Ini

Berapa Harga Pertalite Per 1 November 2026? Cek Update Tarif BBM Hari Ini

Otomotif | Minggu, 01 November 2026 | 08:59 WIB

Operasi Lancang Kuning Belum Berakhir, Kecelakaan Renggut Nyawa Pelajar di Siak

Operasi Lancang Kuning Belum Berakhir, Kecelakaan Renggut Nyawa Pelajar di Siak

Riau | Minggu, 01 November 2026 | 08:56 WIB

Aktivis 98 Tuntut Prabowo-Gibran Jalankan Agenda Reformasi atau Mundur

Aktivis 98 Tuntut Prabowo-Gibran Jalankan Agenda Reformasi atau Mundur

News | Minggu, 01 November 2026 | 08:54 WIB

7 Rekomendasi Skincare Biokos Martha Tilaar untuk Wanita Usia 40 sampai 50 Tahun

7 Rekomendasi Skincare Biokos Martha Tilaar untuk Wanita Usia 40 sampai 50 Tahun

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 08:39 WIB

Ratusan Rider Cilik Adu Cepat di JMTB Pushbike Competition 2026: Semua Bawa Pulang Trofi!

Ratusan Rider Cilik Adu Cepat di JMTB Pushbike Competition 2026: Semua Bawa Pulang Trofi!

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 08:37 WIB

Ulasan Novel Pulau Pendidaktis: Selukis Pendidikan Indonesia

Ulasan Novel Pulau Pendidaktis: Selukis Pendidikan Indonesia

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 08:30 WIB

4 Zodiak Diprediksi Paling Beruntung Sepanjang November 2026, Hoki Terus!

4 Zodiak Diprediksi Paling Beruntung Sepanjang November 2026, Hoki Terus!

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 08:10 WIB

×