Survei: Meski Pagi Terasa Hectic, 7 dari 10 Ibu Tetap Menyiapkan Bekal untuk Anak

Vania Rossa

Kamis, 16 Juli 2026 | 15:10 WIB
Survei: Meski Pagi Terasa Hectic, 7 dari 10 Ibu Tetap Menyiapkan Bekal untuk Anak
Ilustrasi menyiapkan bekal (Pexels/Antoni Shkraba Studio)
baca 10 detik
  • Survei Dairy Champ mengungkapkan bahwa 70 persen ibu di Indonesia tetap konsisten menyiapkan bekal sekolah meski menghadapi pagi yang sibuk.
  • Pakar pendidikan Damar Wijayanti menyarankan orang tua berkomunikasi dengan anak untuk mencari penyebab bekal tidak habis sebelum memberikan koreksi.
  • Orang tua diimbau melibatkan anak dalam menyiapkan menu dan perlengkapan agar tercipta ikatan emosional serta pengalaman makan yang menyenangkan.

"Ketika dilibatkan, anak merasa diperhatikan. Mereka tidak perlu mencari perhatian dengan perilaku lain karena sudah merasa menjadi bagian dari proses," jelasnya.

Ia juga menyarankan agar pekerjaan yang bisa disiapkan sejak malam, seperti seragam atau perlengkapan sekolah, diselesaikan lebih awal. Dengan begitu, pagi hari orang tua dapat lebih fokus menyiapkan bekal yang memang sebaiknya dibuat dalam kondisi segar.

Bekal Adalah Bahasa Cinta Orang Tua

Bagi Damar, bekal bukan hanya soal mengenyangkan perut anak.

Ia menyebut, bagi banyak ibu, membuat bekal merupakan love language atau bahasa cinta kepada anak.

"Bekal adalah cara ibu mengatakan, 'Ibu tetap memikirkan kamu meski kita sedang berjauhan.' Itu membuat anak merasa dicintai dan diterima," ujarnya.

Karena itu, ia mengingatkan orang tua tidak perlu terpaku membuat bekal yang rumit atau mengikuti tren media sosial.

"Sesimpel apa pun bekalnya, kalau sesuai dengan selera, kebutuhan, dan kesukaan anak, itu bisa menjadi bekal juara bagi mereka," katanya.

Senada dengan itu, Head of Marketing PT Etika Beverages Indonesia, Dodi Afandi, mengatakan hasil survei Dairy Champ menunjukkan bahwa di tengah rutinitas pagi yang semakin padat, para orang tua tetap berupaya menyiapkan bekal karena bekal memiliki makna lebih dari sekadar makanan.

baca juga

"Bekal bukan sekadar makanan yang dibawa ke sekolah, tetapi juga menjadi salah satu cara orang tua menunjukkan perhatian dan dukungan setiap hari, sekaligus membantu memenuhi kebutuhan gizi seimbang yang mendukung anak belajar, bermain, dan bertumbuh," ujar Dodi.

Ia mengakui, menghadirkan bekal yang praktis, menarik, sekaligus disukai anak memang tidak selalu mudah. Karena itu, Dairy Champ menghadirkan kampanye "Bekal Juara dari Rumah" untuk memberikan inspirasi menu yang mudah dibuat sekaligus disukai anak.

"Melalui kampanye ini, kami ingin membantu orang tua menciptakan momen menyiapkan bekal yang lebih sederhana, menyenangkan, dan bermakna. Kami percaya menjadi juara tidak selalu dimulai dari menu yang sempurna, tetapi dari kebiasaan sederhana yang membuat anak menikmati dan menghabiskan bekalnya setiap hari," tutup Dodi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Survei Ipsos: Masyarakat Kini Tak Lagi Mudah Tergiur Promo

Survei Ipsos: Masyarakat Kini Tak Lagi Mudah Tergiur Promo

Lifestyle | Senin, 13 Juli 2026 | 22:16 WIB

Polri Disebut Korup Ke-18 Dunia, Pakar: Agenda Asing Rendahkan Kebijakan Prabowo

Polri Disebut Korup Ke-18 Dunia, Pakar: Agenda Asing Rendahkan Kebijakan Prabowo

News | Senin, 06 Juli 2026 | 15:35 WIB

Survei IndexMundi Sebut Polri Korup, Boni Hargens Ungkap Kelemahan Metodologi dan Bias Data

Survei IndexMundi Sebut Polri Korup, Boni Hargens Ungkap Kelemahan Metodologi dan Bias Data

News | Senin, 06 Juli 2026 | 17:48 WIB

Terkini

Gofar Hilman Sering Ragu ke Dokter Gigi, Ternyata Gara-gara Mitos Veneer Ini!

Gofar Hilman Sering Ragu ke Dokter Gigi, Ternyata Gara-gara Mitos Veneer Ini!

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 10:36 WIB

Berita Hoaks, Nama Menkeu Suahasil Nazara Disebut dalam Isu Korupsi Rp500 Triliun

Berita Hoaks, Nama Menkeu Suahasil Nazara Disebut dalam Isu Korupsi Rp500 Triliun

News | Kamis, 17 September 2026 | 10:35 WIB

Persib Tumbangkan FC Seoul, Igor Tolic dan Marc Klok Singgung Persija Jakarta

Persib Tumbangkan FC Seoul, Igor Tolic dan Marc Klok Singgung Persija Jakarta

Bola | Kamis, 17 September 2026 | 10:35 WIB

3 Serum Ectoin untuk Memperbaiki Skin Barrier dan Menghadapi Polusi Sesuai Klaim

3 Serum Ectoin untuk Memperbaiki Skin Barrier dan Menghadapi Polusi Sesuai Klaim

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 10:31 WIB

Redmi Note 17 Disebut Downgrade, Xiaomi Ungkap Alasan Tak Lagi Cuma Kejar Chipset

Redmi Note 17 Disebut Downgrade, Xiaomi Ungkap Alasan Tak Lagi Cuma Kejar Chipset

Tekno | Kamis, 17 September 2026 | 10:29 WIB

Honda Klaim Tak Ingin Kualitas Produk Jadi Korban Persaingan Mobil China

Honda Klaim Tak Ingin Kualitas Produk Jadi Korban Persaingan Mobil China

Otomotif | Kamis, 17 September 2026 | 10:28 WIB

Mengapa Anak Zaman Now Ingin Jadi YouTuber ketimbang Astronot?

Mengapa Anak Zaman Now Ingin Jadi YouTuber ketimbang Astronot?

Your Say | Kamis, 17 September 2026 | 10:26 WIB

Disentil Dokter Tirta dan Dokter Gia, Mengapa Adegan Medis Sinetron Kita Kerap Abaikan Riset?

Disentil Dokter Tirta dan Dokter Gia, Mengapa Adegan Medis Sinetron Kita Kerap Abaikan Riset?

Your Say | Kamis, 17 September 2026 | 10:25 WIB

Renggut 3 Nyawa! WNA China Ditemukan di Tambang Ilegal Sumbawa

Renggut 3 Nyawa! WNA China Ditemukan di Tambang Ilegal Sumbawa

Bali | Kamis, 17 September 2026 | 10:24 WIB

Di Balik Riuh Kritik Maudy Ayunda: Saat Kemarahan Warganet Jadi Ladang Cuan Algoritma

Di Balik Riuh Kritik Maudy Ayunda: Saat Kemarahan Warganet Jadi Ladang Cuan Algoritma

Your Say | Kamis, 17 September 2026 | 10:18 WIB

×