Resmi! Iran Siap Angkat Senjata Melawan Amerika Serikat

Pebriansyah Ariefana

Kamis, 16 Juli 2026 | 08:39 WIB
Resmi! Iran Siap Angkat Senjata Melawan Amerika Serikat
Mohammad Bagher Ghalibaf (Parlemen IRAN)
baca 10 detik
  • Iran menerapkan strategi ganda melalui kesiapan militer total dan keterbukaan jalur diplomasi.

  • Konflik eksistensial dengan Amerika Serikat memicu pengetatan kendali Iran di Selat Hormuz.

  • Ketua Parlemen Iran menjamin perlindungan penuh bagi warga selatan yang terdampak serangan.

Suara.com - Iran menegaskan komitmennya untuk memperkuat pertahanan nasional dari ancaman eksternal tanpa menutup pintu negosiasi. Langkah strategis ini diambil demi menjaga stabilitas kawasan dan kedaulatan negara dari tekanan asing.

Ketua Parlemen Iran, Mohammad Bagher Ghalibaf, menyatakan bahwa negaranya kini berada dalam pusaran konflik yang bersifat fundamental dan eksistensial dengan Amerika Serikat. Respons tegas disiapkan guna menghadapi segala bentuk konfrontasi yang mengancam kedaulatan Teheran.

Pihak pemerintah menekankan bahwa langkah militer diambil murni sebagai bentuk pertahanan diri, bukan provokasi. Keseimbangan antara diplomasi dan kesiapan perang menjadi strategi utama luar negeri mereka saat ini.

Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memimpin perundingan dengan Amerika Serikat di Pakistan pada Sabtu (11/4/2026). Iran akan membuka Selat Hormuz jika asetnya di Qatar dikembalikan. [X/IRIB News]
Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memimpin perundingan dengan Amerika Serikat di Pakistan pada Sabtu (11/4/2026). Iran akan membuka Selat Hormuz jika asetnya di Qatar dikembalikan. [X/IRIB News]

"Kami tidak pernah menyambut perang, dan tidak melakukannya sekarang, tetapi kami harus selalu bersiap untuk pertempuran dan siap mempertahankan keamanan nasional serta kepentingan kami dengan nyawa kami," kata Ghalibaf.

"Pada saat yang sama, kita juga harus menggunakan diplomasi dan negosiasi untuk memajukan dan mengonsolidasikan kepentingan nasional kita."

Ketegangan ini berdampak langsung pada komitmen internasional yang selama ini disepakati oleh Teheran. Iran tidak segan mengambil langkah ekstrem jika kesepakatan yang ada justru merugikan posisi mereka.

Ghalibaf memperingatkan bahwa Iran "tidak memiliki alasan untuk tetap berkomitmen pada suatu perjanjian jika tidak memperoleh manfaat darinya".

Situasi ini memicu kesiagaan penuh di seluruh lini pertahanan negara.

Kebebasan bergerak telah diberikan kepada otoritas militer demi merespons segala bentuk provokasi musuh di lapangan. Pihak Teheran menegaskan bahwa angkatan bersenjata memiliki kebebasan penuh untuk bertindak dalam situasi darurat.

baca juga

Fokus utama pertahanan kini tertuju pada penguasaan penuh atas jalur maritim strategis di Selat Hormuz. Jalur ini menjadi titik krusial bagi ketahanan ekonomi dan militer Teheran.

Ghalibaf menuduh Amerika Serikat sedang mencoba melemahkan pengaturan Iran melalui kekuatan.

Posisi geopolitik wilayah perairan tersebut dinilai tidak dapat diganggu gugat oleh pihak luar.

Pertahanan di wilayah perairan ini menjadi harga mati bagi keberlangsungan negara. Menurut otoritas setempat, keamanan nasional kita bergantung pada pelestarian kendali penuh atas selat strategis tersebut.

Pemerintah juga memberikan perhatian khusus bagi masyarakat yang bermukim di wilayah selatan. Kawasan tersebut kerap menjadi sasaran utama dalam berbagai serangan udara selama konflik berlangsung.

Apresiasi tinggi diberikan kepada warga lokal yang dinilai menjadi garda terdepan dalam menjaga keutuhan wilayah. Komitmen perlindungan total diberikan oleh otoritas pusat kepada masyarakat setempat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Efek AS Blokir Selat Hormuz Sudah Terasa, Tanker Minyak Menuju Iran Lumpuh

Efek AS Blokir Selat Hormuz Sudah Terasa, Tanker Minyak Menuju Iran Lumpuh

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 08:25 WIB

Ratusan Anak Penderita Kanker di Iran Terlantar Akibat Ledakan Rudal AS

Ratusan Anak Penderita Kanker di Iran Terlantar Akibat Ledakan Rudal AS

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 07:50 WIB

Kasus Dena Karari, Warga AS Ditahan Sejak 2024 Kini Dibebaskan Iran

Kasus Dena Karari, Warga AS Ditahan Sejak 2024 Kini Dibebaskan Iran

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 07:37 WIB

Terkini

Senasib IHSG, Rupiah Juga Ambruk ke Level Rp18.064 Jumat pagi

Senasib IHSG, Rupiah Juga Ambruk ke Level Rp18.064 Jumat pagi

Bisnis | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 10:01 WIB

Siap-Siap! Babymonster Bakal Konser di Indonesia Arena Akhir Pekan Ini

Siap-Siap! Babymonster Bakal Konser di Indonesia Arena Akhir Pekan Ini

Entertainment | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 10:00 WIB

itel A300+ Resmi Meluncur di Indonesia, HP Rp2,4 Jutaan dengan Dua Layar dan Baterai 7.000 mAh

itel A300+ Resmi Meluncur di Indonesia, HP Rp2,4 Jutaan dengan Dua Layar dan Baterai 7.000 mAh

Your Say | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 10:00 WIB

Brasil Terlalu Tangguh, Timnas Futsal Indonesia Kalah 0-3 di Copa das Nacoes 2026

Brasil Terlalu Tangguh, Timnas Futsal Indonesia Kalah 0-3 di Copa das Nacoes 2026

Bola | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 09:59 WIB

Petugas Masih Lembur Beresin Sisa Sampah MotoGP 2026

Petugas Masih Lembur Beresin Sisa Sampah MotoGP 2026

Bali | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 09:52 WIB

Paspor Hijau di Negeri Orang: Ketika Dokumen Negara Menjadi Citra Bangsa

Paspor Hijau di Negeri Orang: Ketika Dokumen Negara Menjadi Citra Bangsa

Your Say | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 09:50 WIB

Perahu Ditemukan Kosong Tanpa Dayung, Pemburu Gurita di Tulungagung Lenyap Ditelan Ombak

Perahu Ditemukan Kosong Tanpa Dayung, Pemburu Gurita di Tulungagung Lenyap Ditelan Ombak

Jatim | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 09:47 WIB

OTT Bupati Klaten, KPK Angkut Tong Biru Berisi Uang Rp 1,9 Miliar

OTT Bupati Klaten, KPK Angkut Tong Biru Berisi Uang Rp 1,9 Miliar

News | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 09:44 WIB

Trading Halt Dibuka, IHSG Masih Terus Anjlok 11% ke Level 5.200

Trading Halt Dibuka, IHSG Masih Terus Anjlok 11% ke Level 5.200

Bisnis | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 09:42 WIB

Netizen Cari-cari Mbak Rara di Tengah Kebakaran Hutan, Katanya Punya 'Remote Langit'

Netizen Cari-cari Mbak Rara di Tengah Kebakaran Hutan, Katanya Punya 'Remote Langit'

News | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 09:38 WIB

×