Viralnya Liga Aspal Bikin Anak-Anak Menteng Kini Punya Lapangan Bola Sungguhan

Vania Rossa, Adiyoga Priyambodo

Sabtu, 18 Juli 2026 | 14:05 WIB
Viralnya Liga Aspal Bikin Anak-Anak Menteng Kini Punya Lapangan Bola Sungguhan
Warga RW 09, Kelurahan Menteng, Jakarta Pusat, punya lapangan olahraga baru (Suara.com/Adiyoga)
baca 10 detik
  • Warga RW 09, Menteng, meresmikan lapangan olahraga baru di lahan PT KAI pada Sabtu, 18 Juli 2026.
  • Pembangunan fasilitas ini merupakan hasil kolaborasi pemerintah dan warga untuk menyediakan ruang olahraga di kawasan padat.
  • Fasilitas tersebut bertujuan mendukung pembinaan atlet muda serta mencegah anak-anak terjerumus ke dalam aktivitas negatif masyarakat.

Suara.com - Warga RW 09, Kelurahan Menteng, Jakarta Pusat, meresmikan lapangan olahraga baru pada Sabtu (18/7/2026).

Lapangan tersebut dibangun di atas lahan milik PT Kereta Api Indonesia (KAI) yang berada di sisi jalur rel dan sebelumnya tidak terawat.

Peresmian dihadiri langsung oleh Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Basri Baco, bersama Kepala Suku Dinas Pemuda dan Olahraga (Kasudin Pora) Jakarta Pusat, Rusdiyanto.

Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Basri Baco (Suara.com/Adiyoga)
Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Basri Baco (Suara.com/Adiyoga)

Pembangunan lapangan ini muncul di tengah menjamurnya liga sepak bola jalanan di kampung-kampung padat Jakarta, seperti Liga Akamsi di Tambora dan Liga Aspal di Menteng Jaya, yang belakangan viral karena minimnya lahan bermain bagi anak-anak.

"Lapangan ini kami bangun dengan bantuan berbagai macam pihak untuk memenuhi keperluan dan tuntutan masyarakat terkait dengan fasilitas olahraga atau fasilitas umum yang bisa digunakan. Nah, lapangan ini juga diperuntukkan buat warga sekitar untuk bisa dipergunakan semaksimal mungkin," kata Basri Baco di sela peresmian.

Ia mengungkapkan bahwa pembangunan tetap berjalan meski Pemprov DKI Jakarta tengah menjalankan kebijakan efisiensi anggaran.

"Alhamdulillah, dengan kolaborasi antara dewan, Sudin Pora, Camat, Lurah, dan RW, kami bisa berbuat atau membangun lapangan ini. Walaupun memang proses membangunnya bertahap," papar Basri Baco.

Kepada wartawan, Basri Baco mengonfirmasi status lahan yang digunakan bukan milik warga, melainkan lahan pinjaman dari PT KAI.

"Sama seperti yang ada di wilayah-wilayah lain lah, kira-kira gitu kan. Dan pihak Kereta Api juga senang selama kebersihannya dijaga. Daripada tempat sarang ular atau tempat rongsokan jadi kumuh, mungkin bau dan lain-lain, pihak Kereta Api malah lebih senang kalau benar-benar ada yang mau beresin, ada yang mau biayai, ada yang mau ngurusin dan ngerawat. Intinya untuk kepentingan masyarakat banyak. Yang pihak Kereta Api tidak sarankan dipergunakan kepentingan pribadi, gitu aja," terang politisi Golkar tersebut.

baca juga

Basri Baco menyampaikan harapannya agar fasilitas ini bermanfaat mencegah anak-anak, ibu-ibu, dan remaja terjerumus ke hal-hal negatif yang rentan terjadi di kawasan padat penduduk.

Senada dengan yang disampaikan Kasudin Pora Jakarta Pusat, yang mengaitkan kondisi RW 09 yang dilintasi rel kereta api dengan pengalamannya saat bertugas sebagai Lurah Tanjung Priok.

"Ini jalur lintasan yang ramai. Jadi mengingatkan saya waktu 2001 sampai 2006 saya bertugas sebagai Lurah Tanjung Priok, kebetulan di sana ada Kampung Bahari, sekarang terkenalnya jadi kampung narkoba. Yang sering masuk TV itu. Sama nih, dilintasi rel kereta api," tuturnya.

Rusdiyanto menilai, keberadaan fasilitas olahraga sudah menjadi bagian kebutuhan gaya hidup masyarakat saat ini.

Ia berharap, dari Menteng kelak lahir atlet-atlet sepak bola berprestasi melalui pembinaan berjenjang yang telah disiapkan Dinas Pemuda dan Olahraga.

"Dispora terus mengembangkan pembinaan secara berjenjang. Ada yang namanya POPB, itu di usia maksimal 15 tahun ya, dari 10 tahun sampai 15. Jadi dibina, kan kalau saya lihat di sini sepertinya sudah banyak SSB-SSB nih, nanti tinggal diarahkan mengikuti seleksi masuk pembinaan olahraga berkelanjutan namanya POPB," terang Rusdiyanto.

"Kemudian ada nanti namanya setelah lewat 15 tahun, pembinaan di Pusat Pelatihan Olahraga Pelajar itu diasramakan," lanjutnya.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung sendiri sebelumnya turut menanggapi fenomena Liga Aspal, dan mengakui bahwa lahan yang dipakai juga merupakan milik PT KAI, sama seperti lapangan RW 09 Menteng.

Pramono menyatakan dirinya mengikuti perkembangan Liga Aspal karena melihat antusiasme anak-anak di tengah keterbatasan fasilitas olahraga bagi 11 juta penduduk Jakarta, sembari menegaskan Pemprov DKI berkomitmen menghadirkan kembali fasilitas olahraga meski belum bisa dilakukan secara menyeluruh dalam waktu dekat.

Ke depan, program serupa pun sudah direncanakan di wilayah tetangga seperti RW 08 tempat lahirnya Liga Aspal.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Liga Aspal Ramai di Jakarta, Pramono Janji Bangunkan Sarana Olahraga

Liga Aspal Ramai di Jakarta, Pramono Janji Bangunkan Sarana Olahraga

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 15:43 WIB

Ironi Menteng: Kawasan Elite Jantung Jakarta Paling Banyak Butuh Toren Air Gratis

Ironi Menteng: Kawasan Elite Jantung Jakarta Paling Banyak Butuh Toren Air Gratis

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 10:10 WIB

Dukung Liga Akar Rumput, Kadispora DKI Intruksikan Sudin Fasilitasi Talenta Sepak Bola Jalanan

Dukung Liga Akar Rumput, Kadispora DKI Intruksikan Sudin Fasilitasi Talenta Sepak Bola Jalanan

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 17:56 WIB

Terkini

Febrie Adriansyah Siap Uji Dugaan TPPU dan Keabsahan Aset Rp 846 Miliar di Pengadilan

Febrie Adriansyah Siap Uji Dugaan TPPU dan Keabsahan Aset Rp 846 Miliar di Pengadilan

News | Rabu, 16 September 2026 | 09:17 WIB

Industri Event Jadi Mesin Baru Ekonomi Nasional, Perputaran Uang Capai Rp 1,09 T

Industri Event Jadi Mesin Baru Ekonomi Nasional, Perputaran Uang Capai Rp 1,09 T

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 09:16 WIB

IHSG Mulai Bangkit Pagi Ini Tetap di Level 6.400, Pantau BRMS

IHSG Mulai Bangkit Pagi Ini Tetap di Level 6.400, Pantau BRMS

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 09:15 WIB

Udara Singapura Memburuk, Asap dari Kalimantan dan Sumatra Terpantau Bergerak Masuk

Udara Singapura Memburuk, Asap dari Kalimantan dan Sumatra Terpantau Bergerak Masuk

News | Rabu, 16 September 2026 | 09:08 WIB

YouTube, X, hingga Telegram Masuk Daftar Risiko Tinggi PP TUNAS, Ini Langkah Komdigi

YouTube, X, hingga Telegram Masuk Daftar Risiko Tinggi PP TUNAS, Ini Langkah Komdigi

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 09:06 WIB

Pemkab Siak Ngaret Serahkan Dokumen, Pembahasan APBD-P Terancam Deadlock

Pemkab Siak Ngaret Serahkan Dokumen, Pembahasan APBD-P Terancam Deadlock

Riau | Rabu, 16 September 2026 | 09:03 WIB

Shio Macan dan Naga Apakah Cocok? Intip Peruntungan Asmara, Karier hingga Keuangannya

Shio Macan dan Naga Apakah Cocok? Intip Peruntungan Asmara, Karier hingga Keuangannya

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 09:02 WIB

UlasanA Bona Fide Killer: Ketika Ibu Rumah Tangga Menyimpan Identitas sebagai Pembunuh

UlasanA Bona Fide Killer: Ketika Ibu Rumah Tangga Menyimpan Identitas sebagai Pembunuh

Your Say | Rabu, 16 September 2026 | 09:00 WIB

Cakupan Konservasi Halmahera Diperluas, Pemantauan Biodiversitas Kini Sentuh 40 Titik

Cakupan Konservasi Halmahera Diperluas, Pemantauan Biodiversitas Kini Sentuh 40 Titik

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 08:57 WIB

Harga Cabai Keriting Meledak, Tembus Rp120 Ribu/Kg

Harga Cabai Keriting Meledak, Tembus Rp120 Ribu/Kg

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 08:56 WIB

×