Ratusan Anak Penderita Kanker di Iran Terlantar Akibat Ledakan Rudal AS

Pebriansyah Ariefana

Kamis, 16 Juli 2026 | 07:50 WIB
Ratusan Anak Penderita Kanker di Iran Terlantar Akibat Ledakan Rudal AS
Rumah Sakit Shahid Baghaei (istimewa)
baca 10 detik
  • Serangan udara Amerika Serikat memicu ledakan hebat di beberapa kota strategis Iran.

  • Sebanyak 211 pasien kanker anak dievakuasi akibat ledakan dekat rumah sakit.

  • Pemboman militer AS menyebabkan kerusakan parah pada rumah warga di sekitar lokasi.

Suara.com - Serangan udara Amerika Serikat memicu rentetan ledakan besar yang mengguncang sejumlah kota di Iran. Ledakan keras ini bahkan memaksa ratusan anak penderita kanker dievakuasi dari fasilitas medis setempat.

Rudal yang jatuh dekat Rumah Sakit Shahid Baghaei di Ahvaz langsung memicu kepanikan luar biasa. Pasien dan keluarga segera berhamburan menyelamatkan diri dari area sekitar lokasi ledakan.

Langkah evakuasi darurat ini diambil demi menyelamatkan nyawa anak-anak yang sedang menjalani perawatan intensif. Proses pemindahan berlangsung dramatis karena banyak pasien dalam kondisi yang sangat lemah.

Amerika Serikat dan Israel ke Iran, Sabtu (28/2/2026) pagi waktu setempat, membombardir Iran. Serangan itu turut menyasar satu sekolah khusus perempuan di Minab, Provinsi Hormozgan, yang menewaskan 40 orang, dan 36 di antaranya adalah siswi.
Amerika Serikat dan Israel ke Iran, Sabtu (28/2/2026) pagi waktu setempat, membombardir Iran. Serangan itu turut menyasar satu sekolah khusus perempuan di Minab, Provinsi Hormozgan, yang menewaskan 40 orang, dan 36 di antaranya adalah siswi.

Salah seorang staf rumah sakit mengabarkan situasi darurat saat para keluarga berjuang menyelamatkan anak-anak mereka. Warga berusaha mengevakuasi pasien dengan segala cara di tengah situasi yang mencekam.

Narasumber tersebut menjelaskan kondisi kritis para pasien yang terdampak langsung oleh getaran pemboman. Ketiadaan listrik dan guncangan hebat memperparah situasi perawatan di dalam ruangan terdekat.

“Mereka pasien yang rentan, dan banyak di antaranya sudah dalam kondisi kritis,” ujar petugas kesehatan yang identitasnya tidak disebutkan oleh IRIB.

“Sayangnya, gempuran di sekitar lokasi begitu hebat hingga berdampak bahkan pada pasien yang bergantung pada oksigen, ventilator, dan peralatan penunjang kehidupan lainnya. Gelombang ledakannya sangat kuat, dan jendela-jendela pun berguncang hebat.”

Direktur rumah sakit mengonfirmasi bahwa ratusan pasien harus dipindahkan ke tempat yang aman. Sebanyak 211 pasien terdampak langsung oleh insiden pemboman yang terjadi di dekat fasilitas tersebut.

Otoritas keamanan setempat juga melaporkan dampak kerusakan yang dialami oleh pemukiman warga sipil. Getaran hebat dari proyektil tersebut merusak fasilitas umum dan memecahkan kaca jendela perumahan.

baca juga

Wakil Gubernur Bidang Keamanan dan Penegakan Hukum Provinsi Khuzestan Valiollah Hayati memberikan pernyataan resminya. Dirinya membenarkan adanya kerusakan pada rumah warga akibat serangan yang terjadi pada malam hari itu.

Rentetan ledakan hebat ini dilaporkan terdengar jelas di berbagai wilayah strategis Iran. Beberapa titik yang terkonfirmasi mengalami guncangan adalah Kota Pelabuhan Bandar Abbas, Ahvaz, dan Chabahar.

Media pemerintah Iran terus memperbarui informasi mengenai dampak serangan udara yang terjadi di wilayah selatan. Ketegangan meningkat seiring dengan meluasnya area yang terkena dampak ledakan proyektil.

Eskalasi pertempuran ini terjadi setelah Komando Sentral Amerika Serikat mengumumkan operasi militer terbaru mereka. Pihak militer AS secara resmi meluncurkan gelombang serangan udara baru yang diarahkan ke Iran.

Ketegangan geopolitik kedua negara kini memasuki babak baru pasca-serangan udara beruntun di beberapa kota. Insiden di dekat rumah sakit kanker ini memicu sorotan tajam terhadap dampak korban sipil.

Hingga saat ini situasi di beberapa kota besar Iran masih dalam pengawasan ketat otoritas setempat. Warga di sekitar lokasi ledakan diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi serangan susulan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kasus Dena Karari, Warga AS Ditahan Sejak 2024 Kini Dibebaskan Iran

Kasus Dena Karari, Warga AS Ditahan Sejak 2024 Kini Dibebaskan Iran

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 07:37 WIB

Pasien Rumah Sakit Kanker Anak Dievakuasi karena Serangan Udara AS ke Pantai Selatan Iran

Pasien Rumah Sakit Kanker Anak Dievakuasi karena Serangan Udara AS ke Pantai Selatan Iran

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 07:24 WIB

Hantaman Rudal Amerika Serikat Merusak Sumber Pangan Iran, Pabrik Tepung Ikan di Pulau Qeshm

Hantaman Rudal Amerika Serikat Merusak Sumber Pangan Iran, Pabrik Tepung Ikan di Pulau Qeshm

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 07:05 WIB

Terkini

Inovasi Aset Digital Berkembang, Bursa Kripto CFX Dorong Ekosistem Syariah

Inovasi Aset Digital Berkembang, Bursa Kripto CFX Dorong Ekosistem Syariah

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 08:56 WIB

Harga Pangan Hari Ini: Cabai Merah Keriting Melonjak, Bawang Turun

Harga Pangan Hari Ini: Cabai Merah Keriting Melonjak, Bawang Turun

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 08:52 WIB

Waspada Cuaca Ekstrem dan Angin Kencang di Sulsel hingga 17 September

Waspada Cuaca Ekstrem dan Angin Kencang di Sulsel hingga 17 September

Sulsel | Selasa, 15 September 2026 | 08:50 WIB

Cara Menghitung Kapasitas Air dalam Bak Mandi Berbentuk Balok, Lengkap Contoh Soal

Cara Menghitung Kapasitas Air dalam Bak Mandi Berbentuk Balok, Lengkap Contoh Soal

Tekno | Selasa, 15 September 2026 | 08:49 WIB

Asap Karhutla Kalimantan Terbawa Angin, Kualitas Udara Seluruh Singapura Tak Sehat

Asap Karhutla Kalimantan Terbawa Angin, Kualitas Udara Seluruh Singapura Tak Sehat

News | Selasa, 15 September 2026 | 08:48 WIB

John Herdman Belum Bisa Umumkan Skuat Timnas Indonesia, Erick Thohir Sebut 3 Pemain Ini Dicoret

John Herdman Belum Bisa Umumkan Skuat Timnas Indonesia, Erick Thohir Sebut 3 Pemain Ini Dicoret

Bola | Selasa, 15 September 2026 | 08:48 WIB

OJK Hapus Batas Pinjaman Pindar, Masyarakat Tak Lagi Dibatasi di 3 Platform

OJK Hapus Batas Pinjaman Pindar, Masyarakat Tak Lagi Dibatasi di 3 Platform

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 08:46 WIB

Sektor Ekonomi Kreatif Sumbang Rp 1.500 T ke PDB, Talenta RI Digenjot Naik Kelas lewat AI

Sektor Ekonomi Kreatif Sumbang Rp 1.500 T ke PDB, Talenta RI Digenjot Naik Kelas lewat AI

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 08:45 WIB

Studi Ungkap Mobil Listrik Bikin Mabuk Perjalanan

Studi Ungkap Mobil Listrik Bikin Mabuk Perjalanan

Otomotif | Selasa, 15 September 2026 | 08:45 WIB

John Herdman Sebut Lawan Terberat Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup Bukan Vietnam atau Malaysia

John Herdman Sebut Lawan Terberat Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup Bukan Vietnam atau Malaysia

Bola | Selasa, 15 September 2026 | 08:41 WIB

×